Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
103



''jadi kamu berpikir bahwa Elettra merencanakan sesuatu saat itu. '' Dark


''karena selama ini pesta yang ia adakan tidak memiliki aturan seperti itu. saat Raiha hadir lah aturan itu di buat. tapi setelah itu semuanya kembali normal seperti sebelumnya aturan itu juga sudah tidak di berlakukan lagi. '' Rudra


''aku mengerti berarti Raiha jatuh juga merupakan salah satu tujuan Elettra mengundang Raiha ke pestanya. '' Dark


''benar karena kejadian itu juga Raiha tidak pernah menghadiri pesta apa pun.'' Rudra dengan raut wajah yang marah dan kesal.


''apa Raiha tidak memiliki penjaga dan pelayan lainnya?. Raiha adalah seorang putri tentunya milik pelayan dan penjaga yang banyak kan. '' Dark


''sebenarnya hanya mereka berdua yang mau menjadi pelayan dan panjang Raiha selama ini. ''Rudra


''apa ayah mu maksud ku kaisar GA tidak menyiapkan penjaga dan pelayan untuk Raiha. bagaimana pun Raiha adalah anak kandungnya sendiri. bagaimana bisa ia bersikap tidak peduli seperti ini pada Raiha. '' Dark


''aku pun bingung dengan sikap ayah ku itu sudahlah aku tidak ingin membahas tentang diri nya. '' Rudra


''ah iya bagaimana dengan diri mu sendiri?. bagaimana kamu bisa menyadari kalau kamu kembali ke masa lalu?. '' Rudra


''kalau aku mengingat hal ini saat aku terluka karena serangan dari para pemberontak dalam perjalanan pulang ke istana. saat aku sadar aku sudah ada di tenda.'' Dark


...Hari pun sudah mulai gelap....


''ku pikir aku akan mengunjungi Raiha hari ini tapi ku rasa tidak bisa. hari juga sudah mulai gelap ku rasa aku akan pergi menemui Raiha besok. '' Rudra sambil melihat ke arah jendela.


''aku juga harus kembali ke tempat ku atau nanti ayah ku akan membuat keributan. aku permisi dulu, ah dan juga jika kamu ke tempat Raiha besok tolong ajak aku juga ya. kalau begitu aku pergi dulu selamat tinggal kak Rudra. '' Dark pun pergi kembali ke tempat tinggalnya.


''baiklah selamat tinggal. lebih baik aku beristirahat sekarang ini besok aku akan menemui Raiha. masalah bahan pangan juga sudah di urus dengan baik. tapi aku tetap harus memeriksa hal ini dengan baik. aku tidak tahu mereka melakukan nya dengan benar atau tidak. mereka pasti akan membuat masalah untuk Raiha lagi nantinya.'' Rudra


...Di istanai tempat tinggal Dark dan kaisar Ekaraj. kamar kaisar Ekaraj....


''dari mana saja kamu ini. baru pulang sekarang apa kamu tidak tahu di luar sudah gelap?. jika terjadi sesuatu bagaimana ? bagaimana pun kamu paling tahu kan. di mana pun itu kamu tetap harus berhati-hati. jika terjadi sesuatu pada mu apa yang harus ku katakan pada ibu mu. kamu juga pergi tanpa membawa pengawal satu pun. '' yang mulia kaisar Ekaraj dengan raut wajahnya yang marah.


''aku minta maaf saat itu aku sedang berbicara dengan pangeran Rudra sebelumnya. tanpa sadar hari pun sudah mulai gelap. aku akan membawa pengawal jika aku berpergian nanti. '' Dark


''sudahlah lebih baik kamu mengganti baju mu dulu dan kita akan makan bersama-sama nanti. '' yang mulia kaisar Ekaraj.


''baik ayah aku akan kembali ke kamar ku dulu. '' Dark berjalan pergi ke kamarnya.


