Najwa

Najwa
BAB. 7 Gugurkan kandunganmu



Sudah 8 bulan setelah meninggalnya Bereyen, Sekarang Najwa sedang berdiri bersama Alex, ia akan memberitahukan tentang kehamilannya, yang sudah menginjak 3 Minggu. Setelah paginya lulus dari SMA, Alex memang meminta melakukan hal itu, dan Najwa juga memberikannya, ia tidak bisa menolak, hingga harus ada kehadiran sosok kecil di perut ratanya, terlebih lagi ini bukan kesalahannya sepenuhnya, wine yang di berikan Alex saat itu membuat kepalnya terlalu pusing, hingga ia merelakan kehormatannya


" Alex, aku mau berbicara sesuatu padamu."


" Bicara saja Najwa, kenapa kamu seperti memiliki rasa takut?"


" Aku hamil sudah 3 Minggu Lex."


Alex hanya diam membisu, ia sebenarnya sudah tau kalau Najwa hamil, sebelum Najwa mengetahuinya, ia sudah lebih tau dari awal, karena sikap Najwa yang akhir-akhir ini berbeda, ia bisa menyimpulkan kalau Najwa hamil, saat itu ia sangat bahagia, tapi sekarang posisinya tidak memungkinkan, ia tidak bisa bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan, terlalu takut untuk kehilangan Najwa sepenuhnya, ia lebih memilih untuk melepaskan Najwa, ia tidak ingin hidup Najwa sengsara


" Najwa, gugurkan saja anak itu! Aku belum siap untuk punya anak, usiaku masih terlalu muda, dan aku juga sudah memiliki calon istri!"


Najwa yang mendengar ucapan dari Alex, ia hanya bisa mengelus dada, ia tidak menyangka, pria yang sangat ia cintai menyuruh untuk menggurkan kandungannya, terlalu banyak ia berkorban dengan pria yang di depannya. Sekarang Najwa sadar, tidak semua pria bersikap seperti Reyhan, nyatanya Alex, ia bahkan dulu menginginkan tubuhnya tanpa memikirkan masa depannya akan seperti apa, hingga membuat sosok kecil hadir di perut Najwa. Najwa pikir, Alex akan bahagia seperti Reyhan, tapi ternyata tidak, Alex menyuruhnya untuk menggurkan janin yang ada di dalam perutnya, bahkan sekarang ia tau sikap Alex yang sebenarnya, seperti iblis, bisa-bisanya ia menyuruh menggurkan darah dagingnya sendiri, dan mengatakan sudah memiliki calon istri, ia terlalu bodoh, mungkin karena usia ia masih menginjak 18 tahun, hingga ia samakan Alex seperti Reyhan


" Alex, aku tidak akan menggugurkan kandungan ini."


Najwa langsung memegang perut ratanya, ia tidak mungkin menggugurkan kandungannya, kalau pun ia memilih untuk melenyapkan janin yang ada di kandungannya, ia memilih untuk bunuh diri, karena dengan bunuh diri, ia tidak akan pernah menyesal telah membunuh janinya sendiri


" Sudah aku bilang! Gugurkan kandungan itu Najwa! Kandungan itu hanya akan menjadi penghalang seumur hidupku!"


" Apa maksudmu Lex?, penghalang seperti apa?"


" Karena aku akan menikah Najwa!"


Najwa langsung meneteskan air mata, entah dosa apa yang ia perbuat dulu, kenapa nasibnya lagi-lagi menyedihkan, bahkan ini lebih menyedihkan saat di tinggalkan Reyhan, Reyhan belum pernah menciumnya, Reyhan hanya memeluknya, tapi pria ini, bisa-bisanya ia akan menikah, setelah mendapatkan kehormatannya, bukan hanya itu, sekarang bahkan ia sedang hamil. Tiba-tiba hujan lebat langsung mengguyur kota itu, seakan-akan cuaca juga bersahabat dengan perasaan Najwa sekarang


" Alex, aku mohon, tolong kamu bertanggung jawab, bahkan aku belum tau harus berbicara apa pada Bunda, dan sekarang kamu meninggalkan aku. Alex, ini adalah darah dagingmu sendiri, bagaimana mungkin kamu tidak kasihan pada janinku?"


Alex yang mendengar ucapan dari Najwa, ia langsung tersenyum mengejek


" Najwa, mungkin saja anak yang kamu kandung bukan anakku, mungkin saja kamu juga menyerahkan tubuhmu untuk pria lain, karena saat itu kamu juga begitu mudah menyerahkan tubuhmu untukku."


