Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
117



"hum.........mm......... mmmm.......... aku masih mengantuk kenapa terburu-buru?. " ucap Raiha yang mulai beranjak dari tempat tidur nya.


''huft........ putri sudah berapa kali harus ku bilang pada mu. bahwa kita akan menghadiri Festival. terutama dengan para putri dan Pangeran lainnya. " ucap Serfani yang menyiapkan bak mandi Raiha.


"apa maksud mu barusan. ((tunggu seperti nya aku mengingat sesuatu. tapi apa????)). '' ucap Raiha yang bingung.


...******** kilas balik ingatan Raiha ********...


...Sebelumnya....


" maaf kak, aku terlambat karena aku harus bersiap siap dulu kak. " ucap Elettra.


".... (( apa hanya diri mu saja yang harus bersiap siap. aku pun harus bangun pagi sekali untuk bersiap. huh kak Raka kan tidak suka jika terlambat aku yakin ia akan di marahi seperti ku barusan. )) " ucap Raiha dalam hatinya.


" tidak apa apa ayo lebih baik kita berangkat sekarang. kita sudah terlambat."ucap Raka dan menaiki kereta kuda.


''....... (( apa ???? saat aku terlambat tadi mereka memarahi ku. tapi Elettra yang terlambat malah di biarkan begitu saja. bagaimana bisa mereka seperti ini pada ku. ))" ucap Raiha dalam hatinya dengan perasa kesal.


...aku ingat mereka berangkat ke tempat perayaan menaiki kereta kuda. di depan aula ada 3 kereta kuda. kereta pertama untuk pangeran dan kereta ke dua untuk putri. kereta ketiga berisi barang bawaan....


"tunggu dulu Raiha kau naik kereta kuda yang di belakang saja sana." ucap Cantika mencoba menghentikan Raiha yang ingin naik kereta kuda.


"tapi kak itu untuk membawa barang dan itu pun sudah sempit karena barang bawaan kita. " ucap Raiha.


"kamu bisa duduk di belakang kan ada. lagi pula di sini juga sudah sempit. dan melihat mu membuat ku jadi terganggu." ucap Bintang sambil memalingkan wajahnya.


''ada keributan apa sebenarnya. kita akan terlambat jika kalian seperti ini terus. '' pangeran pertama Raka yang turun dari kereta dan menghampiri mereka.


''itu kak, kata kak Candrika aku di suruh didik di kereta barang. '' ucap Raiha.


''ya naiklah kereta itu kenapa malah membuat keributan yang tidak penting. sudahlah kita berangkat sekarang. dan kamu Raiha cepatlah naik kereta itu. '' pangeran pertama Raka pun pergi menaiki kereta nya lagi.


...aku ingat saat itu aku menaiki kereta kuda pengangkut barang. pada hari itu juga aku merasa sangat kesal pada mereka....


...Padahal kereta kuda itu memiliki banyak ruang. tapi mereka membuat ku duduk di kereta barang....


"........((huff........ sempit dari mananya, kereta kuda yang di gunakan keluarga Kekaisaran kan menggunakan dimensi ruang. dari luar kereta memang keliatan sempit. tapi sebenarnya luas bahkan lebih luas dari kamar ku. berbeda dengan kereta pengangkut barang ini. Elettra juga naik kereta itu lagi. padahal aku adalah adik kandung mereka.)) " ucap Raiha dengan nada kesal dalam hatinya.


...Sesampainya di tempat perayaan. Mereka sebagai keluarga Kekaisaran harus membuka perayaan tersebut....


...Pada hari itu aku sampai di sana sedikit terlambat. tapi, mereka sudah meninggalkan ku sendiri....


"....... kemana lagi mereka pergi. mereka pergi tanpa mengabari ku dulu mereka pasti pergi berkeliling perayaan bersama Elettra. tidak ada pelayanan atau pun Pengawal bersama ku. pelayan dan Pengawal sebanyak itu tidak ada satu pun yang bersama ku. seharusnya Serfani dan Lucky bersama ku. " Raiha


...Aku pun menunggu yang lainnya kembali tapi belum ada yang kembali. setelah itu......... ....


