
rachel dan eiden berjalan di atas red carpet dengan penuh pesona,mereka berdua juga berjalan sambil bergandengan tangan.
''tuan eiden siapa kah dia?apa dia kekasih anda?atau siapa anda?''tanya salah satu wartawan yg penasaran nya sudah mencapai tingkat tinggi.
''siapa dia bukan urusan anda,jadi jangan banyak tanya '' kata eiden sambil menekan akhir ucapan nya dan menatap tajam wartawan yg bertanya tadi.
...•••••...
setelah mengatakan hal itu eiden mulai berjalan pergi sambil menggandeng tangan rachel, sedang kan para bodyguard eiden berusaha menghalangi para wartawan dan membuat jalan untuk ke dua nya.
setelah sampai di dalam eiden langsung di sambut oleh pemilik acara yaitu rekan bisnis nya. ''selamat malam tuan eiden dan juga selamat datang,semoga anda menikmati acara saya yg sederhana ini''kata rekan bisnis eiden dengan sopan sambil menunduk kan badan nya sebentar sebagai rasa hormat nya pada eiden.
mata Rachel melotot tak percaya ''sederhana kata nya?sederhana dari mana nya coba''batin rachel menatap tak percaya karena dia sudah melihat lihat sekeliling nya(tempat pesta nya)yg terlihat sungguh mewah.
rekan bisnis eiden baru menyadari ada nya pendamping wanita di sisi eiden pun menoleh menatap Rachel dengan tatapan bingung namun setelah kebingungan itu dia langsung bertanya.
''ahh ini..''tanya nya bingung.
Rachel yg sedang melihat menoleh lalu tersenyum manis ''ahh saya belum memperkenal kan diri rupa nya yaa''ucap Rachel di akhiri tawa kecil nya. ''kalau begitu perkenal kan nama saya rachel,saya disini untuk menjadi pendamping eiden''kata Rachel memperkenal kan diri.
''aku akan pergi dan meninggalkan mu sebentar karena aku akan menyapa teman ku dulu,kau tunggu saja di sana''kata eiden sambil menunjuk sebuah meja yg berisi kan makanan serta minuman.
Rachel mengangguk dan pergi meninggalkan eiden.sebenar nya Rachel sudah mulai bosan menikmati pesta itu karena tak ada yg menarik di mata nya.
Rachel mulai mangambil wine yg sudah di sediakan di meja tersebut dan meminum nya sedikit demi sedikit.namun di saat Rachel menikmati wine tersebut tiba tiba ada seseorang wanita datang menghampiri Rachel.
''siapa ini ya,kenapa bisa orang miskin seperti mu masuk ke dalam sini''kata nya dengan sinis.
Rachel memutar bola mata nya malas,dia paling malas jika meladeni orang seperti dia.
wanita yg menghampiri Rachel tadi menjadi geram karena Rachel mengabaikan perkataan nya ''k-kamu.. berani nya mengabaikan ku''ucap nya tak terima dan lagi lagi Rachel tak meladeni nya.
wanita itu pun terkekeh sinis ''ohh apa jangan jangan kau tuli yaa?atau bisu?''kata nya. ''bagaimana bisa eiden membawa mu yg tuli dan bisu sebagai pendamping wanita nya''ejek nya.
telinga Rachel mulai memanas karena banyak nya bacotan yg di terima nya,dia pun mulai menatap dengan sinis wanita yg sedari tadi menghina nya itu.
^^^Tbc.^^^