" Belum tentu, kamu bisa saja menyerahkan tubuhmu pada pria lain, setelah aku melakukan itu, agar kamu bisa mendapatkan harta dari keluargaku!"


Najwa yang mendengar ucapan Alex, ia tidak terima, bahkan selama ini, ia tidak pernah menerima uang sepeserpun dari Alex, kalau pun harus jalan-jalan bersama Alex, ia akan membayar makanan yang ia makan, tapi sekarang bisa-bisanya Alex mengatakan ia menginginkan harta dari Alex, hingga Najwa langsung melayangkan tamparan keras pada pipi Alex


Plak....


Alex yang di tampar oleh Najwa, ia langsung tersungkur ke arah sudut meja, ia tau Najwa sekarang sangat sakit hati, termasuk ia juga sangat sakit hati dan menyesal, andaikan ia bisa mengontrol nafsunya, ia tidak akan pernah menyakiti hati Najwa begitu dalam, ia pikir hubungannya tidak akan pernah di ketahui oleh keluarganya, ternyata salah, kuarganya sudah mengetahui hubungan ia dengan Najwa, untuk itu ia tidak ingin membuat Najwa menderita, ia lebih baik melepaskan Najwa


" Maafkan aku Najwa, aku tidak ingin hidupmu menderita, aku janji, setelah posisiku lebih tinggi dari orang tuaku, aku akan mengejar cintamu kembali, sekali lagi aku minta maaf Najwa." batin Alex


Rasa sakit di sudut bibirnya yang berdarah, tidak ada apa-apanya bagi Alex, ia lebih sakit saat melepaskan Gadis yang ia cintai selama ini, tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa, selain melepaskannya. Najwa juga meringis kesakitan, tangannya begitu sakit saat menampar pipi Alex, bahkan ini pertama kalinya Najwa melakukan kekerasan, hanya pada Alex, seumur hidupnya, ia tidak pernah melakukan kekerasan, walaupun ayah Najwa seorang mafia, ia tidak menurunkan sifat ayahnya, tapi ia menuruni sifat ibunya yang lemah lembut


" Alex, Kalau kamu ingin lari dari tanggung jawab tidak masalah, tapi jangan pernah kamu menuduhku, mungkin aku terlalu bodoh, hingga aku berpikir sifatmu sama seperti Reyhan, tapi ternyata tidak, kamu adalah pria brengsek!"


" Terserah kamu mau menganggap aku apa, yang jelas aku minta kamu gugurkan kandungan itu Najwa! Aku tidak akan pernah menganggap janinmu sebagai anakku!"


" Alex, kalau kamu tidak ingin menganggap janin ini sebagai anakmu tidak masalah, hubungan kita cukup sampai di sini, dan aku berharap, aku tidak akan bertemu denganmu lagi, mulai dari sekarang, anak yang ada dalam kandunganku ini sepenuhnya anakku, bukan anak kita."


Najwa langsung menghapus air matanya sangat kasar, ia tidak ingin menangis dan mengemis pada pria yang sudah membuangnya seperti sampah, walaupun hatinya sangat sakit, tapi ia sudah tidak ingin memohon pada Alex untuk bertanggung jawab


" Najwa, sudah aku bilang tolong gugurkan kandungan itu!"


Alex terus memohon untuk mengugurkan kandungan Najwa, ia tidak tau apa yang akan kedua orang tuanya lakukan kalau Najwa masih tetap keras kepala untuk mempertahankan janinnya, ia tidak ingin orang tuanya yang turun tangan tentang masalah ini


" Sudah aku katakan Alex! Aku tidak akan menggurkannya. Alex, semoga bahagia dengan pilihanmu, tapi kamu harus ingat, cepat atau lambat, akan ada balasan yang setimpal atas apa yang kamu lakukan padaku, selamat tinggal Lex!"


Setelah mengatakan itu, Najwa langsung lari dari apartemen Alex, ia tidak peduli dengan hujan deras, hatinya begitu hancur saat mendengar pria yang ia cintai menyuruhnya untuk menggurkan kandungannya, bukan hanya itu, Alex juga mengatakan sudah memiliki calon istri, bahkan kenyataan itu sepertinya belum puasa untuk alex, hingga menuduh ia tidur dengan pria lain, ia tau, ia Gadis murahan yang merelakan kehormatannya hanya dengan kata cinta. Najwa terus saja lari sambil meneteskan air mata