Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 36



''bagiku itu tidak lah penting, aku tidak menyukai mu, bagiku kamu itu bukan lah tunangan ku,bagiku juga kamu itu hanya lah seekor lalat pengganggu''ucap Rian dengan nada yang masih sama yaitu datar.


''riann''teriak wanita itu dengan penuh amarah.


''bukan kah perkataan mu barusan itu sedikit keterlaluan''lanjut wanita itu lagi.


...•••••...


''aku sama sekali tidak berhutang apa pun pada mu,jadi kamu jangan mengikat ku seperti ini, itu membuat aku tidak nyaman''kata Rian. ''sudah lah aku tidak ingin beromong kosong lagi dengan diri mu, aku akan kerja shift pagi besok jadi aku akan pulang dulu aku tidak akan mengantar mu''ucap Rian kemudian langsung pergi.


kembali ke sisi Rachel dan juga eiden,di mana eiden dan Rafael yang sudah berada duduk dalam mobil dan Rachel yang masih tetap berdiri di luar menatap pintu mobil yang terbuka itu dengan bingung.


''tuan eiden apa apa an ini?apa maksud nya ini?''tanya Rachel dengan bingung. ''nona Rachel lebih baik anda segera masuk jangan biar kan Rafael menunggu lama karena seperti nya dia sudah ke lelehan''kata eiden dengan santai nya.


''apa apaan ini?ini adalah mobil ku,aku menyuruh seseorang untuk mengambil mobil ku dirumah dan mengantar nya kemari dan tak menyangka bahwa si eiden ini ikut masuk ke dalam mobil ku''batin Rachel yang sedang kesal.


''haiss ini beneran..beneran keterlaluan''batin Rachel lagi. ''baiklah terserah kau saja''kata Rachel sambil melempar kunci mobil ke arah asisten pribadi eiden dan dengan sigap asisten itu menangkap nya.


''ayo jalan''perintah eiden. ''baik''jawab asisten nya.asisten itu pun melajukan mobil nya meninggal kan parkiran tersebut.


saat di perjalanan eiden membuka suara menanyakan ulang tahun Rafael ''rafael, apa ulang tahun mu di bulan Desember?''tanya nya.


''iya,lebih tepat nya tanggal 17 desember''jawab Rafael. ''oh begitu ya,apa kau membawa pasaport mu?''tanya eiden lagi. ''iya, ini passport mami dan aku''ucap Rafael sambil menyerah kan dua passport yang tak laian adalah passport milih diri nya sendiri dan mami nya,dia menyerah kan nya pada eiden dengan santai,Tampa beban dan dosa.


jika Rafael menyerah dan passport itu tanpa beban dan dosa berbeda dengan Rachel yang sedang di landa ke kagetan ''ahh setan kecil ini, bagaimana bisa dia memberikan passport ku begitu saja''batin Rachel.


''tidak,tidak bisa,aku harus segera mengambil nya kembali''batin Rachel lagi.rachel mengulur kan tangan nya berusaha mengambil passport yang sudah berada di tangan eiden namun siapa sangka bukan passport yang di pegang Rachel.


''ahh,bagaimana ini? bagaimana bisa aku malah memegang tangan nya,seharus nya aku merebut passport itu dari tangan nya bukan malah memegang tangan nya''batin Rachel yang kaget untuk yang ke dua kali nya.


yap benar,yang di pegang oleh rachel itu adalah tangan eiden,niat nya sih rachel ingin merebut passport dari tangan eiden ehh malah nyasar ke tangan eiden.


^^^Tbc.^^^