Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 21



''anak kecil,ayo kita berangkat''ajak asisten pribadi eiden. ''uhm''balas Rafael mengangguk dan ikut asisten pribadi eiden untuk pergi dari sana dan meninggal kan eiden yang berdiri menatap punggung kecil Rafael.


kenapa eiden masih ada di tempat? mungkin eiden masih marah karena perkataan Rachel yang menyebut diri nya sebagai tamu pengganggu.


''hmmp tamu pengganggu yaa''guman eiden dalam hat, seketika wajah eiden berubah menjadi menggelap.


...•••••...


eiden mengambil ponsel nya di saku jas nya dan kemudian menelepon Rachel.di sisi Rachel yang tengah asik berjalan, tiba dia di ganggu dengan ponsel nya yang berdering, Rachel pun melihat siapa yang menelpon dan ternyata itu adalah si pengganggu yang dimaksud dengan Rachel.


''huh sungguh pengganggu''guman Rachel dalam batin dengan kesal.Rachel pun dengan terpaksa mengangkat telepon nya kemudian berkata ''halo,ada apa? ada yang bisa saya bantu?''dengan cepat Rachel langsung berbicara profesional kepada eiden dan bertanya dengan sopan. ''tidak''balas eiden dengan singkat.


''tapi manajer Rachel aku ingin bertanya''lanjut eiden. ''oh ya?silahkan anda mau menanyakan hal apa?''kata rachel. ''manajer rachel,kau punya seorang anak kan?''kata eiden santai membuat Rachel yang berada di sebrang telfon tersebut terkejut sekaligus bingung.


kenapa kok bingung?yah dia bingung kenapa eiden bisa tau kalau dia punya seorang anak padahal Rachel tidak pernah mengungkit nya di hadapan Eiden.


''kenapa tuan eiden menanyakan hal itu?''tanya Rachel dengan suara yang sedikit bergetar. ''aku akan berbicara secara langsung saat kita bicara nanti''kata eiden kemudian langsung menutup telfon nya secara sepihak.


Tut..tutt..tutt...


''hah?''beo Rachel. ''apa kata nya?bicara secara langsung?bicara tentang apa?kenapa dia bisa tau tentang Rafael?''guman Rachel dalam batin bertanya tanya. ''tidak mungkin''lanjut Rachel yang masih berbatin.


di saat Rachel sedang sibuk melamun tiba tiba ada tangan yang menarik narik kemeja bawah nya pelan,Rachel melihat siapa yang menarik kemeja bawah nya dan ternyata itu adalah putra nya,Rafael.


''mami ada apa?apa ada yang salah?''tanya Rafael sambil mendongak kan kepala nya ke atas. ''aku lihat mami diam berdiri di sini dan termenung''lanjut nya. ''apakah mami mengalami masalah?''lanjut Rafael bertanya.


''Rafael kau pergi ke ruang tunggu dulu ya dan tunggu mami di sana, mami ada pekerjaan yang harus di ururs terlebih dahulu sebentar''kata Rachel. ''baiklah''jawab Rafael kemudian pergi ke ruang tunggu.


dengan cepat Rachel segera pergi dari sana dan ke ruangan eiden untuk menanyakan hal tadi,saat tiba di dalam Rachel dapat melihat eiden yang tengah duduk santai di sofa sambil menyeruput kopi di tangan nya.


mata Rachel beralih menatap meja yang berada di hadapan eiden,rupa nya di meja sana ada banyak foto Rafael, Rachel terkejut kenapa banyak foto Rafael di situ apa eiden memata matai Rafael hanya untuk mengancam diri nya pikir Rachel yang tidak tidak.


''oh foto Rafael?apa dia berniat mengancam diri ku dari rafael?huh sungguh berani nya,tak akan ku biar kan itu terjadi''guman Rachel dalam batin.


''em kau di sini?''tanya eiden yang menyadari ada nya Rachel yang tengah berdiri di depan nya sambil menatap diri nya dengan amarah yang menggebu gebu.


disaat eiden merasa Rachel yang tidak menjawab pertanyaan nya eiden langsung menyuruh Rachek untuk duduk supaya suasana nya tidak terlalu tegang di sana ''duduk lah''pinta eiden namun tetap tidak di tanggapi oleh Rachel.


dengan kesabaran yang masih sisa sedikit eiden memulai pembicaraan dia berkata ''aku akan langsung ke intinya saja, dalam tiga hari ke depan aku ingin membawa Rafael ke Inggris''kata eiden yang tiba tiba.


''tidak boleh''kata Rachel dengan suara yang sedikit meninggi,mungkin karena kaget anak nya akan di bawa pergi.''itu terlalu terus terang bukan? bagaimana dia bisa mengatakan itu dengan sangat mudah?''lanjut Rachel berbatin dengan kesal.


''tapi itu hanya untuk brand pakaian anak anak bangunan di Inggris itu akan menjadi tempat yang cocok untuk pemotretan,masa Rafael tidak di perboleh kan untuk pergi?bukan kah rafael midel nys?''kata eiden.


''hah?apa?apakah dia ingin Rafael untuk pergi pemotretan?apakah dia adalah bos rafael?oh tidak ku kira dia akan menculik Rafael untuk mengancam ku menjadi penurut''batin Rachel bodoh.


^^^Tbc.^^^