
''sudahlah jangan memperbesar masalah sepele seperti itu. lagi pula itu urusan mereka Raiha pasti juga sama saja di hadapan kalian berdua. '' Ethan
''ini bukan masalah sepele apa lagi semua masalah yang terjadi selama ini selalu merugikan Raiha semua. dan yang mendapatkan keuntungan dari masalah ini adalah Elettra benar kan. ''Freya
''benar dan Raiha selalu berakhir membereskan masalah yang terjadi. '' Aneese
''Iya betul sekali ini bukan lah hal yang sepele kalian tahu. '' Freya
''em... kakak tenang lah nanti akan menggangu yang lainnya jika kak berbicara seperti itu. '' Alen Federica
''aku juga setuju dengan Ethan. Raiha hanya pembuat masalah saja kan. ayah bahkan sudah meminta mu untuk menjauh dari Raiha. supaya kamu tidak terseret dengan masalahnya. '' Ain Federica
''heh... kak hanya tidak suka aku berteman dengan Raiha kan. lebih baik akau pergi aku malas berbicara dengan kalian. ayo Aneese kita pergi dari sini uangnya udah aku bagi. tidak perlu mencari ku kaka jaga Alen saja. heh... '' Freya pergi dengan wajah kesal.
''aku juga pergi lebih baik kalianlah yang cari tahu kebenarannya sendiri buka kami berdua. '' Aneese sambil mengikuti Freya yang pergi dengan terburu-buru.
''bagaimana bisa mereka mencurigai Raiha padahal ia yang selalu dapat masalah.'' Freya
''iya iya aku juga mengerti tentang perasaan mu. tapi mereka kan juga tidak tahu tentang kebenaran yang ada jadi jangan marah pada mereka. '' Aneese
''iya aku ingin menikmati acara festival ini ayo kita pergi berjalan-jalan. ''Freya
''iya ayo kita pergi. ''Aneese
...Di sisi lain Lucky dan Serfani....
''kita sudah sampai ini rumah ku meski pun kecil tapi ini tempat yang nyaman untuk di tinggali. ayo masu aku akan menyiapkan minuman untuk mu. '' Serfani
''baiklah permisi. '' Lucky
''bagaimana menurut mu aku berharap putri Raiha tidak masalah jika ia tinggal di sini bersama dengan ku. '' Serfani
''mm aku rasa tempat ini bagus jadi putri Raiha pasti suka jika ia bisa tinggal bersama dengan mu. tapi kamu ingin putri Raiha pergi dari istana dan tinggal dengan mu. '' Lucky
''tentu saja aku merasa tidak tenang jika putri Raiha tinggal di istana. kamu juga tahu bagaimana mereka memperlakukan putri Raiha kan. '' Serfani
''lalu bagaimana jika kalian ketahuan atau putri Raiha tidak boleh pergi meninggalkan istana. '' Lucky
''tenang saja mereka kan tidak peduli dengan putri Raiha. kalau putri ada atau pun tidak ada di istana mereka tidak akan peduli. lebih baik tinggal bersama-sama dengan ku. kamu juga bisa tinggal di sini kamu kan penjaga putri Raiha jadi kamu harus selalu bersama dengan putri Raiha kan. aku juga jadi tenang bila kamu yang menjadi penjaga putri Raiha. '' Serfani
''tentu saja aku akan selalu menjaga putri Raiha. ((dan aku juga akan menjaga mu. )) tapi bagaimana dengan pendapat orang-orang tentang kita jika kita semua tinggal bersama. '' Lucky
''tenang saja aku sudah memikirkan nya jadi kamu tidak perlu khawatir. '' Serfani
''bagaimana caranya beritahu aku juga. '' Lucky
''kita bisa berpura-pura sebagai pasangan suami istri dan putih Raiha akan menjadi anak kita. mudah kan(( aku bisa menjaga Putri Raiha dengan tenang kalau begini. aku juga berharap ini bukan kepura-puraan saja. )) mm kalau kamu tidak setuju bagaimana dengan menjadi saudara ku saja.'' Serfani
''baiklah aku mengerti kita ikuti rencana awal saja itu jauh lebih aman. ((aku harap ini akan menjadi kenyataan. putri Raiha juga bilang akan membantu ku. ))" Lucky
"di mana yang lainnya apa Langit dan Bintang belum sampai juga. " pangeran pertama Raka
"mereka sudah tiba di sini. " Rudra
"salam pangeran pertama dan semuanya. " Candrika, Langit dan Bintang secara bersamaan.
