Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 42



tok tok tok.


''masuk''kata eiden dari dalam.asisten pribadi eiden pun membuka pintu dan masuk sambil berkata ''tuan eiden ini koki yang akan membuat sarapan untuk anda''ucap nya dengan sopan. ''oke''jawab eiden kemudian berbalik dan...


...•••••...


''hmm?di mana kepala koki nya?kenapa bisa jadi dia?''tanya eiden. ''sejak kapan seorang koki kedua bisa melayani tamu VIP seperti diri ku''kata eiden lagi dengan nada sombong nya.


''tuan eiden, saya sungguh minta maaf. hari ini kepala koki sedang tidak enak badan jadi saya menggantikan nya untuk melakukan tugas ini, semoga anda tidak keberatan''kata koki ke dua itu yang tidak lain adalah Rian.


''tidak perlu''balas eiden dengan dingin kemudian pergi ke kamar nya. ''eh perlu khawatir,Rachel juga menyuruh saya secara khusus untuk memenuhi semua permintaan dan harapan dari tuan eiden''kata Rian yang menyebut nama Rachel dengan lembut dan halus.


''hah?rachel? bagaimana bisa dia memanggilnya dengan sangat lembut dan halus seperti itu, hanya aku yang bisa memanggil nya seperti itu tidak ada dan tidak boleh ada yang lain nya''batin eiden kesal.


eiden kembali duduk di sofa dan berkata ''aku ingin steak dengan kematangan delapan puluh tujuh koma tiga persen''kata eiden dengan nada dingin.


''tuan eiden bisakah anda kebih akurat lagi''kata Rian yang sunggu tidak tahan karena harus memasak seperti yang di harapkan dari eiden.


''tidak bisa''balas eiden yang tetap kekeh.tiba tiba Rachel datang dan langsung masuk tanpa permisi. ''eh''kaget rachel.seketika eiden, asisten pribadi eiden,dan juga Rian menengok ke arah Rachel.


''hah?''kaget Rachel yang tidak tau apa apa,ayo lah dia baru saja datang dan masuk ke kamar eiden dan eiden mengatakan itu?ya jelas tidak tau lah.


dengan terpaksa Rian mengabai kan pertanyaan Rachel dan melanjut kan pekerjaan nya saat ini yaitu melayani Rachel.


''bagaimana dengan steak nya tuan?di goreng atau di panggang?bagaimana jika di goreng saja tuan''kata Rian dengan kesal namun tetap tersenyum profesional. ''di panggang lah''jawab eiden tak kalah kesal.


''bagaimana dengan minum nya?teh atau kopi?panas atau dingin?ini masih pagi lebih baik teh jangan saja bagaimana?''tanya Rian.


''saya yang akan minum jadi saya yang harus nya memilih dong''kata eiden sambil menatap tajam Rian. ''baiklah baiklah''kata Rian tersenyum kaku. ''saya ingin teh hangat tiga puluh persen teh inggris, tiga puluh enam persen teh India dan tiga puluh empat persen teh Islandia''jelas eiden dengan panjang dan detail.


''permintaan ini..apa dia harus bersikap begitu?aku tak tau haru berkata apa''batin Rachel tertekan,meski dia baru datang dan tidak tau apa apa tapi dia bisa melihat situasi,sudah di pastikan bahwa permintaan dari eiden itu sungguh merepot kan dan dia pasti hanya ingin Rian kesal.


tapi masalah nya kenapa?kenapa harus berbuat seperti itu?apa diantara mereka berdua ada masalah? itu lah yang di pikir kan Rachel.


^^^Tbc.^^^