Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
115



"emm...... Mmm...... entah lah tapi ku rasa tadi tuan putri Raiha membawakan beberapa biskuit dan kue untuk kita. dia menyuruh ku untuk memakan nya bersama dengan mu. tuan putri Raiha bilang putri menyimpan nya di dapur untuk kita makan. ku rasa putri Raiha sudah makan maka nya dari itu putri raiha menyuruh kita makan biskuit dan kue nya dari pesta pembukaan festival tadi." ucap Serfani.


"hmmm....... Mmm....... (Lucky sambil mengangguk kan Kepala nya). baik lah ayo kita makan aku sudah lapar!. " ucap Lucky yang semangat.


...Jujur saja ia sudah sangat lapar karena ia belum makan tadi pagi. karena kesibukan nya mengurus beberapa masalah di sekitar istana....


...Tapi dia mengurungkan rasa lapar nya karena dia adalah seorang pria yang kuat. jadi, mana mungkin menahan lapar 1 hari itu tidak mudah bagi Lucky....


...Sudah jelas pasti sangat lah mudah bagi Lucky untuk menahannya. bagaimana pun juga ia sudah berlatih di medan pertempuran juga selama ini....


... Lucky pun berjalan ke arah dapur dan sesekali melompat-lompat seperti anak kecil sambil tersenyum bahagia. Serfani yang melihat itu pun menggeleng-gelengkan kepala nya dan tersenyum melihat Lucky....


"emm.......hey.......Lucky tidak bisa kah kau berjalan seperti biasa?. '' Serfani.


''apa yang kamu bicarakan aku berjalan dengan baik?. '' ucap Lucky yang berpura-pura tidak tahu, sambil terus melakukan apa yang ia lakukan sebelumnya.


'' kau terlihat seperti anak kecil ha......ha.......ha...... ha......pfft......kau terlihat sangat sangat lucu kau tahu? . " ucap Serfani sambil terkekeh geli melihat kelakuan nya si Lucky.


...Namun tahu begitu Serfani mulai berjalan di samping Lucky dan ikut melompat-lompat sambil menggandeng tangan Lucky....


"apa? ha...... ha.......ha........ha....... kamu juga sama saja mengikuti ku juga. " ucap Lucky ikut menggandeng tangan Serfani.


''Sudahlah ayo kita ke dapur sekarang bukan kah kamu sudah lapar. '' Serfani.


...Sisi lainnya kamar Dark....


''ada apa pangeran kenapa memanggil kami semua. '' pelayan Kekaisaran Ekaraj.


''tolong siapkan pakaian untuk ku besok. aku harus berpakaian dengan pakaian terbaik untuk acara festival. '' ucap Dark dengan senang.


''tapi bukan kah pangeran akan menggunakan pakaian seperti biasanya ?. " ucap salah satu pelayan.


"tidak besok adalah hari yang istimewa jadi cepat siapkan sekarang juga. " ucap dark dengan tegas.


"baik pangeran akan segera kami siapkan. " ucap para pelayan.


...Mereka pun segera memilih berbagai pakaian dan aksesoris yang terbaik untuk acara festival....


...Seketika ruangan itu pun di penuhi dengan hiruk-pikuk keramaian. Tiba-tiba ayah Dark pun datang menghampiri mereka....


''sebenarnya ada keributan apa ini ?. ucap yang mulia kaisar Ekaraj.


''ayah. '' ucap Dark.


''Dark apa yang sedang kamu lakukan ?. dan kenapa banyak pakaian dan aksesoris yang berjajar ini. '' yang mulia kaisar Ekara yang bingung dengan apa yang dilakukan anaknya.


''aku sedang mempersiapkan pakaian yang akan ku kenakan untuk besok. karena aku akan pergi dengan putri Raiha. '' ucap Dark yang terlihat sangat senang.


''bagaimana kabar ibu dan Idris sekarang?. '' ucap Rudra


''mereka berdua baik-baik saja. ibu mu juga bilang bahwa ia merindukan mu. '' yang mulia kaisar Ekaraj.


