Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 6



Dan rupa nya bukan kacamata nya mau pun mata nya yang bermasalah,tapi hal itu benar benar terjadi.''huhu gak enak nya jadi asisten pribadi ya gini,terlupa kan,terabai kan,di butuh kan. saat ada mau nya saja,di buang saat tidak di butuh kan huhu miris sekali nasib ku''batin asisten pribadi eiden menangis.


''Tapi tidak apa lah,kan jarang jarang bos kayak gini hehe,mungkin nona rachel ini akan jadi nyonya saya di kemudian hari haha''lanjut nya berbatin ngelantur.


...•••••...


beberapa menit pun berlalu asisten pribadi Eiden masih tetap sama di tempatnya ya itu meratapi nasib nya, Rachel dan Eiden masih saling bertatapan.


tiba-tiba Rachel langsung mengalih kan pandangan nya ke arah samping dan berkata ''ada apa lagi?''tanya Rachel kepada Eiden. ''saya punya''kata Eiden singkat membuat Rachel bingung apa maksud dari perkataan Eiden itu.''hah apa apa?''batin Rachel bingung. ''eh em i itu..maksud nya apa ya?''tanya Rachel.


tukk


suara pukulan pelan mendarat di dahi Rachel membuat Rachel meringis kesakitan, meski pun pelan tapi itu sedikit menyakit kan ''Ach''ringis Rachel pelan, dan ternyata yang memukul Rachel adalah Eiden.


''huh ada apa?mengapa kau memukul ku seperti itu,dasar tidak sopan''guman Rachel. ''kau memaki ku?''tanya Eiden,dengan cepat Rachel langsung menggeleng kan kepala nya sambil berkata ''t.tidak tidak,saya sungguh tidak memaki anda''ucap Rachel.


namun ucapan Rachel tidak di peduli kan oleh Eiden karena Eiden lebih memilih berkata yang lain nya. ''maksud saya saya butuh bantuan anda?ucap Eiden.seketika Rachel menjadi linglung ''hah?''kata Rachel.


''bukanckah kau tadi menanya kan saya perlu sesuatu atau tidak maka dari itu saya menjawab perlu bantuan mu''kata Eiden sambil melipat kedua tangan nya di dada.''oh?''kata Rachel. bukan nya asisten pribadi anda bilang Anda tidak memerlukan waktu ya?''tanya Rachel kepada Eiden.


''Siapa bilang,lagian itu kan ucapan asisten saya,masak anda percaya begitu saja''kata Eiden.Rachel mengangguk angguk kan kepala nya mengerti kemudian berkata ''baik lah,apa yang kau ingin kan?''tanya Rachel.


Eiden berjalan mendekat ke arah rachel,setelah tepat berada di hadapan Rachel Eiden langsung menatap asisten nya dan memberi kode menyuruh nya pergi dari sini dan tak lupa menutup pintu.


Asisten pribadi nya hanya mengangguk mengerti kemudian pergi keluar dan menutup pintu nya pelan pelan.


''Hah ada apa?''tanya Rachel saat melihat Eiden yang berdiri tepat di hadapan nya.tanpa aba aba Eiden langsung menarik pinggang ramping Rachel ke dalam pelukan nya kemudian menatap mata Rachel dalam dalam.


''huh lepaskan''kata Rachel yang berusaha memberontak. namun apalah daya seorang Rachel dia hanya seorang wanita mana bisa wanita seperti dia melawan Eiden notabe seorang lelaki, lelaki kan tenaga nya lebih kuat dari pada perempuan yah jelas kalah lah jika Rachel melawan Eiden.


''mau apa kau?''tanya Rachel. ''tidak ada,hanya menatap wajah mu''jawab Eiden kemudian menyingkir kan rambut yang menghalangi wajah Rachel.


Rachel melihat apa yang di lakukan Eiden hanya bisa menatap tanpa berbicara sedikit pun.eiden ikut menatap wajah rachel sebentar lalu menyingkir kan kacamata yang berada di mata rachel.


''mata yang indah,sama seperti dia,hidung yang mancung sama seperti dia,bibir plum mungil nan tipis ini juga sama seperti dia''batin Eiden sambil mengusap bibir tipis rachel.''apakah orang ini beneran dia?''lanjut Eiden berguman dalam batin.


^^^Tbc.^^^