
Ku ambil buku harianku, lalu aku mulai menulis.
Dear Diary...
Hai cimon dan Jo, kini gue jomblo lagi dong. Gue baru putus sama Ryan pacar pertama gue. Tapi entah mengapa gak ada rasa sedih atau kehilangan waktu gue putusin dia.
Perasaan macam apa ini ha ha ha... gue putus sama pacar pertama gue tapi gue baik - baik saja.
Gak merasa kehilangan seperti gue kehilangan cimon gue yang tiba - tiba menghilang. Waktu cimon gue menghilang, gue berhari - hari nangis dan bolos sekolah. Kehilangan yang sangat dalam. Hingga gue susah buka hati untuk cowok lain.
Begitu juga ketika Jo meninggalkan gue untuk selama - lama nya. Gue terpukul dan terpuruk.
Kuliah gue berantakan, hidup gue gak karuan. Bener - bener merasa down dan begitu kehilangan.
Tapi aneh gue putus sama Ryan gue gak merasa sedih ataupun kehilangan. Malah sebaliknya gue merasa damai, tenang gak ada rasa terkekang lagi dari Ryan.
Ternyata cinta dan rindu gue masih milik cimon dan Jo. Dua orang yang berwajah mirip yang susah untuk gue lupain.
Jo sudah damai disana dan gak mungkin gue akan ketemu dia lagi.
Hmm cimon cinta pertama gue Sea dimana lo? gue mau ketemu lo.. pa kabar lo?
Sampai sekarang gue gak bisa lupain lo.
My cimon my secret love Sea, kapan gue bisa liat lo lagi.
Sea andai suatu hari gue bisa ketemu lo lagi. Gue gak akan lepas lo lagi...
Gue akan pertahanin lo agar lo gak menghilang lagi.
Akan gue buat lo jatuh cinta sama gue. Cuma gue yang lo liat ha ha ha...
Entah kapan bisa ketemu lagi ya cimon..
Andai lo tau perasaan gue.. gue sayang lo dari dulu hingga sekarang Sea.
Kangen.... sangat... gue kangen lo Sea.
Sea cinta rahasia Bee.
..............
Aku tersenyum sendiri sambil memandang buku harian ku. Anehnya diriku, putus dengan Ryan tapi aku malah sangat merindukan Sea cimon ku.
"Ah Sea sampai saat ini pun gue tetep gak bisa lupain lo. Pacaran dengan Ryan pun hati gue hampa. Gue mau ketemu lo Sea." ku dekap buku harian ku.
........................
Sekarang aku resmi menjadi jomblo, Ryan sudah tidak pernah menghubungi aku lagi. Syukurlah kalau dia sudah bisa melupakan ku.
Aku masih ingin terus bersahabat dengan Ryan, tapi sepertinya Ryan sudah tidak mau bersahabat dengan ku. Sayang sekali persahabatan kami yang dari kecil terbina kini harus putus dengan putusnya hubungan cinta kami.
Tapi ya sudah lah, itu keputusan nya. Aku tidak bisa memaksa dia untuk berteman dengan ku. Setidaknya aku sudah berusaha untuk tetap berteman.
Hari - hari setelah aku putus dengan Ryan berjalan seperti biasa. Seolah - olah tidak ada yang terjadi.
Aku fokus dengan kejuaraan - kejuaraan taekwondo. Sesekali aku masih menghabiskan akhir pekan ku dengan clubbing. Ya dunia gemerlap seakan sudah menjadi candu untuk ku.
Aku menikmati dentuman - dentuman musik yang dimainkan Dj untuk kami. Aku melantai dan melompat - lompat mengikuti irama musik. Sekali lagi aku hanya suka musik tidak yang lain.
Bersyukur lah akal sehatku masih berjalan sehingga aku masih bersih dari barang - barang haram. Ya aku masih bersih tidak menyentuh barang - barang terlarang.
Ku hentakan kaki melompat semakin tinggi...
"Hai Sea tau kah lo.. lo adalah cimon gue.. lo cinta rahasia gue.." lalu aku terus melantai....
.......