''huh... aku bingung dengan anak ku itu. '' yang mulia kaisar Ekaraj


''bagaimana pun ia sama seperti mu dulu. kamu juga selalu berpergian tanpa pengawal. tidak hanya itu kamu juga pergi tanpa memberi tahu siapa pun. '' ketua pasukan penjaga Hektor


''kamu ingat juga kan kamu itu sama seperti anak mu itu. sampai saat ini pun kamu juga masih melakukan hal yang sama kan. jadi berhentilah membuat ku mengerjakan banyak tugas-tugas mu. ajudan mu juga sudah tidak tahan dengan sikap mu ini. sampai-sampai ia mengirimkan surat pengunduran diri berkali-kali tapi kamu tolak. huh........ sudahlah aku capek berbicara dengan mu. '' ketua pasukan penjaga Hektor pun bingung harus bicara apa lagi karena yang mulia kaisar Ekaraj tidak mau mendengarkan.


''baguslah kalau begitu lebih baik kamu duduk dan makan bersama nanti. '' yang mulia kaisar Ekaraj


''tok..... tok......... tok......... (suara ketukan pintu) ayah aku sudah selesai mengganti pakaian ku. " Dark


"baiklah kita akan makan sekarang pelayan sajikan makanannya. "yang mulia kaisar Ekaraj


''baik yang mulia. '' pelayan


''ayah besok aku akan pergi mengunjungi istana tempat Raiha tinggal. '' Dark


''kamu harus pergi dengan penjaga kalau begitu. '' yang mulia kaisar Ekaraj


''ayah aku akan pergi dengan pangeran Rudra dan juga sepupunya. Raiha juga akan terganggu jika aku datang dengan banyak penjaga.'' Dark


'' tidak bisa kamu tetap harus di temani oleh penjaga. '' yang mulia kaisar


''tapi..... '' Dark


''bagaimana dengan anak tertua Hektor yang pergi bersama mu besok. '' yang mulia kaisar Ekaraj


''baiklah terserah ayah saja tapi aku hanya akan membawa 1 orang penjaga ya. '' Dark


''iya.......... iya.......... '' yang mulia kaisar Ekaraj.


...Di kamar Raiha malam hari....


''kenapa hari ini aku merasa seseorang sedang membicarakan ku ya. apa mungkin hanya perasaan ku saja huh...... aku mengantuk sekali hari ini lebih baik aku tidur sekarang. '' Raiha


''putri tadi pelayan pangeran ke dua datang ke istana ini. ia bilang bahwa besok pangeran ke dua akan datang ke istana ini. jadi aku ingin putri tidak pergi ke mana-mana ya. kali ini tolong dengarkan ucapan ku ya. '' Serfani


''memangnya kenapa lagi pula aku hanya akan pergi sebentar saja. acara festival juga masih belum bisa di buka besok. karena persiapannya belum selesai juga.'' Raiha


''tidak bisa setiap putri pergi pasti pakaiannya jadi sangat kotor. lagi pula putri sebenarnya pergi ke mana saja akhir-akhir ini. kenapa setiap hari pakaiannya kotor dengan tanah dan kadang juga ada yang robek. ''Serfani yang ingin tahu ke mana Raiha pergi setiap harinya. dan kenapa ia selalu pulang dengan pakaiannya yang kotor.


''aku hanya bermain-main di taman saja jadi wajar jika pakaian ku kotor kan. sudahlah aku sangat mengantuk aku tidur dulu ya. selamat malam Serfani. '' Raiha pun bergegas tidur.


''Hu........ putri bersikap seperti ini lagi. baiklah tapi besok putri tidak boleh pergi-pergi. selamat malam putri. ((Lagi-lagi putri mengalihkan pembicaraan ini. aku tidak ingin putri kenapa-napa bagaimana kalau putri di ganggu Anak-anak lainnya. oleh sebab itu setiap ia pulang bermain pakaiannya selalu kotor. aku harus menjaga putri dengan baik kali ini. ))'' Serfani pergi dengan perasaan kesal dan salah paham dengan apa yang terjadi pada Raiha.