My Girl Is Mafia

My Girl Is Mafia
Episode 9



Via yang saat ini tengah berada di dapur dan membuat hidangan sederhana untuk Sarapannya dan Guan, walaupun Hanya terbuat dari Mie instan yang di olah dengan telur dan beberapa bumbu Namun menurut Via setidak nya hidangan itu bisa untuk mengganjal perut sementara karna ia memang tidak memiliki bahan makanan lain yang bisa di masak


Beberapa saat kemudian Guan pun datang ke dapur dan melihat Via yang saat ini tengah membereskan peralatan dapur nya yang sudah selesai di gunakan


"Kamu masak apa sih, kok bau nya wangi banget" tanya Guan pada via


Karna via yang terlalu fokus pada apa yang di kerjakan nya saat itu, ia pun sedikit terkejut saat mendengar suara berat seorang pria


"Eh ka Guan, kau sudah bangun" kata via


Guan berjalan ke arah meja makan dan melihat sebuah hidangan yang ia sendiri tidak pernah melihat atau memakan itu sebelumnya


"Makanan apa yang kau buat dan mengapa hanya ada satu porsi, apa kau tidak membuatnya untuk ku juga" tanya Guan yang bingung karna ia hanya melihat ada satu piring yang ada di atas meja itu


"apa kau pikir aku bisa menghabiskan satu porsi besar seperti itu sendirian" kata via seraya tersenyum dan berjalan menghampiri Guan dengan membawa dua buah piring serta dua pasang sumpit dan mengisi masing-masing piring itu dengan makanan yang baru saja ia buat


Guan terlihat kebingungan saat melihat makanan yang berbentuk seperti bakwan yang di baluri dengan Saos tomat


"makanan apa yang kau buat, mengapa bentuk nya seperti ini dan mengapa harus di aduk dengan saos tomat, apa tidak ada hidangan lain selain ini dan lagi apakah ini memang benar-benar bisa di makan" tanya Guan yang membuat via mendengus kesal


"Tuan Park Guan Shin, saya tau anda adalah seorang tuan muda yang hidup dengan segala kemewahan serta makanan enak dan mahal yang anda makan setiap hari, tapi untuk saat ini mohon maaf kan saya karna saya hanya bisa membuat makanan ini dan lagi, siapa suruh di apartemen mu bahkan tak ada bahan makanan sedikitpun pun dan yang aku temukan hanya ada mie instan dan telur itu, jadi jangan salah kan aku karna memang tidak ada makanan lain selain ini dan aku tidak perduli kau mau memakan nya atau tidak lagi pula nanti kau juga yang akan kelaparan" Ujar Via yang kemudian lanjut memakan sarapannya, sedangkan Guan masih terlihat Bingung saat melihat via yang memakan sarapannya dengan sangat lahap namun dalam hati nya juga merasakan sebuah penyesalan karna yang di katakan via memang benar dia tidak pernah mengisi kulkas nya dengan makanan atau sayuran apapun kecuali telur dan air putih


"Apa ini benar-benar enak, ku lihat kau sangat lahap memakan nya"


Via tidak menghiraukan Guan yang terus bergumam, ia hanya fokus pada sarapan nya dan tidak perduli dengan apapun yang ada di sekitar nya


dengan ragu-ragu Guan mencoba menyuap makanan kedalam mulutnya Dan setelah satu gigitan berhasil masuk ke mulut nya, untuk sesaat ia terdiam dan manikmati sebuah rasa yang baru pertama kali ia rasakan dalam hidupnya, via menatap dengan seksama dan menyaksikan Betapa terlihat konyol reaksi Guan yang tiba-tiba Berbinar Dan melanjutkan suapannya dengan begitu Lahap dan bahkan lebih cepat dari apa yang di bayangkan oleh via, Via tersenyum saat melihat sikap konyol seorang pria dewasa yang ada di hadapan nya itu


Di sisi lain


di Sebuah Gedung Tua ( markas ) yang terletak di tengah hutan bagian timur, Seorang Pria Muda dan beberapa rekan nya saat ini tengah berbahagia dan Tertawa puas saat mendengar sebuah kabar tentang kematian seorang ketua geng Mafia yang paling di takuti oleh semua orang di kalangan mafia/gangster


Terlihat seorang pria dewasa yang cukup tampan yang baru saja ikut bergabung dengan teman-teman nya yang sedang berpesta m*ras


"coba tebak berita apa saja yang sudah berhasil membuat Bos sebahagia ini" kata salah satu teman nya yang bernama Rocky


"Apa itu, apa aku benar-benar ketinggalan sebuah berita" tanya Zhen lagi, sedangkan Dion masih diam dan terus tersenyum sambil memainkan gelas Bir yang ada di tangan nya


"Pagi ini kami baru saja menerima kabar tentang kematian Si nyawa berantai" ujar Rocky yang berhasil membuat Zhen terkejut


"Hah, kau serius" tanya Zhen yang berusaha memastikan pendengaran nya


"ya iyalah ngapain aku bohong, Mata-mata kita menyampaikan bahwa berita itu telah di umumkan langsung oleh Si Buruk rupa yang merupakan ajudan dari si Nyawa berantai itu sendiri" ujar Rocky seraya tersenyum penuh kemenangan


Zhen terdiam sejenak seolah ia tengah memikirkan sesuatu yang menurut nya terlalu tiba-tiba dan tidak masuk akal


"Oi, mengapa kau malah bengong begitu" tanya Rocky yang berhasil membuat Zhen kaget dan tersadar dari lamunannya


"Menurut ku tidak kah semua ini terlalu berjalan dengan lancar, kalian tau sendiri kalau si nyawa berantai itu tidak mudah mati Tapi tiba-tiba muncul sebuah berita kalau dia sudah tiada, entah mengapa aku merasa ini semua terlalu tidak masuk akal" kata Zhen yang masih ragu


"Hei kau jangan ragu dulu, kau ingat saat ketika wanita itu kabur dari penjara bawah tanah, dia memiliki banyak luka di tubuhnya dan juga kehilangan tenaga dan banyak darah kemudian Orang-orang nya juga tak bisa menemukan nya selama berhari-hari, besar kemungkinan bahwa dia benar-benar sekarat dan akhirnya MATI" Ujar Rocky yang sengaja menekankan kata Mati Di akhir kalimat sehingga membuat semua orang yang ada di sana tertawa lepas termasuk Dion yang merupakan ketua mereka


"Lalu sekarang rencana apa yang akan kita lakukan selanjutnya" tanya Zhen pada dion


"Selanjutnya jika mereka tidak ingin bernasib sama seperti pimpinan mereka, seharusnya mereka tidak akan keberatan jika aku yang akan mengambil alih memimpin 'Tough brave' selanjutnya dan jika mereka menolak dan melawan maka Aku tidak akan segan untuk membuat mereka lenyap dari muka bumi ini" ujar Dion dengan senyum devil penuh arti


"Apapun yang bos perintahkan kami siap melaksanakan nya kapan pun dan di manapun" ujar Rocky dengan penuh semangat


.


.


.


BERSAMBUNG