Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
36



" aku berjanji jika aku mengingkari janji ini aku akan menerima hukuman yang lebih buruk lagi dan aku akan menerima semua hukuman dari mu." dark


" aku percaya pada mu kamu akan menepati janji ini aku akan menunggu sampai kamu datang." raiha


beberapa bulan setelah dark pergi meninggalkan Kekaisaran ga. usia raiha menginjak 11 tahun.


di pagi hari istana batu.


"putri apa kau sudah bangun. " serfani


" um... aku sudah bangun masuklah. " raiha


"putri ayo cepat bersiap - siap kita akan berangkat ke perayaan bersama kaka mu jadi kamu harus bersiap dengan dengan baik. aku akan membuat putri menjadi paling cantik💕." serfani


"..... (serfani kalau sudah seperti ini pasti akan berbicara terus menerus. lagian ini hanya perayaan kecil mereka juga tidak mungkin menghiraukan ku mau aku hadir di perayaan itu atau pun tidak. aku sudah menyerah berurusan dengan mereka hanya menguras tenaga ku. lagian aku juga akan pergi dari tempat ini. jika mereka tidak peduli pada ku untuk apa aku peduli pada mereka. itu hanya akan menguras tenaga ku dan aku akan terus tersakiti oleh mereka. uh.... 😞aku malas pergi tapi serfani sudah bersusah payah menyiapkan semuanya.) raiha


"baik sudah selesai ayo putri kita ke aula istana sekarang. yang lainnya pasti sudah menunggu. " serfani


".... (hah.... 😩aku tidak ingin menghadiri perayaan ini. aku malas melihat wajah mereka. rasanya aku mau memukul wajah mereka itu.)


" putri kenapa tetap diam di sana ayo yang lain sudah menunggu. " serfani


" iya aku datang. " raiha


raiha sampai di aula istana. di sana raiha melihat Raka dan Rudra.


" salam kaka pertama, kaka ke dua dan kaka ke tiga. " raiha


"...... " Raka dan Rudra


" .... " ( hu... apa kalian pikir aku ingin melihat wajah kalian dan lagian siapa juga yang mau menyapa kalian bicara dengan kalian aku juga tidak mau.) raiha


" salam adik. bagaimana kabar mu. " ranidla


" (setidaknya kaka ke dua tidak seperti yang lainnya tapi ia tidak bisa di katakan kalau ia mempedulikan ku.) aku baik baik saja. bagaimana dengan kaka ke dua. aku dengar kaka sedang sibuk dengan penelitian bersama kaka ke enam.(kaka ke dua tidak suka ikut campur dengan apa yang terjadi antara aku dan yang lainnya.)" raiha


" aku juga baik baik saja. akhir akhir ini bintang sedang melakukan penelitian dan membutuhkan bantuan jadi aku membantunya lagi pula aku tidak memiliki banyak kesibukan selain membaca." ranidla


saat raiha tengah berbisik dengan ranidla, kemudian yang lainnya datang bersama.


" salam kaka pertama, kaka ke dua, dan kaka ketiga. " cantika, langit dan bintang.


" dimana elettra apa tidak datang bersama kalian. " Raka


".... (ia selalu datang terlambat tapi tidak di tegur atau pun di tinggal sedangkan aku mereka pasti akan pergi tanpa aku kalau pun di tunggu pasti akan di tegur dan membuat keributan Hu.. 😠. " raiha


" maaf aku terlambat aku harus bersiap siap dulu. " elettra


".... ( apa hanya diri mu saja yang harus bersiap siap aku pun harus bangun pagi sekali untuk bersiap.) " raiha


" tidak apa apa ayo lebih baik kita berangkat sekarang." Raka


mereka berangkat ke ke tempat perayaan. menaiki kereta kuda. di depan aula ada 3 kereta kuda. kereta pertama untuk pangeran dan kereta ke dua untuk putri. kereta ketiga berisi barang bawaan.


"raiha kau naik kereta kuda yang di belakang. " cantika


"tapi itu untuk membawa barang dan itu pun sudah sempit karena barang bawaan kita. " raiha


"kau bisa duduk di belakang kan ada lagian di sini sudah sempit. " bintang


raiha menaiki kereta kuda tersebut.


".....(sempit dari mananya kereta kuda yang di gunakan keluarga Kekaisaran kan menggunakan dimensi ruang. dari luar memang keliatan sempit tapi sebenarnya luas bahkan lebih luas dari kamar ku. berbeda dengan kereta pengangkut barang ini.) " raiha


sesampainya di tempat perayaan mereka sebagai keluarga Kekaisaran membuka perayaan tersebut.


".... kemana lagi mereka pergi. mereka pergi tanpa mengabari ku dulu mereka pasti pergi berkeliling perayaan bersama elettra. tidak ada pelayanan atau pun Pengawal bersama ku. pelayan dan Pengawal sebanyak itu tidak ada satu pun bersama ku. seharusnya serfani dan lucky bersama ku. " raiha


raiha menunggu yang lainnya kembali tapi belum ada yang kembali.


" aku lapar dan haus lebih baik aku mencari makanan dan minuman dulu. " raiha


beberapa saat kemudian raiha kembali ke tempat sebelumnya tapi tidak ada kereta kuda di sana.


"di mana kereta kudanya aku yakin ada di sini tadi dan aku hanya pergi makan sebentar. lebih baik aku bertanggung pada seseorang." raiha


" permisi apa kalian melihat kereta kuda yang berada di sini. " raiha


" maksud mu kereta kuda yang membawa keluarga Kekaisaran. mm... kalau tidak salah mereka sudah kembali ke Kekaisaran. " Orang


"baiklah Terima kasih. " raiha


"sama sama." Orang


"....(huh...😡mereka berkeliling meninggalkan aku sendiri di tempat ini dan sekarang mereka meninggalkan aku lagi ,kembali ke Kekaisaran tanpa aku. huh...kaka sialan aku ingin memukul wajah mereka itu dengan keras. mereka selalu saja elettra ini lah elettra itu lah huh... aku juga keluarga mereka. dan portal itu aku seharusnya tidak memasukinya ini semua pasti tidak akan terjadi setidaknya di sana aku bisa pergi dari kediaman itu saat dewasa. lagi pula ujung-ujungnya sama juga.)" raiha