
''iya,ayo kita pergi ke kolam berenang''ajar rachel pada putra nya.rafael pun mengangguk semangat sambil menatap rachel berbinar.''Aigo putra ku semangat sekali ya''ejek rachel.''iss mamiii''kelas rafael. ''haha,sebelum berenang kamu pergi ganti baju dulu sana,nih baju nya''kata rachel sambil menyerah kan tas yang berisi baju.
''siap mam''jawab rafael sambil hormat dan pergi ke kamar mandi dengan semangat nya meninggal kan rachel yang menggeleng geleng kan kepala nya pelan.
''haiss anak ituu...''guman rachel sambil tersenyum kemudian pergi mengganti pakaian nya.
...•••••...
Rachel dan Rafael kini tengah berada di kolam renang hotel, mereka berdua sedang mengganti baju yang menjadi baju renang.
''oke sebelum kita berenang bagaimana jika kita melakukan pemanasan dulu supaya tidak kram''jelas Rachel. ''siap mami''jawab Rafael setuju.
mereka berdua pun melakukan pemanasan tiba-tiba Rachel berkata di sela-sela pemanasan nya ''oh ya setelah ini apakah mami boleh pergi ke ruang olahraga?''tanya Rachel.''emm ya''balas Rafael.
''oke nanti mami akan segera kembali untuk menjemput mu,kau sini saja berenang jangan kemana-mana ya''ucap Rachel memerintah. ''baik Rafa akan berenang di sini saja dan tidak akan pergi ke mana-mana''balas Rafael yang di panggil Rafa.
''oke mami pergi dulu ya''kata Rachel yang sudah berjalan pergi meninggalkan Rafael yang hanya melihat nya saja. setelah sang mami tidak terlihat oleh mata nya lagi Rafael pun memakai kacamata renang supaya dapat melihat dengan leluasa di dalam air.
tapi sebenarnya Rachel masih belum pergi jauh dari sana sebenarnya Rachel menghampiri seseorang yang juga berada di kolam renang itu. ''hai bisakah kamu mengawasi putra ku?''tanya Rachel pada penjaga kolam renang.
''baiklah jangan khawatir, anda tenang saja saya akan mengawasi nya''jelas jaga kolam renang tersebut.akhirnya rachel pun beneran pergi dari kawasan kolam renang tersebut.
Rachel berjalan ke ruang kamar ada untuk berolahraga lah untuk apa lagi😂.tiba tiba ada seorang wanita yang berteriak sambil mendekati Rachel ''manajer Rachel ayo cepat pergi dan periksa, Rafael dan manajer Jui sedang berdebat di kolam renang''kata nya.
Di kolam renang.
setelah berlari sekian jauh nya akhir nya Rachel sampai di area kolam renang, saat akan tiba di sana tiba-tiba dia mendengar manajer jui yang berteriak marah,Rachel mencari keberadaan suara itu dan dia menemukan manajer Jui yang sedang berteriak sambil menunjuk putra nya.
''di seluruh kolam renang tidak ada orang lain kecuali kamu! jika bukan kamu siapa lagi''kata manajer Jui berteriak sambil menunjuk ke arah Rafael. ''heh kau mengganggu berenang ku cuma gara-gara ini?''tanya Rafael dengan sarkas sambil melipat ke dua tangan nya di dada.
''huh sungguh membosan kan''lanjut Rafael menatap sinis manajer Jui. ''kau..''marah manajer Jui sambil mengangkat tangan nya alat untuk memukul Rafael, namun sebelum melayangkan pukulan nya ke Rafael ada sebuah tangan yang menahan nya dari belakang.
''manajer Jui,apa yang ingin kamu lakukan? apa yang akan kamu lakukan pada putra ku hah''kata Rachel dengan amarah yang menggebu-gebu sambil menahan tangan manajer jui yang hendak memukul anak nya.
''heyy anak mu itu mencuri barang ku''jawab manajer Jui kemudian menghempas kan dengan keras tangan Rachel. ''apa salah jika aku meminta dia mengembalikan barang ku''lanjut nya dengan sinis.
''hah?mencuri''kata Rachel bingung. ''tidakk!dia tidak mungkin mencuri sesuatu''kata Rachel dengan yakin. ''jika kau menuduh putra ku mencuri mana bukti nya jika tidak ada bukti maka putra ku terbukti tidak bersalah''jelas Rachel.
''iya itu benar manager Jui, bagaimana mungkin itu mencuri, mungkinkah harus mencari barangnya lagi dengan hati-hati,dan coba kau ingat-ingat di mana terakhir kamu meninggalkan atau menaruh barang mu itu''kata penjaga kolam renang itu tiba tiba.
''itu tidak mungkin''marah manajer Jui meledak. ''pada saat itu hanya kita berdua yang ada di kolam renang! ponsel yang aku taruh di tas hilang, bukan dia yang mencuri nya lalu siapa lagi''kata manajer Jui dengan marah sambil menunjuk Rafael dengan telunjuk nya lagi.
''manajer Jui anda tidak bisa menyimpul kan itu sendiri,jika menuduh tanpa bukti itu bisa jadi fitnah dan lagi bukan Rafael pelaku yang mencuri ponsel anda''ucap Rachel dengan marah sambil menekan kata manajer jui dan menunjuk wajah manajer jui dengan telunjuk nya.
^^^Tbc.^^^