Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
120



...Mereka pun segera pergi meninggalkan istana menuju tempat festival....


...Dalam perjalanan menuju ke tempat festival berlangsung....


'' Raiha Lion dan Leo akan bertemu dengan kita di festival. jadi, mereka tidak datang bersama-sama dengan mu. '' ucap Rudra.


''baik kak aku mengerti. tidak apa-apa lagi pula itu kan hak mereka untuk pergi dengan ku atau pun tidak. '' ucap Raiha.


''apa yang kamu berbicara seperti itu, mereka hanya ingin kamu dapat menikmati festival dengan baik. jadi, mereka pergi duluan dan menunggu mu di tempat festival. '' ucap Rudra menjelaskan.


''iya kak aku mengerti. (( huft..... sudahlah lagi pula nanti mereka juga bosan dengan ku. sama seperti dulu. apa lagi Kak Rudra akhir-akhir ini juga bersikap aneh. ia biasanya tidak suka dengan ku atau ia juga biasanya mengabaikan ku.))" ucap Raiha.


"Raiha ada apa?. " ucap Rudra yang melihat Raiha diam termenung.


"tidak ada apa-apa kak. aku hanya sudah tidak sabar untuk sampai di tempat festival. " ucap Raiha.


"tunggu saja sebentar lagi juga akan sampai. " ucap Rudra.


"iya kak. ................ ((kalau ku ingat-ingat lagi saat itu juga Liliyana dan teman-temannya................ )) "ucap Raiha dalam hatinya sambil mengingat kejadian di masa lalu.


...******** Kilas Balik ingatan Raiha ********...


''tunggu dulu apa kau malu saat ini dan tidak ingin mendengarkan perkataan kami. karena aib mu sendiri. ia kan di permalukan oleh kakak nya sendiri saat itu. ''ucap Amber.


''benar dia kan putri palsu pantas saja putri Candrika mempermalukan nya seperti itu. itu pasti untuk menekan kan bahwa ia harus sadar akan tempatnya. kadang dia kan tidak sadar akan tempatnya sendri. jadi, harus sering-sering di ingatkan kembali." ucap Lilyana.


"aku sedang tidak ingin berurusan dengan kalian. lagi pula kamu tunangannya kak Lion. aku tidak ingin kak Lion melihat hal buruk yang kamu lakukan di balik tampang polos mu itu. " ucap ku pada Liliyana dan teman-temannya.


" plak.... (lilyana menampar raiha.) kamu pikir ia akan memihak mu setelah ini lihat saja aku akan memastikan kamu tidak memiliki siapa pun di dekat mu. Lion pasti akan memilih ku di banding saudara palsu seperti mu.'' ucap Liliana.


"bruk...(aku mendorong lilyana sampai jatuh.) kamu pikir kaka akan meninggalkan ku karena wanita murahan seperti mu. aku yakni kaka malah akan meninggalkan mu saat ia tau kelakuan mu yang sebenarnya. kamu wanita yang tidak baik untuk kak Lion. dan di sini kamu yang tidak sadar akan tempat mu. '' ucap ku saat itu.


...Tanpa ku sadari kak Lion sudah ada di belakang ku. Dan benar saja kak Lion menjauh dari ku....


...******** kembali ke masa kini. ********...


...Karena kejadian itu kak Lion bahkan mengabaikan ku. padahal aku sudah mencoba menjelaskan berkali-kali. bahwa Liliyana lah yang memulai pertengkaran dengan ku. tapi, kak Lion lebih percaya pada wanita itu....


...Aku tahu ia tunangan kak Lion.............. . Tapi bukan berarti ia bisa bebas memperlakukan ku seenaknya sendiri. dan bukan berarti aku harus diam saja. ku pikir kak Lion mengerti diri ku....


...Tapi............. aku salah hanya diri ku sendiri yang mengerti apa yang aku alami. apa yang mereka lihat dan dengar mereka anggap kebenaran. tapi setidaknya selidik dulu sebelum menyalahkan ku. aku mengenal mereka saat aku berusia 5 tahun....


