
Rachel dan Rafael menoleh pada eiden,eiden yang melihat itu hanya tersenyum tipis sebelum memulai pembicaraan nya. ''oh ya rafael apa kamu suka dengan makan malam nya hari ini?''tanya eiden yang sedang berusaha memecah kan suasana hening dan sedikit canggung itu.
...•••••...
''ya,ini tidak terlalu buruk''jawab Rafael dengan senang nya. ''nak bukan kah kamu udah pernah bilang ya kalau kamu seharus nya tidak makan sambil bicara itu tidak baik untuk perut mu jadii..''tegur Rachel sambil menatap pitra nya dan mengambil segelas wine dan menggoyang goyang kan gelas nya.
''iya mami el ingat''jawab rafael kemudian melanjut kan makan nya. ''huh dia melarang anak nya untuk tidak berbicara saat makan, tapi mengapa diri nya berbicara sendiri''batin eiden menatap Rachel sinis.
tiba tiba jas eiden terciprat wine dari gelas yang di pegang Rachel membuat eiden reflek berdiri.rachel yang melihat hal itu langsung menghampiri eiden dan berkata ''ahh maaf maaf aku tidak sengaja,biar aku bantu mengelap nya agas bersih lagi''kata Rachel di sertai smrik kecil nya.
''hehehe rasaian habis nya ngesilin amat jadi orang''bati Rachel tertawa senang.ohh ternyata Rachel sengaja menciprat kan wine dari gelas nya ke eiden ya.
''ahh itu tidak perlu...''kata eiden namun memelan di akhir ucapan nya karena melihat Rachel yang sudah mengelap jas nya tampa izin nya.
eiden menatap Rachel dengan mata tajam nya entah mau marah atau tidak bagi Rachel itu sudah cukup. ''hehe berhasil,dengan kebiasaan bersih dari orang ini dia pasti tidak akan menerus kan makan malam nya bukan''batin Rachel yang tertawa bak iblis.
''emm tuan silahkan pergi ke toilet untuk membersih kan jas nya''kata asisten pribadi eiden yang mulai panik.
''ada apa?mengapa dia melihat ke arah ku?appakah aku ketauan''batin Rachel bingung. ''ya jika ketauan ya ketauan saja lagi pula itu tidak penting''lanjut nya.
setelah itu eiden melangkah kan kaki nya pergi dari sana untuk pergi ke kamar mandi membersih kan jas yang terkena sedikit tumpahan wine dari Rachel diikuti asisten pribadi nya.
''tahukah mami?kalau hal yang mami lakukan barusan adalah hal yang ke kanal kanakan''kata Rafael yang berucap dengan tiba tiba.
Rachel kaget karena ucapan Rafael, dia menatap Rafael dengan penuh tanda tanya. ''apakah mami masih belum mengerti akan ucapan ku barusan? maksud ku itu kenapa mami menumpah kan wine di jas paman eiden dengan sengaja''kata Rafael yang menatap mami nya dengan sinis.
''hey hey kamu ini anak siapa sih sebenar nya kenapa kamu malah membela dia,kamu itu anak ku seharus nya kamu diam saja dan jangan ikut campur''kata Rachel yang menjawab pertanyaan anak nya dengan sedikit rasa kesal di dalam nya.
''hmph, lagian orang yang kekanak-kanakan itu juga tetap ibu mu, sudah lah lebih baik kamu cepat habis kan makanan nya jadi kita bisa cepat pulang''kata Rachel lagi yang masih belum terima akan ucapan anak nya yang mengatakan bahwa diri nya itu ke kanak-kanakan.
^^^Tbc.^^^