Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
54



'' dan kenapa juga ia memiliki masalah dengan raiha padahal dia dan raiha baru bertemu satu sama lain . '' Ranidla


...****************...


...Di sisi lain kamar raiha....


''tok ... tok... tok....(suara ketukan pintu )" penjaga yang di utus oleh putri Ranidla.


"crack....(fani membuka pintu) maaf kamu siapa ? dan ada perlu apa dengan putri Raiha. ((pakainya sedikit berbeda dengan penjaga miliki putri Ranidla jadi tidak mungkin putri Ranidla yang mengirimnya.))" Fani


" saya di utus oleh putri Ranidla untuk menjadi penjaga sementara putri Raiha. nama saya Alexander Erland dari dari kelompok kesatria putih menghadap putri Raiha. dan ini tanda pengenal dan surat utusan dari putri Ranidla. "Alexander sambil berlutut di hadapan Raiha serta menunjukkan emblem dan juga surat urusan.


''tapi bukankah pakaian mu berbeda dengan pakaian yang biasa di pakai oleh kesatria milik putri Ranidla ?.'' Fani


''ah sebenarnya putri Ranidla menyuruh ku untuk menggunakan pakaian biasa. karena yang mulia kaisar pasti akan tahu kalau putri Ranidla mengirim penjaga untuk putri raiha. jadi putri Ranidla meminta ku untuk memakai pakaian ini saat menjaga putri raiha. '' Alexander


''baiklah aku mengerti. apa kamu ingin makan bersama dengan kami ?.'' Raiha


''tapi putri. '' Fani


''ayo siap kan kursi lagi. '' Raiha


''baiklah putri. '' Fani


'' saya tidak bisa makan bersama-sama dengan putri. saya hanya kesatria biasa dan tidak memiliki pangkat apa pun untuk bisa duduk dan makan bersama-sama dengan putri. '' Alexander


''putri sudah bilang kamu bisa ikut makan bersama-sama dengan putri. '' Fani


'' tidak apa-apa kamu juga lebih baik ikut makan bersama-sama kami. lagi pula ini masih banyak dan aku juga tidak bisa menghabiskan semua ini. ini juga sudah jam makan siang kan jadi ayo cepat duduk dan makan bersama kami. kalau pun kamu ke kantin istana sekarang pasti juga sudah kehabisan makanan.'' Raiha


''baik Terima kasih untuk makanannya. mohon kerja sama untuk ke depan nya. biar aku saja yang mengambilnya sendiri.'' Alexander mengambil kursi.


