Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 64



‘’kau kenapa ada yg sakit?dimana?kepala mu?bukan kah tadi kamu baik baik saja?kenapa sekarang jadi begini?tunggu aku,aku akan memanggil kan mu dokter dan membawa kan air hangat’’kata eiden yang menjadi cerewet namun merawat nya itu dengan raut wajah khawatir nya.


...•••••...


pada akhir nya eiden menyuruh asisten pribadi nya untuk menelfon kan dokter nya,menyuruh nya kemari,setelas selesai menelfon eiden langsung ke dapur untuk mengambil air hangat.


Eiden mengambil gelas kosong dan menuang kan air panas tersebut ke dalam gelas,setelah selesai menuang kan nya eiden segera pergi ke kamar rachel,menghampiri nya,tal lupa juga eiden membantu rachel duduk dan menyuruh nya minum air hangat tersebut.rachel meminum nya meski sedikit sihm,tapi dia sudah sedikit membaik dan sudah sedikit tenang.


''sudah lah jangan panggil dokter kemari,asku sudah lebih baik sekarang''kata Rachel.


''tapi-''kata eiden terpotong karena Rachel menyela nya. ''tidak apa bukan kah kita akan pergi ke Inggris sekarang jadi aku akan siap siap dulu''kata Rachel yang memotong ucapan eiden sambil berusaha berdiri.


eiden pun membantu Rachel berdiri ''kamu beneran tidak apa?''tanya eiden memastikan. ''hmm''dehem Rachel di akhiri senyuman tipis dan berjalan pergi ke kamar mandi.


...


Eiden duduk menunggu di sofa ruang tamu rumah rachel,sesekali dia melihat ke jam tangan nya untuk melihat wakt,tiba tiba Rafael datang menghampiri eiden.


''selamat pagi paman eiden''sapa rafael. ''pagi''balas eiden. ''eh paman Eiden sudah datang ya?''tanya Rafael yang sudah menghampiri eiden lalu dia duduk di sebelah eiden.


eiden tersenyum lalu mengelus surai hitam Rafael ''hmm ya,kamu sudah siap rupa nya''kata eiden.


''ayo pergi aku sudah siap''kata Rachel yang tiba tiba datang,Rafael kaget atas kedatangan mami nya yang tiba tiba begitu pula dengan eiden yang ikut kaget.


Bandara.


tepat nya di ruang tunggu VIP bandara.


''oh iya paman,aku membawa kue buatan mami ku kemari,apa kau ingin mencoba merasakan nya?''tanya Rafael dan di balas anggukan kepala eiden.


Rafael merogoh tas kecil yang di gendong nya dan mengambil sebuah kotak yang berisi kan kue buatan Rachel. ''ini ambil lah,ini dari mami'kata Rafael menyerah kan sekotak kue nya.


eiden tertegun sebentar sebelum mengambil kue buatan Rachel ''hmm!?dia membuat kue ini sendiri?''guman nya dalam batin.


''rafael...''batin Rachel geram. ''kau bocah busuk!aku itu sudah bekerja sangat keras membuat kue untuk mu dan kau dengan santai nya malah memberikan nya dengan si eiden pria brengsek ini''geram Rachel mengepal kan tangan nya erat.


''opppsss,aku lupa!mami tidak mengizin kan ku untuk mengatakan siapa yang membuat kue itu''kata Rafael yang pura pura terkejut sambil menutup mulut nya dengan tangan kanan nya.


''heyy dasar bocahh,kau ini sedang pura pura kah?mengapa bisa begitu jika pura pura''batin Rachel.


eiden memperhatikan setiap inci kue dari Rachel ''paman! kenapa hanya di perhatikan saja,cepat lah cicipi''kata Rafael yang tidak sabar akan hasil dari kue buatan mami nya.


^^^Tbc.^^^