Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 19



klik klik klik...


''bagus!bagus!sangat bagus''kata fotografer tersebut. ''tolong perlihat kan senyuman mu adik kecil''kata nya lagi yang memerintah Rafael.


dengan senang hati Rafael pun menuruti nya, aktivitas itu terhenti karena kedatangan eiden yang tiba-tiba.


''oh boss anda kemari''kata seorang karyawan lelaki namun eiden tidak menjawabvnya justru dia menatap Rafael dengan kaget.


''anak ituu..''guman eiden dalam hati menggantung.


...•••••...


''oh iya bos itu anak yang saya bicarakan sebelum nya bagaimana menurut anda''tanya seorang karyawan eiden yang bermama direktur yu.


''tidak buruk''jawab eiden kemudian pergi meninggal kan direktur yu. ''saya tau anda akan menyukai nya''balas direktur yu dan di abaikan oleh eiden. ''tunggu!nanti panggil orang tua dari anak ini untuk menemui ku''perintah direktur yu.


''tidakk! aku tidak membawa orang tuaku kemari''kata Rafael menyela. ''bagaimana jika kita mulai dengan tanda tangan kontrak terlebih dahulu''tawar Rafael.


''jika anda setuju dengan persyaratan yang aku ajukan aku akan menandatangan kontrak yang anda buat''lanjut Rafael.


''oh apa syarat mu?''tanya eiden tiba tiba yang sudah berada di belakang rafael.rafael pun menoleh ke belakang menatap eiden dengan mendongak kan kepala nya karena tubuh eiden yang tinggi.


''emm bagaimana jika kita bicarakan di ruangan mu saja,di sini tidak enak''ucap Rafael. ''baiklah ayo pergi''kata eiden dengan datar kemudian pergi ke ruangan nya di ikuti Rafael, direktur yu dan juga asisten pribadi nya serta beberapa karyawan .


''huh anak ini masih kecil sudah banyak permintaan saja''guman eiden dalam batin.


akhirnya mereka berempat sudah sampai di dalam ruangan eiden,eiden langsung saja duduk di sofa dan menyuruh Rafael untuk duduk di hadapan nya ''duduk lah''perintah eiden pada Rafael.


dengan senang hati Rafael duduk di sofa depan eiden,sedangkan direktur yu, asisten pribadi eiden dan juga beberapa karyawan lain nya yang ikut hanya bisa berdiri di belakang eiden tanpa bicara sedikit pun.


''apa syarat mu?''tanya eiden menatap Rafael dengan wajah datar nya dan melipat kan ke dua tangan nya di dada.


''aku hanya ingin uang muka untuk dua tahun kontak''ucap Rafael membuat mereka semua yang berada di sana kaget dan berteriak hal sama ''apa''kata mereka secara kompak.


''anak ini belum dewasa tapi dia sudah punya ke inginan besar''kata salah satu karyawan sambil berbisik pelan. ''iya ituu''balas karyawan satu nya yang ikut berbisik pelan juga.


''sungguh ini sangat merepotkan jika aku dan mami ku terus berpindah pindah rumah.aku tidak ingin mami dan aku tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap maka dari itu aku ingin mengambil uang itu terlebih dahulu''lanjut Rafael.


''hm?apa anak ini tidak punya tempat tinggal tetap?dan di mana ayah nya?apa dia tidak mempunyai seorang ayah?''tanya eiden dalam batin ke bingungan.


''lalu...''


''apa yang membuat diri mu berfikir bahwa aku akan setuju dengan syarat yang kau ajukan?''tanya eiden.


''itu karena kau tidak bisa menemukan model yang lebih baik dari pada aku''jawab Rafael dengan percaya diri nya yang tinggi.


''oh ya?apa alasan nya sampai sampai kau bisa berfikiran seperti itu?''tanya eiden pada Rafael lagi.


''pertama,saat audisi kemarin anak lain nya hanya di foto satu kali sedang kan aku di foto berkali kali.ke dua,aku dengar dari orang orang kalau anda sudah berkeliling ke banyak berbagai negara hanya untuk seorang model anak anak.dan yang ke tiga, anda seorang bos besar datang ke sini hari ini,dan anda bernegoisasi dengan ku secara langsung arti nya anda sudah memelih ku sebelum nya''jawab Rafael menjelas kan dengan panjang lebar.


semua orang yang berada di sana terdiam menatap Rafael kaget,mereka semua berfikir bagaimana bisa ada anak yang ppikiran nya sangat luas seperti itu,sedangkan eiden dia hanya menatap Rafael datar sebelum mengucap kan sesuatu.


''oke aku setuju dengan persyaratan mu barusan''ucap eiden ke pada Rafael membuat Rafael tersenyum puas.


''direktur yu,tolong beri tau orang tua anak ini untuk segera menandatangani kontrak''lanjut eiden berucap ke pada direktur yu.


''ahh baiklah baiklah, saya akan menyiap kan kontrak nya segera''jawab direktur yu kemudian berpamitan pergi ke pada eiden untuk membuat kontrak itu.


Rafael bangun dari duduk nya dan berjalan ke arah eiden,Rafael berhenti tepat di hadapan Eiden kemudian dia menjulur kan tangan nya berniat untuk bersalaman.


gerakan yang di lakukan Rafael dari tadi terus di pantau oleh eiden dengan tatapan bingung nya tapi meski eiden ke bingungan dia pasti akan menampil kan wajah datar nya itu.


''baiklah tuan ketua,aku harap kita akan bekerja sama dengan baik dan semoga kerja sama kita juga ikut berjalan dengan baik''ucap Rafael sambil menjulur kan tangan nya ke arah eiden.


eiden membalas uluran tangan Rafael dan berucap ''oke,semoga kerja sama kita selalu berjalan dengan baik.aku mengakui mu''balas eiden.


^^^Tbc.^^^