'' baiklah kita semua sudah di sini ayo mulai pembukaan acara festival ini. '' pangeran pertama Raka
...Acara pembukaan festival berjalan dengan baik semua orang menikmati acara festival dengan penuh tawa. kota sepenuh hiruk-pikuk keramaian acara festival. banyak orang berlalu lalang di acara festival....
''Raiha ayo kita pergi ke sana di sini pembukaan nya sudah selesai. jadi kita tidak perlu berlama-lama di atas sini.'' Ranidla
''ah baik kak Ranidla maksud ku putri Ranidla. '' Raiha
" kamu tidak perlu memanggil ku putri lagi pula acara pembukaan nya sudah selesai. kecuali kalau kita ada di acara acara resmi baru pakai kata putri atau pangeran di depan nama mereka. ah dan juga pakaian yang aku pilih untuk mu bukankah sangat cocok di pakai oleh mu. kamu terlihat sangat cantik mengenakan pakaian ini.'' Ranidla
''Terima kasih untuk bajunya aku sangat menyukai baju ini. '' Raiha
''Raiha apa kamu ingin membeli sesuatu aku akan pergi bersama dengan mu. ayo kita menikmati acara festival ini.'' Ranidla
''iya kak ayo kita pergi. aku sedang ingin makan sesuatu nih. '' Raiha
'' aku juga ingin makan apa kamu tahu para pelayan melarang ku makan sejak pagi tadi. katanya supaya baju yang aku siapkan pas pada ku. aku jadi kelaparan nih. ''Ranidla
''RAIHA.... RAIHA.... '' suara teriakan dari jauh.
''tunggu kak aku seperti mendengar ada yang memanggil ku tadi. '' Raiha
''itu pasti hanya perasaan mu saja ayo kita pergi sekarang. ((heh... leo ada di sini ia hanya menggangu ku dan Raiha saja. ))" Ranidla
"RAIHA.... " Leo
"tuh kan kak ada yang memanggil ku. mm... bukan kah itu kak Leo dan Kak Ray. " Raiha
"Hu... Raiha aku mencari mu dari tadi. ((aku tahu ini pasti ulah kak Ranidla. ia ingin Raiha untuk diri nya sendiri tidak akan ku biarkan. ))" Leo
"kak apa kakak baik-baik saja. dan kak Ray juga ada di sini. " Raiha
"kamu hari ini terlihat sangat cantik aku harus menjaga mu supaya tidak ada yang merebut mu dari ku. kamu juga memakai hiasan yang aku berikan itu sangat cocok di pakai oleh mu. " Leo
"kenapa kalian ada di sini bukan kah kalian harus nya sibuk saat ini ((mereka menggangu waktu ku dan Raiha saja. ))"Ranidla
"Raiha kamu mau pergi ke mana aku ikut juga ya ya.((kamu pikir aku akan mengalah dari mu. ))" Leo
"benar aku juga sudah lama tidak pergi bersama dengan Raiha.aku juga ikut.((aku ikut saja deh dari pada bosen sendiri saja. dan ada apa dengan kedua orang ini apa mereka bertengkar. sudahlah ngurusin mereka bikin pusing saja.))" Ray
"aku dan kak Ranidla ingin membeli makanan soal nya belum makan. kalau begitu ayo kita pergi bersama-sama saja. " Raiha