Najwa

Najwa
BAB. 16 Perdebatan bersama Alex



Alex masih diam, ia bingung harus mengatakan apa pada Najwa. Najwa yang melihat reaksi Alex, ia langsung tersenyum puas. Najwa juga tidak tau alasan Alex mengirim orang untuk melihat apa yang ia lakukan saat di Ausi, yang jelas Najwa merasa terganggu, tapi ia terus saja pura-pura tidak melihat itu, hingga sekarang ia bisa mengatakan tentang anak buah Alex


" Tuan Alex, tidak perlu kuatir, karena saya tidak akan mengatakan bahwa Anda adalah papahnya, karena Anda bukan papah kandungnya, jadi Anda tidak perlu mengirim orang untuk mata-matai saya, saya tidak akan pernah mengusik hidup Anda!"


" Najwa, berhenti memanggilku dengan panggilan tuan, dan berhenti memanggilku dengan kata Anda, kita itu bukan orang asing. Najwa, aku ingin melihat anak kita."


" Tutup mulutmu! Anda tidak pantas mengakui Leo sebagai putramu!"


Alex hanya bisa menghela nafas berat, saat mendengar bentakan dari Najwa, ia tidak melihat sosok Najwa yang lemah lembut, 6 tahun di Ausi ternyata banyak perubahan di dalam diri Najwa, tidak hanya cantik dan memiliki gelar sebagai pengacara, tapi Najwa juga sekarang bersikap sangat dingin


" Najwa, aku tau aku salah saat itu, tapi tolong temukan aku dengan anakku."


Alex sudah mulai berkaca-kaca, ia memang sangat merindukan Najwa, dan anaknya, seandainya dulu ia tidak mendapatkan ancaman dari orang tuanya, ia tidak akan pernah melepaskan wanita yang ia cintai


" Tuan Alex, harus Anda tau, saya sangat senang karena Anda saat itu tidak bertanggung jawab atas janinku, saya akan menjelaskan sedikit tentang masa lalu saya. Anda memang orang pertama yang menjamah tubuh saya, tapi bukan berarti Leo anak Anda."


" Maksud kamu apa Najwa?"


" Seperti yang Anda katakan dulu, saya adalah wanita murahan, saya sengaja berpura-pura pusing saat Anda memberikan alkohol pada saya, saya tau Anda menginginkan tubuh saya, untuk itu saya meminumnya, lalu berpura-pura pusing, dan membiarkan itu terjadi hanya untuk keuntungan pribadi saya."


" Najwa, tolong jangan bertele-tele, maksudmu apa? Kenapa Leo bukan putraku?"


Najwa yang melihat reaksi Alex, ia semakin tersenyum sinis, ia tidak menyangka kalau Alex akan langsung terpengaruh dengan omong kosongnya


" Karena dia anak kandung Reyhan."


" Tidak, tidak mungkin Leo bukan anak kandungku, tidak mungkin kamu selingkuh dengan Reyhan, apa lagi dulu kamu juga mengatakan kalau kamu sudah melupakannya, jadi tidak mungkin itu terjadi, aku yakin Leo anak kandungku."


" Tapi kenyataannya seperti itu, bahwa Leo bukan putra Anda."


" Najwa pasti kamu bohong, saat kita melakukan itu, kamu juga masih perawan, jadi itu pasti hanya akal-akalan kamu saja."


Walaupun Alex terus yakin kalau Leo adalah putranya, tapi ia merasakan sakit hati, saat Najwa mengatakan kalau Leo adalah putra Reyhan, hingga tidak terasa air matanya menjatuhi pelupuk matanya, ia sudah menderita telah kehilangan Najwa selama ini, dan sekarang harus di hadapkan dengan kata-kata yang tidak masuk akal dari Najwa


Air mata Alex semakin deras, yang awalnya yakin kalau Leo adalah putranya, tapi sekarang harapannya sudah pupus, setelah Najwa menceritakan dengan detil, ia tidak menyangka kalau ia hanya di manfaatkan oleh wanita yang sangat ia cintai hanya untuk bersama pria lain, ia selama ini terus memiliki rasa bersalah pada Najwa, tapi ternyata wanita itu hanya memanfaatkanya, lalu Alex langsung menghapus air matanya


" Najwa, kembalilah padaku, aku tidak peduli kalau itu bukan putraku, aku mencintaimu Najwa, aku juga akan menganggap Leo seperti putra kandungangku."