"baiklah mohon kerja sama nya dan kamu juga Fani. duduklah di dekat ku sudah hampir lewat jam makan siang nih. (( kesatria putih berarti pasukan khusus untuk kak Ranidla jadi mereka berdua adalah orang-orang kak Ranidla. ada 7 kesatria yang bertugas melindungi keluarga Kekaisaran. yaitu kesatria dengan emblem hitam milik pangeran pertama atau putra mahkota. mereka bekerja sejara diam-diam untuk melindungi pangeran pertama yang akan menjadi penerus Kekaisaran, dan mereka sering di sebut shadow yang berisi pasukan elite yang tidak beda jauh dengan kesatria milik kaisar. ke dua ada kesatria dengan emblem hijau milik pangeran ke dua yaitu kak Rudra. kebanyakan dari mereka bertugas membantu kak Rudra mengurus penyelidikan baik di dalam atau di luar istana. ke tiga kesatria dengan emblem putih milik putri pertama yaitu kak Ranidla. kebanyakan dari mereka membantu kak Ranidla mengurus keamanan istana dan ibu kota. ke empat kesatria dengan emblem navy milik pangeran ke tiga yaitu kak Langit. ya mereka tidak beda jauh dengan kesatria milik kak Ranidla. kak Candrika dan bintang juga sama mereka membantu mengurus keamanan istana dan ibu kota. ke lima kesatria dengan emblem merah milik putri ke dua yaitu kak Candrika. kesatria dengan emblem kuning milik putri ke tiga yaitu kak Bintang. dan terakhir kesatria dengan emblem brown yang merupakan penjaga biasa serta jumlahnya yang lebih banyak dari kesatria lainnya. sebenarnya masih ada kesatria lain selain ke 7 kesatria tersebut. kesatria dengan emblem gold adalah penjaga yang menjaga kaisar. kesatria dengan emblem silver adalah milik yang mulia permaisuri yaitu milik ibu ku. tapi kebanyakan dari mereka menghilang saat permaisuri tiada atau mereka bersembunyi entah di mana. pasukan permaisuri sering sekali melakukan sesuatu sesuai perintah orang yang mereka layani. mereka hanya melayani permaisuri yaitu Ibu ku saja. bahkan jika yang mulia kaisar menikah dan mengangkat permaisuri baru mereka tetap tidak akan melayani permaisuri baru tersebut. sesuai dengan janji kesatria yang mereka ucapkan dan menepatinya dengan orang yang mereka berikan janji tersebut. hanya aku dan Elettra yang tidak memiliki kesatria khusus seperti yang lainnya. tapi di banding diri ku Elettra memiliki kesatria brown karena sebagian dari mereka merupakan penjaga Elettra yang di pilih oleh kaisar untuk menjadi penjaga Elettra. tapi ia tidak pernah mengirim ku pelayan atau pun penjaga sebanyak Elettra. ia membiarkan mereka melakukan apa yang mereka pilih untuk memilih orang yang ingin mereka layani. dengan hal itu banyak yang tidak peduli dengan keadaan ku dan sibuk pada Elettra. ini juga bukan hal yang tidak biasa kalau kak Ranidla mengirimkan seorang penjaga untuk ku secara diam - diam. kak Ranidla adalah orang yang lebih memilih kata hatinya sendiri tapi ia selalu terbelenggu dengan gelar nya sebagai putri.)) "Raiha


''putri apa kamu baik-baik saja putri kau wajah mu terlihat sedang memikirkan sesuatu. '' Fani


''tidak aku hanya teringat dan juga aku ingin bertemu dengan pelayan serta penjaga ku yang dulu. kami juga selalu makan bersama-sama seperti ini. '' Raiha


'' apa mereka yang mengurus putri aku yakin putri memiliki banyak pelayan dan penjaga juga kan. apa istana ini memiliki meja yang besar ?. '' Alexander


''tidak - tidak pelayan dan juga penjaga ku hanya satu. '' Raiha


''bukannya yang mulia kaisar memberikan banyak pelayan dan penjaga untuk putri Raiha. dan juga putri Elettra di beri banyak pelayan dan penjaga oleh yang mulia kaisar saat pertama kali masuk istana. jadi aku pikir putri raiha juga memiliki hal yang sama dengan putri Elettra. oh iya bukan kah putri Elettra dan juga putri Raiha juga memiliki umur yang sama hanya beda beberapa hari saja sebelum ulang tahun. '' Alexander


''mm... mm...iya kamu benar.((aku tidak peduli dengan wanita itu dan kenapa ulang tahun setelah ulang tahun ku. ))'' Raiha


''... duk... duk... duk... (suara hentakan kaki.) '' Fani sambil menginjak kakak Alexander


'' ada apa Fani. apa ada sesuatu?. '' Raiha


''tidak ada apa-apa putri kaki ku hanya kesemutan saja jadi aku menghentak - hentakannya. dan juga sepertinya banyak nyamuk di bawah meja jadi saya sekalian mengusir nyamuk. maaf kan saya karena telah mengganggu putri saat sedang makan. '' Fani


''tidak apa-apa mari kita lanjutkan makannya saja. '' Raiha


''apa yang kamu lakukan kenapa kamu menginjak - injak kaki ku. apa ku salah bicara tadi.'' Alexander sambil bicara pelan pada Fani.