
''aku selalu punya waktu untuk makan malam perpisahan itu''kata Rian namun dengan lirih. ''baiklah ayo aku akan mengantar mu sampai di depan pintu lift''kata Rachel yang menawar kan diri.
tentu saja dengan senang hati Rian menyetujui hal itu,meraka berjalan keluar dari apartemen Rachel dan pergi ke lift,saat sudah sampai di depan pintu lift Rachel menekan tombol lift,lift pun terbuka dan tampak lah sosok wanita di dalam nya yang mampu membuat Rian kaget.
...•••••...
Rian kaget melihat wanita di depan nya itu, begitu pula dengan wanita itu yang juga sama kaget nya dengan Rian. ''ehh Rian,apa kau kemari karena ingin menjemput ku''kata wanita itu senang sambil berlari memeluk Rian. ''ini pasti kejutan untuk ku kan''kata nya lagi.
Rian hanya diam berniat tidak membalas pelukan dari wanita itu yang tidak lain adalah tunangan nya yang bernama cia. ''ciaa? kenapa wanita ini berada di sini?apa yang dia lakukan di sini?''batin Rian bingung.
Rachel tersenyum tipis melihat ke dua nya yang berpelukan kemudian berkata ''maaf mengganggu kalian,aku hanya ingin mengatakan kalau aku pamit oerydulu ya,silahkan kalian lanjut kan pembicaraan nya,sekali lagi maaf mengganggu''kata Rachel dengan canggung dan langsung pergi.
''eh rachel tunggu sebentar''kata Rian yang memberhentikan langkah kaki rachel,Rachel membalik kan badan nya,menatap Rian penuh tanda tanya.
namun sebeyrian menjelas kan semua nya cia malah memotong ucapan nya dengan cara memperkenal kan diri nya sendiri sebagai tunangan Rian. ''ehh ada orang ya,maaf saja tidak tau jika ada anda karena saya sedang sibuk bersama tunangan saya,oh ya kau tidak tau siapa aku bukan?kalau begitu perkenal kan nama ku cia,aku adalah tunangan dari rian''kata cia dengan senyum lebar nya sambil memeluk erat lengan Rian.
''apa dia menganggap aku sebagai saingan nya?''batin Rachel. ''ohh halo juga aku rachel,salam kenal''kata Rachel di sertai senyum tipis nya.
''ehh Rachel tohh,aku juga sudah banyak mendengar tentang mu dari rian, terima kasih sudah menjaga Rian selama aku tidak ada di samping nya,nah sekarang kan aku sudah kembali jadi anda tidak perlu repot-repot untuk menjaga nya,oh ya pria ini biasa nya sangat keras kepala,dia tidak memberi mu masalah kan?''kata cia dengan senyum sinis pada Rachel seolah olah dia mengejek pada Rachel karena dia sudah menjadi tunangan rian.
jika itu benar kan itu bukan urusan rachel jadi rachel mah bodo amat aja,ambil santai dan tenang aja.
''aihh benar bukan?ternyata dia benar benar menganggap ku sebagai saingan cinta nya,dugaan ku benar rupa nya huhu padahal aku dan rian kan tidak ada hubungan apa apa,kami itu hanya sebatas teman saja''batin Rachel yang merasa tertekan.
^^^Tbc.^^^