Najwa yang mendengar ucapan dari Alex, ia langsung tertawa terbahak-bahak, setelah itu ia langsung menjawab ucapan dari Alex


" Bukan'kah Anda dulu telah melepaskan saya? Apa anda pikir saya akan menerima kembali? Saya tidak akan pernah menerima itu tuan, saya sudah sangat bahagia menjadi wanita simpanan dari Reyhan, karena dari dulu saya hanya memanfaatkan Anda."


Alex mencoba menepis pikiran negatifnya, ia mencoba yakin lagi kalau Leo adalah putranya, ia akan mencari tau apa Najwa benar-benar menjadi wanita simpanan dari Reyhan, atau itu hanya akal-akalan Najwa agar menghindarinya


" Iya aku dulu terlalu bodoh telah melepaskanmu Najwa, tapi sekarang aku tidak ingin melepaskanmu lagi, mari kita menikah Najwa."


" Tuan Alex, apa anda sudah gila? Anda sudah memiliki istri, dan sekarang Anda mengajak saya menikah?"


" Aku memang sudah gila saat kamu pergi ke Ausi tanpa sepengetahuanku, bahkan aku selalu melakukan hal yang gila agar bisa menemukanmu, kalau kamu ingin menikah denganku, masalah istriku serahkan semua padaku, aku akan secepatnya menceraikan istriku."


Semenjak Najwa pergi entah kemana, Alex memang sangat gila untuk terus mencari keberadaan Najwa, bahkan Alex tidak segan-segan untuk menghukum bawahannya karena tidak bisa menemukan informasi tentang keberadaan Najwa. Hukuman itu bukan hanya satu pukulan dua pukulan, tapi Alex akan memukul bawahannya hingga babak belur. Najwa yang terus mendengar ocehan Alex, ia lebih baik secepatnya pergi dari hadapan Alex, karena percuma saja terus berdebat, kalau Alex masih saja menginginkannya, bahkan entah apa yang sebenarnya Alex inginkan, mengingat dulu Alex membuangnya seperti sampah


" Tuan Alex, saya sudah tidak ingin berurusan dengan Anda, apa lagi dengan keluarga Anda, Kalau begitu saya permisi."


Najwa baru saja melangkah, tapi pergelangan tangannya sudah di tahun oleh Alex


" Tunggu, aku tau Leo putra kandungangku, aku akan pastikan kalau Leo adalah putra kandungangku, aku percaya kamu tidak mungkin melakukan hal seperti itu, apa lagi mengingat Reyhan hanya menganggapmu sebagai adik tirinya, jadi tidak mungkin kalau kamu menjadi wanita simpanannya."


Setelah mengatakan itu, Alex langsung melepaskan pergelangan tangan Najwa. Najwa yang mendengar ucapan dari Alex, ia sedikit gemetar, entah apa lagi yang akan di lakukan Alex sekarang, ia juga tidak tau, ia pikir Alex akan menganggapnya seperti angin lalu, setelah 6 tahun lamanya mereka berpisah, dan menganggap ia seperti sampah, tapi sekarang Alex datang seenaknya, bertanya tentang putarannya, dan seolah-olah dulu Alex tidak pernah membuangnya. Najwa masih tetap belum membalikkan tubuhnya pada Alex, dan tatapannya masih tetap lurus


" Kalau Anda lupa saya akan mengingatkan lagi, kalau pun itu bukan hasil perselingkuhan saya, Anda dulu sudah membunuh putra Anda sendiri, apa anda lupa, dulu Anda menyuruh saya untuk menggugurkannya?"


Setelah mengatakan itu, Najwa langsung pergi, dan Alex juga tidak menahannya lagi, kata-kata Najwa bagi Alex adalah pukulan yang sangat besar


" Najwa, maafkan aku."