...Tapi hubungan ini hanya sebatas belas kasihan mereka pada ku. mereka bilang aku adalah keluarga mereka juga. mereka bilang akan melindungi ku....


...Tapi ini hanya belas kasihan saja, di mana aku bisa di tinggal kan begitu saja. Di mana ucapan mereka akan mereka lupa kan begitu saja. mereka berpaling dari ku dan pergi menjauh....


...Kadang lelah mengharapkan sesuatu yang tidak pasti. kadang juga lupa bahwa itu semua hanya ilusi semata. tapi, aku tetap melakukan hal yang sama. mungkin setiap kegagalan ku ini lah yang membuat ku terjebak di lingkaran ini....


...Ku berjalan dan berjalan di tempat hampa. kadang juga hanya ada kegelapan dalam mimpi yang panjang. ku menunggu.......... menunggu........... dan menunggu. ha....... ha....... ha....... ha....... ya menunggu........... ....


...Di sisi lainnya Pangeran pertama dan yang lainnya telah sampai di tempat festival. mereka pun turun dari kereta kuda dan berkumpul....


''huff akhirnya kita sampai juga. '' ucap Langit sambil merenggangkan tubuhnya.


''di mana Rudra?. apa ia belum sampai juga ?.'' ucap pangeran pertama Raka.


'' aku juga tidak tahu kak. ku pikir ia akan menyusul kita. '' ucap putri Ranidla sambil melihat sekeliling.


''ada apa dengan nya sekarang ini. ia tiba-tiba pergi begitu saja dan sekarang ia belum datang juga. '' ucap pangeran pertama Raka.


'' kak bukan kah akhir-akhir ini kak Rudra selalu bersama dengan Raiha kan. '' ucap putri Bintang.


''benar Kak Rudra kan biasanya tidak peduli pada siapa pun. ia selalu disibukkan dengan pekerjaannya itu. tapi,sekarang ia dekat dengan Raiha. '' ucap putri Candrika.


''benar juga, Kak Rudra selalu saja bilang sibuk jika di ajak berbicara. tapi aku sering melihat kak Rudra pergi ke istana batu. padahal ia bilang sedang sibuk.'' ucap pangeran Langit.


''raiha juga sedikit aneh biasanya ia akan datang dan menyapa ku setiap pagi. tapi sekarang ia tidak pernah melakukan nya lagi. '' ucap pangeran pertama Raka.


''bukan kah itu hal yang bagus kak. setiap aku bertemu dengan nya aku selalu dalam masalah.'' ucap putri Candrika.


'' benar ia sangat menggangu tapi...... '' ucap putri Bintang.


"mmm.......kakak. (( lebih baik aku alihkan pembicaraan mereka. akhir-akhir ini selalu saja ada nama Raiha dalam percakapan mereka.))" ucap Elettra dalam hati.


"ada apa Elettra ?. kamu ingin mengatakan apa??. katakan saja." ucap putri Ranidla.


"kak aku lapar bisakah kita membeli sesuatu untuk di makan. '' ucap Elettra.


''benar juga lebih baik kita makan dulu saja. agar nanti tidak kelaparan saat menikmati festival. '' ucap putri Ranidla.


''baiklah kita cari tempat untuk makan. '' ucap pangeran pertama Raka.


''kak bagaimana dengan tempat itu kurasa makanan nya enak-enak. apa lagi tempat mereka juga banyak di kunjungi. '' ucap putri Candrika.


''bagaimana dengan yang lainnya?. '' ucap pangeran pertama Raka.


''tidak apa-apa kita pergi ke restoran itu saja. '' ucap Langit.


''baiklah kalau begitu kita ke restoran itu saja. '' ucap pangeran pertama Raka.


...Mereka pun pergi ke restoran. di sisi lain Dark dan rombongan nya baru sampai di tempat festival....


''yang mulia kita telah sampai di tempat festival. '' ucap ketua pasukan penjaga Hektor.