
Rachel mengetuk pintu dulu sebelum memasuki ruangan bos nya itu, setelah mengetuk pintu itu baru rachel langsung masuk,di dalam rachel melihat manager Jui yang sedang menangis dengan keras.
''woooo huhuuu hoahhh hiks hiks hikss''suara tangisan dari manajer Jui.
manager Jui itu sedang menangis dengan keras sedang kan luasnya hanya bisa menenangkan manager Jui saja supaya bisa lebih tenang. ''ok ok tenang,jangan menangis lagi okee''kata bos pemilik hotel menenangkan manajer Jui berbeda dengan rachel dia hanya bisa menatap manajer jui dengan tatapan malas.
...•••••...
''cih pagi yang membosan kan''guman Rachel dalam batin nya sambil menatap sinis ke arah manager Jui.
''huhu boss lihatlah tangan ku yang halus mulus ini bosss, tangan ku yang halus ini menjadi lecet dan memar sekarang semua itu gara-gara dia yang mendorong ku kemarin''kata manajer Jui sambil menangis dan mengusap air mata nya dengan tisu.
''jika aku belum menyelesaikan pekerjaan ku dengan baik dia bisa memberi ku beberapa masukan apa maksud nya dengan ini''lanjut manager Jui mengadu.
''emm boss, kalau terus begini aku tidak akan bisa meneruskan bekerja di sini''kata manajer Jui sambil memperlihat kan mata yang sedikit berkaca-kaca kepada bos tersebut.
belum sempat bos itu menjawab malah di potong oleh suara dari Rachel yang tiba-tiba dan mengagetkan mereka berdua yang tengah berbicara ''bos, apakah anda beneran mencari saya?''tanya Rachel yang tiba-tiba datang.
''ohh iyaa, saya hanya ingin bertanya, apakah benar kalau kau mendorong manager Jui sampai lecet seperti ini?''tanya bos tersebut. ''iya''balas Rachel dengan santai tanpa beban sedikit pun.
''eohh, kenapa kau melakukan nya?''tanya bos tersebut karena bingung maksud dari perkataan Rachel karena bukan nya mengelak Rachel malah mengakui .
''iya itu aku yang melakukan nya, tapi itu aku tidak sengaja sungguh aku tidak sengaja''kata Rachel sambil mengangkat ke dua jarinya ke atas. ''anda tidak berfikir kalau aku sengaja mendorong nya bukan''lanjut Rachel bertanya pada bos nya. ''heh dasar''guman Rachel tp masih tetap terdengar oleh mereka berdua.
''omong kosong jelas-jelas kau kemarin sengaja''kata manajer Jui. di saat mereka tengah berdebat tiba-tiba ponsel rachel berbunyi.
suara ponsel Rachel yang berbunyi, telpon mengambil ponsel nya dari kantong nya dan melihat siapa yang sedang menelpon di saat seperti ini. ''ahhh''lirih rachel. dan ternyata yang nelponnya adalah tuan Eiden.
ya tuan Eiden,tuan Eiden yang di tanggung jawab kab kepada Rachel seorang, orang yang terkenal akan sikap keras nya sulit di layani.
''hmm ini telepon dari Eiden tepat sekali waktu nya''guman Rachel dalam batinan nya. ''emm boss, ini aku ada telepon dari tuan Eiden, maaf tapi aku harus segera mengangkat nya jadi bisakah aku pergi''kata Rachel sambil memanfaatkan keadaan.
''oh ya angkat saja di sini,cepat cepat angkat telfon nya, jangan sampai membuat nya menunggu lama''kata bos Rachel,''baik''balas Rachel dan segera menuruti bis nya untuk mengangkat telfon di sana.
''halo dengan manajer Rachel di sini''kata Rachel. ''oh baik baik,saya akan segera pergi ke sana,mohon di tunggu''lanjut Rachel berbicara ke pada orang yang menelfon tersebut yang tak lain adalah eiden.
''emm jadii...''ucap Rachel menggantung sambil menunjuk ponsel nya. ''ya ya kau cepat pergi temui dia,dia adalah tamu yang sangat penting,layani dia dengan baik dan sepenuh hati''kata bos Rachel menyuruh Rachel segera pergi.
sedangkan manager Jui hanya mengepal kan tangan nya menahan amarah nya yang sudah menunpuk sejak kemarin.
''oh iya kau juga harus membuat dia merasa puas akan hotel ini,kau mengerti bukan!!''lanjut bos pemilik hotel tersebut. ''baik boss saya mengerti.kalau begitu saya permisi''ucap Rachel pamit pergi.
saat Rachel hendak membuka pintu manajer Jui menahan nya dengan gumaman yang sedikit di keras keras kan. ''hmmm''guman manajer Jui itu.
''eh manajer Jui ya,lain kali kau harus menggunakan sepatu heels yang lebih rendah saja, jika kamu benar-benar tersandung dan jatuh lain kali itu akan mempengaruhi kinerja mu dan membuat diri mu malu sendiri''kata Rachel memperingati.
''kauu..''marah manajer jui.namun tidak di dengar kan oleh Rachel karena Rachel sudah pergi ke luar sebelum mendapat ke dua amukan dari mimi peri dan king kong.mimi peri itu manajer Jui king kong itu eiden,kenapa Eiden bisa memarahi rachel?bukan kah tadi Eiden menyuruh nya pergi menemui diri nya tepat waktu,maka dari itu bisa bisa Eiden mengamuk.
^^^Tbc.^^^