My Girl Is Mafia

My Girl Is Mafia
Episode 6



"Melindungi diri sendiri, Heh Nona jangan pernah berharap bahwa kami akan mempercayai ucapan mu lagi, kau sudah ketahuan berbohong dan sekarang kau ingin mengulangi nya lagi sekarang, tidak semudah itu" kata David dengan tersenyum devil


"Tuan David Saya mengerti dengan pemikiran anda saat ini, saya tau bersikap waspada terhadap orang Luar itu memang harus dan saya juga tak berharap anda berdua dapat percaya dengan apa yang saya katakan tapi di sini saya hanya akan mengatakan dengan tulus bahwa saya sangat berterima kasih Kepada kalian berdua karna telah menyelamatkan saya hari itu, Jika bukan karna kalian mungkin saya tidak akan ada di sini hari ini dan juga Tidak akan bisa berdiri tegak di hadapan kalian" ujar Via yang berkata dengan tegas dan lugas


Guan terdiam sejenak memikirkan tentang apa yang di katakan oleh Via, ia berusaha untuk mencerna setiap kata-kata yang di ucapkan oleh Gadis itu, tiba-tiba Guan bereaksi seolah ia mengerti akan sesuatu


"Tuan muda ada apa" tanya David saat melihat sang tuan nya berubah Ekspresi wajah


"David Dia berkata jujur" kata Guan yang tiba-tiba membuat David Tercengang, sementara Via hanya diam melihat Reaksi kedua pria yang ada di hadapan nya itu


"Tuan anda jangan mudah percaya dengan wanita ini, dia sudah menipu kita sebelumnya dengan menutupi jati diri nya, anda tidak seharusnya bersikap manusiawi di saat seperti ini " kata David yang berusaha memperingatkan Tuan nya


"Yang kau katakan itu memang Benar, dia memang telah menipu kita sebelumnya nya, tapi Apakah Kecelakaan yang dia alami sebelum nya juga bagian dari rencana ingin menipu kita" tanya Guan yang tiba-tiba membuat David Terdiam dan berusaha mencerna Setiap kata-kata yang di ucapkan oleh Tuan Muda Park Guan Shin


Beberapa saat kemudian, Ketiga manusia itu tengah duduk dan saling berhadapan di Sofa Ruang tamu, David dan Guan sama-sama menatap tajam ke arah Via yang duduk di Sofa yang berada tepat di hadapan mereka, Tentu saja perlakuan mereka itu membuat via merasa tidak nyaman


"Ke kenapa kalian menatap ku seperti itu" tanya via yang merasa Risih


"Jangan berkilah sekarang jelaskan pada kami apa tujuan mu yang sebenarnya dan mengapa kau bisa mendapatkan luka begitu banyak di tubuh mu hari itu hingga kau sekarat" Tanya Guan dengan Ekspresi Datar dan dingin


Via tertegun dan bersusah payah berusaha menelan air liur nya, Pertanyaan yang di lontarkan oleh Guan membuat nya Merasa buntu dan kalah sebelum bertanding


"Se sebenarnya, sebenarnya hari itu Aku, bukan kah aku sudah katakan se sebelum nya, aku berbohong demi melindungi diri ku sendiri, Bu bukan kah kalian juga tau aku, aku juga seorang pebisnis seperti kalian dan kalian Juga pasti tau ka kalau setiap pe bisnis sudah pasti punya musuh" kata Via yang bersusah payah untuk menyelesaikan kata-katanya


Guan Menatap lebih dalam pada wanita yang ada di hadapan nya itu dan berusaha mencari kebohongan atas apa yang dia katakan namun entah mengapa Hati kecil nya merasa tergerak untuk kembali mempercayai apa yang di katakan Oleh Wanita yang ia kenal sebagai Rani itu


"Maksud mu, seseorang ingin mencoba membunuh mu" tanya David


Via mengangguk dengan cepat


"seperti yang kalian ketahui, Aku adalah pewaris tunggal harta kekayaan keluarga ku, dan perusahaan 'MahaRani Group' adalah satu-satunya Peninggalan orang tua ku yang kini telah Menjadi sebuah perusahaan besar yang memiliki cabang di mana-mana dan tentunya tidak mudah bagi ku untuk mengendalikan semua nya dalam genggaman ku seorang diri tanpa bantuan dari siapapun, aku sudah memimpin perusahaan semenjak aku berumur 15 tahun, aku berjuang sendiri untuk itu dan aku telah di paksa untuk menjadi dewasa sebelum waktunya, hal yang wajar jika seseorang mencoba menyingkirkan ku dan berusaha untuk merebut posisi yang aku duduki saat ini, aku rasa sesama Pebisnis tentu nya kalian juga mengerti dengan maksud ku" ujar Via dengan Ekspresi wajah yang memelas dan menceritakan semua nya yang terjadi pada Guan dan david


"Nona Rani, jujur saja saya tidak tahu harus bagaimana mengahadapi anda, sebenarnya saya juga tak mau terlibat dalam keadaan anda saat ini akan tetapi anda adalah seorang wanita dan betapa memalukan bagi saya seorang pria jika saya membiarkan anda dalam masalah, Saya dapat melihat bahwa Anda adalah orang yang baik dan saya percaya itu"


David Sempat terkejut dan Berniat ingin memprotes saat mendengar Pernyataan sang Tuan nya saat itu, namun tatapan mata dari Guan telah mampu membuat David Terdiam dan tak berkutik untuk membahasnya lagi


"Saya sebagai seorang pria yang memiliki hati nurani, untuk sementara waktu saya mengijinkan anda untuk tinggal di apartemen saya sampai semua nya kembali normal, namun saya juga berharap agar anda tidak perlu melibatkan saya dalam Urusan anda saat ini, cukup lah saya membantu anda dengan membawa anda kesini sebagai seorang wanita biasa dan tidak punya masalah, saya harap anda bisa mengerti dengan maksud saya" kata Guan dengan penuh ketegasan


"Tuan muda, saya sangat berterima kasih kepada anda dan asisten anda karna telah bersedia membantu saya, saya berjanji Suatu saat saya pasti akan membalas kebaikan kalian" ujar Via yang berkata dengan tulus dan sopan


"Baiklah, saya juga minta maaf sebelumnya karna telah menuduh anda yang bukan-bukan, dan saya harap kedepannya tidak akan ada lagi ke-salah pahaman seperti hari ini, kalau begitu anda Baik-baik di sini, saya dan David akan segera pergi" kata Guan


"Baik tuan muda, saya ucapkan terima kasih sekali lagi atas kebaikan anda semua, saya akan baik-baik saja di sini" ujar Via


Guan pun Segera Melangkah Pergi meninggalkan apartemen yang di ikuti oleh David di Belakang nya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara di sisi lain,


saat ini Perusahaan 'MahaRani Group' tengah dalam keadaan Kacau balau di sebabkan Oleh Pemimpin mereka ( Oktavia Maharani ) yang sampai saat ini tengah menghilang tanpa kabar dan tidak meninggalkan jejak sedikit pun


.


.


.


BERSAMBUNG