''apa kakek dan nenek juga mengetahui tentang pertunangan ku dan putri Raiha?. '' ucap Dark


''belum ibu mu bilang nanti saja saat sudah di setujui kaisar GA. bagaimana pun pertunangan ini belum tentu di setujui. '' ucap yang mulia kaisar Ekaraj.


''apa ayah masih belum dapat jawab?. '' ucap Dark yang sedikit kecewa.


''baiklah aku akan melanjutkan apa yang sedang aku lakukan sekarang. '' ucap Dark sambil memilih pakaian.


''ini sudah malam apa kamu akan berjaga semalaman. lebih baik kamu tidur sekarang pelayanan akan mengurusnya untuk mu. '' ucap yang mulia kaisar Ekaraj.


''tidak aku akan memilihnya secara langsung. jadi, besok aku bisa tenang. '' ucap Dark dengan tegas.


''hufff...... baiklah jika membutuhkan sesuatu katakan saja pada ku ya. atau nanti ibu mu akan menganggap aku tidak mengurus mu.'' yang mulia kaisar Ekaraj sambil mengelus Kepala Dark.


''baik ayah tenang saja, kalau begitu selamat malam. '' ucap Dark sambil memilih pakaian yang akan di kenakan.


''selamat malam, aku akan kembali ke ruangan ku sekarang. '' yang mulia kaisar Ekaraj pun kembali ke kamar nya.


...Di sisi lain Rudra dan yang lainnya. Ruangan Rudra....


"tok........ tok.......... tok........... (suara ketukan pintu) permisi pangeran Rudra. maaf mengganggu waktu.'' pelayan istana.


''masuklah, ada apa?. aku ingin beristirahat sekarang.'' ucap Rudra.


''jadi begini pangeran, saat ini pangeran pertama dan saudara mu yang lainnya ingin menemui mu. '' pelayan istana.


''huh? ((apa yang ingin mereka bicara dengan ku di jam segini. huff sudahlah. )) Di mana mereka sekarang?. '' ucap Rudra yang sedikit kesal.


''pangeran pertama dan yang lainnya sedang menunggu di ruangan utama saat ini pangeran. " pelayan istana.


"baiklah aku akan ke sana sekarang. " ucap Rudra yang beranjak dari tempat duduknya nya.


...Sesampainya Rudra di ruangan utama istana. ia pun masuk ke dalam ruangan....


'' akhirnya kamu datang juga. '' ucap pangeran pertama Raka.


'' benar kami sudah menunggu kak Rudra sejak tadi. '' ucap Langit.


''ada apa kalian meminta ku datang ke tempat ini. bukan kah kalian sibuk dengan kegiatan kalian. '' ucap Rudra dengan nada dingin.


''apa begini sikap mu kepada kami yang menyempatkan waktu datang ke sini. '' pangeran Langit.


''baiklah kalian duduk saja sekarang.'' ucap Rudra mempersilahkan mereka untuk duduk lagi.


...Mereka pun duduk....


''jadi, sekarang apa yang ingin kalian bicarakan dengan ku. aku juga ingin istirahat sekarang untuk besok. '' Ucap Rudra yang ingin segera mengakhiri pembicaraan.


''apa yang kakak katakan kita juga baru duduk. lagi pula kakak juga baru sampai.'' ucap Elettra.


"kamu diam saja jika tidak ingin berbicara. apa kamu bisa tidak mengganggu ku ?. kalian juga sama saja dengan nya. " ucap Rudra yang kesal.


"tidak bisa kah kamu berbicara lebih baik pada Elettra. ia kan masih kecil setidak nya kamu jangan membuat nya sedih. " ucap pangeran Langit membela Elettra.


"sudah cukup, kenapa berbicara hal yang tidak jelas. Rudra jagalah cara bicara mu dan kamu juga Langit. Rudra adalah kakak mu apa begini cara bicara mu pada yang lebih tua?. apa kalian mengerti sekarang?. '' ucap pangeran pertama Raka yang berusaha menghentikan pertikaian mereka.


''baik kak Raka.'' ucap Langit


''baik kak Raka. jadi, ada apa kalian memanggil ku sekarang ini. ? '' ucap Rudra yang sedikit kesal.


''huff...... sudahlah kita hanya ingin kamu ikut dengan kami saat di acara festival nanti. '' ucap pangeran pertama Raka.