...Beberapa saat kemudian aku kembali ke tempat sebelum nya. tapi, sekarang sudah tidak ada kereta kuda satu pun di sana. aku mencoba mencari di keliling tempat itu....


"di mana kereta kudanya aku yakin ada di sini tadi dan aku hanya pergi membeli sesuatu sebentar. lebih baik aku bertanya pada seseorang sekarang." raiha


" permisi apa kalian melihat kereta kuda yang berada di sini. "ucap Raiha pada orang yang ada di sekitar tempat itu.


" maksud mu kereta kuda yang membawa keluarga Kekaisaran. mm... kalau tidak salah mereka sudah kembali ke Kekaisaran. " ucap salah satu orang.


...****************...


''ah aku ingat sekarang. '' ucap Raiha dengan keras.


''ingat apa putri??? apa putri melupakan sesuatu akan aku ambilkan??. '' ucap Serfani sambil menatap Raiha.


''bukan apa-apa aku akan mandi sekarang. kamu juga bersiap-siap Serfani. '' ucap Raiha, lalu ia pun pergi ke kamar mandi.


''baiklah aku akan bersiap-siap juga. jika butuh sesuatu katakan pada ku ya. '' ucap Serfani lalu ia pergi keluar dari kamar Raiha.


''huff....... sekarang aku ingat, saat itu aku harus duduk di kereta barang. tidak hanya itu mereka juga meninggalkan ku begitu saja di tempat festival. humm........lihat saja nanti kalau seperti itu lagi. lebih baik aku pergi bersama Serfani dan Lucky saja nantinya. setidaknya mereka tidak akan meninggalkan ku. seperti apa yang mereka lakukan pada ku. '' ucap Raiha yang kesal dengan perbuatan mereka di kehidupan sebelumnya.


''tok........ tok........ tok......... tok.........tok... ( suara ketukan pintu) putri apa kamu sudah selesai mandinya?. putri........ putri......... '' ucap Serfani dari balik pintu kamar mandi sambil mengetuk- ketuk pintu kamar mandi.


''aku baik-baik saja kok, aku akan keluar sekarang. hmm......tunggu sebentar aku akan keluar sekarang. '' ucap Raiha yang baru saja selesai menyiram tubuh nya dan langsung beranjak dari bak mandi.


... Setelah Raiha beranjak dari bak mandi. ia pun berjalan ke arah tempat ia menaruh handuk dan mengambil handuk....


...Ia mulai melilit kan handuk tersebut ke badan nya. setelah itu ia pun membuka pintu dan berjalan keluar dari kamar mandi....


''putri lain kali biar aku memandikan mu saja. putri bangsawan juga biasa di bantu oleh pelaya mereka.


"putri kamu ingin mengenakan pakaian yang mana? " ucap Serfani sambil memperlihat kan dia set pakaian.


...Serfani memperlihat kan Raiha baju yang satu berwarna biru langit di campur dengan warna pink yang sedikit usang. meski pun pakaian lama tapi, pakaian itu terlihat rapi dan cantik....


...Sedangkan pakaian yang satu nya lagi berwarna biru tua di campur biru muda. dengan model sedikit kuno namun terkesan anggun dan elegant....


...oh? kuno??! ya hampir semua pakaian putri Raiha terlihat sangat kuno. kenapa? ya kalian tau ya putri Raiha adalah seorang putri yang kurang di anggap oleh keluarga kerajaan....


...Untuk pembagian uang bulanan istana saja sering di potong. jadi, kadang kekurangan bahan makanan. apa lagi untuk membeli hal seperti itu tentunya tidak mungkin kan. ...


''Mmm..... bagaimana kalau menggunakan pakaian yang pangeran Rudra siapkan saja. '' ucap Serfani.


''tapi aku sudah menggunakan pakaian itu kemarin malam. '' ucap Raiha.