
judul novel : Kekasih Brengsekku
penulis Lucy Ang
genre komedi romantis 18+
status ongoing
platform: NovelToon/MangaToon
Bab Sembilan
Akhirnya aku pergi sekolah dengan celana olah raga sekolah.
"Lucu nggak sih, Dot?" tanyaku ragu, sambil memperlihatkan penampilanku yang tampak rangkap-rangkap.
Dody tersenyum manis. Sambil menggeleng.
"Nggak sayang, bagus kok. Meskipun kamu mau pake karung beras juga, bagiku kamu selalu cantik, Din."
Dody berharap, Dinda akan tersipu malu mendengar kata-kata manisnya. Tapi yang ada Dinda malah mendekatiku dan memegang keningku, kemudian meletakkan tangannya kekeningnya lagi.
"Nggak panas kok, Dot. Kamu kenapa sih, kesurupan yah!?" tanyaku dengan histeris.
Dody cuma cemberut menanggapi kepanikanku. Entah kenapa tuh orang, aku jadi bingung!
Dody tidak membahasnya lagi, gagal maning, gagal maning. Punya cewek terlalu polos beginilah jadinya, keluh Dody dalam hati.
Dody meletakkan tas-tas kami dibagian depan sepeda. Kayak ada bagasinya gitu.
"Pegangan yah, jangan sampai jatuh. Aku mau kebut nih, biar kita nggak telat."
Aku pegang pinggangnya erat-erat, takut jatoh.
Enak juga ke sekolah naik sepeda. Kita bisa melihat-lihat pemandangan, juga menikmati udara yang sejuk. Ahh, sangat menyenangkan!
"Yuhuuu," seruku dengan gembira.
Lalu tiba-tiba aku menyadari bau sesuatu yang menyengat.
"Dot, kamu kentut yah?" tanyaku karena merasa ada bau yang tidak sedap.
"Iya Din, sorry yah. Udah nahan dari tadi soalnya. Padahal aku keluarinnya dikit dikit loh Din, masih kecium yah!?"
"Iya kecium, Dot. Kupikir bau ****** dari mana, taunya dari kamu," kataku sambil menutup hidung erat erat.
Dody cuma bisa menahan malunya.
"Ntar aku beliin mie ayam yang dikantin yah," katanya merasa bersalah.
"Sekalian es jeruknya yah," kataku tambah heran kok makin bau.
"Dot, kamu kentut lagi yah!?"
"Iya Din maaf yah, serangan terakhir tenang aja."
"Gasmu, wes pindah ke aku toh Dot," kataku sambil menahan kentut.
"Nggak apa, Din keluarin aja. Kita 'kan pasangan kekasih, jadi mesti saling belajar dari sekarang. Salah satunya menerima apa adanya, contohnya kayak begini ini, kalau salah satu dari kita buang gas begitu. Jadi ntar pas kita menikah udah nggak kagok lagi, udah biasa. "
(ps kagok itu artinya kikuk )
"Oh begitu yah Dot, kalau begitu maaf yah Dot, Dinda kentut dulu."
Brot, prettt ,prottt, pesss, duttt, gas diperut Dinda keluar semua tanpa malu-malu didepan Dody.
"Aduh leganya, Dot. Sorry loh bukan sengaja. Dinda juga sakit perut. Mungkin transferan dari gas Dody juga tadi."
"Iya Din, nggak apa," kata Dody sambil tersenyum manis. Mencuri curi pandang ke Dinda. Sementara Dindanya masih tutup hidung.
"Din, kita berhenti dulu yah sebentar."
"Iya Dot," kataku masih menutup hidungku. Nggak berani lepasin.
Turun dari sepedanya, Dody langsung lari kesemak-semak lalu memuntahkan isi perutnya.
"Kenapa Dot, kamu sakit ya!?" kataku sambil mendekati Dody mencoba memberi pertolongan pertama.
Tapi Dody menyetop langkahku.
"Udah Din, kamu disana aja. Aku nggak apa. Tunggu aku sebentar lagi yah," katanya sambil menghirup udara segar kuat kuat.
Setelah sekian lama berteman, baru kali ini cobaan dateng dalam hubungan kami, cobaan kentut!
Kentutnya Dinda ternyata lebih bau sepuluh kali lipat, dibanding bau kentutku tadi. Mana aku nggak bisa menutup hidung, takut nggak seimbang sepedaku. Coba kutahan-tahan, akhirnya nggak tahan juga, desah Dody lalu muntah lagi.
"Kamu nggak apa toh, Dot?" kataku merasa bersalah.
"Maaf yah Dot, kamu baru tau yah kalo kentut Dinda bau. Mami, papi Dinda juga langsung kunci pintu, kalo Dinda kentut sembarangan. Bom gas, kalo kata mereka."
Aku tertunduk malu.
"Ternyata kita emang nggak jodoh yah, Dot."
Dodi cepet-cepet menghampiri Dinda.
"Kok kamu ngomong begitu sih, Din. Aku bisa terima kamu apa adanya kok, termasuk bau kentut kamu itu. Ntar lama-lama hidungku juga udah ba-al," kata Dody cepat-cepat agar Dinda segera menyingkirkan pikiran nggak jodoh tadi!
(ps. ba-al itu artinya kebal)
"Yah udah dot, kebetulan aku mau kentut lagi, kamu belajar tahan yah, Dot!"
Prett, bruss, dut. "Ah leganya!" kataku dengan perasaan lega.
Dody jatuh pingsan!
kalau kalian suka tolong kasih like dan tekan tombol fav dinovelnya yah. terima kasih