Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 37



''ahh,bagaimana ini? bagaimana bisa aku malah memegang tangan nya,seharus nya aku merebut passport itu dari tangan nya bukan malah memegang tangan nya''batin Rachel yang kaget untuk yang ke dua kali nya.


yap benar,yang di pegang oleh rachel itu adalah tangan eiden,niat nya sih rachel ingin merebut passport dari tangan eiden ehh malah nyasar ke tangan eiden.


...•••••...


eiden dengan segera menarik tangan nya dari tangan Rachel dan menjauh kan passport yang berada di tangan nya itu dari jangkauan rachel.


''tuan eiden aku kan sudah bilang sebelum nya tentang detail kontrak itu,kita perlu mendiskusikan nya lagi''ucap rachel sambil berusaha mengambil passport itu.


''tunggu sebentar''kata eiden yang terus berusaha menghindar sambil membuka passport Rafael.


akhir nya eiden berhasil membuka passport Rafael dan membaca golongan darah nya,eiden kaget apa yang di lihat oleh mata nya,rupa nya golongan darah Rafael adalah A sama seperti diri nya.


''golongan darah nya A?''batin eiden kaget. ''tentu saja A golongan darah nya sama dengan ku''lanjut eiden berbatin lagi.


''kembalikan passport kuu''ucap Rachel. ''tidak bisa,aku akan menyuruh bawahan ku untuk memesan tiket pesawat dan kamar hotel jadi biar kan aku meminjam pasaport kalian berdua terbih dahulu''kata eiden.


''tuan eidenn, sudah aku kata kan berkali-kali dan aku akan mengatakan nya sekali lagi,huh..aku itu ingin membatal kan kontrak nya''kata rachel dengan menahan kesal nya.


''mami kenapa kau sangat ingin membatal kan kontrak nya? bukan kah kau ingin sekali membeli rumah''tanya Rafael pada Rachel.


''karena...''kata Rachel menggantung karena bingung mau jawab apa. ''karena..mami sangat sibuk,jadi mami tidak ada waktu untuk menemani mu''jawab Rachel dengan asal.


''tidak apa,aku bisa pergi sendiri mami jangan khawatir''balas Rafael dengan polos nya.rachel menatap Rafael dengan wajah kesal nya yang sudah mulai memerah menahan marah namun Rafael hanya membalas manatap mami nya dengan polos.


''selain itu..masih ada paman eiden bersama ku,dia bisa menjaga ku di sana''lanjut Rafael yang masih belum mengerti akan tatapan mami nya. ''itu benar''balas eiden yang setuju akan ucapan Rafael.


''itu benar,itu benar mata mu,kau saja bahkan tidak bisa menjaga anak lalu bagaimana kau akan menjaga anak ku''batin Rachel tidak suka. ''lagian tuh anak setan,bisa bisa nya menyetujui itu dengan mudah nya.ohh ayo lah jika aku tidak ikut aku pasti akan menghawatir kan tentang bagaimana eiden ini menjaga putra ku''lanjut Rachel lagi yang masih berbatin.


''em kalau kamu menghawatir kan putra mu lebih baik kamu ikut saja biar nanti aku yang akan meminta boss kamu untuk memberikan libur panjang''ucap eiden yang seakan mengerti kalau Rachel sedang menghawatir kan nasib Rafael nanti.


''aku akan membuat keputusan untuk diri ku sendiri.anda tidak perlu merepot kan diri anda sendiri untuk membantu saya,tuan eiden''balas Rachel yang tetap keras kepala.


^^^Tbc.^^^