
" lihatlah apa yang ia perbuat pada gaun ku kamu tahu kan aku membeli ini dengan susah payah." lily
" iya iya nanti aku ganti kamu lebih baik ganti gaun mu dulu."candrika
" baiklah aku kembali dulu." lily
" apa yang kamu lakukan aku sudah bilang pada mu jangan muncul di hadapan ku apa kamu masih belum sadar dengan tempat mu. kenapa aku harus memiliki adik seperti mu, lebih baik kamu diam di kamar mu dan tutupi wajah buruk mu itu huh." candrika pergi meninggal kan raiha
" lebih baik kamu diam saja di kamar mu jangan menggangu orang lain. karna suara berisik yang kamu buat aku jadi susah menyelesaikan eksperimen yang sedang aku lakukan. penggangu!!" bintang
"maaf ka bintang." raiha
" pergi sana jangan dekat dengan tempat ku lagi
raiha berlari menuju ke kamarnya dengan terburu buru.
" hiks... hiks...kenapa mereka seperti ini pada ku hiks... hiks." raiha
raiha menangis tanpa henti sampai ia pun tertidur. di sisi lain leo dan lion.
"ka apa raiha akan baik baik saja di sana." leo
" perasaan ku juga tidak enak. tapi aku berharap ia baik baik saja di sana." lion
" ka bagaimana pun aku mencemaskan raiha tidak bisa kah kita pergi menemui raiha di istana. " leo
" apa yang kamu bicarakan jika ingin bertemu raiha akan sulit kamu tau kan aturan istana kekaisaran." lion
" huh...." leo
di sisi lain hutan vidar
" salam tetua elf." forrest
"aku menemukan pohon kehidupan yang ada dalam ramalan." forrest
"apa kamu yakin itu benar benar pohon kehidupan. " argo
" benar karena aku merasakan energi yang sangat kuat di dalamnya. tapi ..." forrest
" tapi apa apakah ada masalah dengan pohon kehidupan. aku harus mengurusnya sekarang bila ada masalah pada pohon itu. karena pohon itu satu satunya harapan kita semua. kamu tahukan apa yang akan terjadi jika ada masalah pada pohon kehidupan. " argo
"pohon kehidupan baik baik saja tapi pohon itu bukan dalam bentuk pohon biasa melainkan wujud manusia seutuh nya." forrest
" apa wujud manusia seutuh nya bagaimana bisa berwujud manusia. apa kamu sedang bercanda dengan ku sekarang ini." argo
" aku pun tidak tahu yang pasti ia adalah pohon kehidupan. aku juga sudah mengetes nya dengan alat leluhur suku elf dan itu benar benar menunjukkan bahwa ia pohon kehidupan." forrest
"baiklah kamu sebaik nya tetap berada dekat dengan nya ini demi kebaikan bersama aku juga akan mengirim beberapa orang bersama mu untuk menjaga nya. aku tidak ingin terjadi hal buruk pada pohon kehidupan. apa pun yang terjadi kalian harus menjaga nya meski pun harus mengorbankan diri kalian sendiri. apa kalian mengerti jika kalian ingin mundur sekarang lebih baik pergi dari sini sekarang juga. aku tidak butuh orang yang setengah hati menjalankan tugas ini." argo
"kami akan berusaha sebaik mungkin." para elf
" ayo kita pergi kekaisaran sekarang sebelum matahari terbit." forrest
forrest dan para elf lain nya bergegas menuju kekaisaran secepat angin. pagi pun tiba.
"berapa lama aku menangis hingga mata ku jadi bengkak begini." raiha
" tok.... tok.... tok.... putri apa kamu sudah bangun." serfani
" iya aku sudah bangun masuk saja serfani." raiha
" putri kenapa mata mu bengkak seperti ini. aku akan ambilkan air dingin dan kain untuk mengompres agar mengurangi bengkaknya." serfani
"baiklah serfani terima kasih (hu... kalau aku tidak di pindahkan ke istana putri aku pasti bisa lebih leluasa di bandingkan dengan di sini. setidak nya ka lion dan ka leo bisa menjadi teman bicara ku aku juga bisa kabur lebih mudah untuk menjalani kehidupan yang aku mau. aku juga sudah berencana pergi malah jadi seperti ini. kalau mereka merasa terbebani aku tinggal di istana ini dan tidak di perhatikan ngapain nyuruh aku tinggal di istana ini hu... lebih baik istana batu di bandingkan dengan di sini. mereka juga hanya peduli pada elettra. saat aku ingin bicara tidak di perhatikan tidak di dengar saat elettra yang bicara mereka mau mendengarkan mereka selalu bilang sibuk atau mengejek ku. aku bingung adik mereka kan aku malah jadi terasa seperti aku yang anak angkat bukanya elettra. ayah kaisar juga sama saja mereka semua memperlakukan ku berbeda dengan memperlakukan elettra. aku sangat muak tinggal di tempat ini. aku ingin kembali ke istana batu saja.)" raiha
" putri apa yang sedang kamu pikirkan .oh iya sebentar lagi katanya akan di adakan jamuan besar di kekaisaran dan mereka juga bilang akan ada banyak perwakilan dari negeri - negeri tetangga yang akan datang." serfani
" kenapa tiba tiba ada perjamuan besar." raiha
" untuk menjalin kerja sama atara negeri ini dengan negeri lain. aku juga mendengar mereka akan membuat festival di sana mereka akan menjual produk yang ada di negeri mereka." serfani
" aku juga ingin melihat festival itu nanti kita pergi sama sama ya (di banding aku tetap memikirkan mereka lebih baik aku refreshing jalan jalan di festival. aku tidak pernah ke festival dulu karena aku selalu memiliki banyak pekerjaan yang harus di urus sampai selesai kalau tidak aku tidak bisa makan apa pun ) ."