Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 23



''pulpen''kata rachel singkat.rafael menoleh kepada lelaki yang mengikuti nya sedari tadi bermaksud untuk meminjam sebuah pulpen.lelaki itu mengeluar kan pulpen dari jas nya dan langsung di berikan pada rachel.setelah selesain tanda tangan kontrak rachel langsung berpamitan untuk pergi pada rafael menemui tamu nya.


Flasback off


''Jadii?''kata eiden sambil mengangkat sebelah alis nya menatap rachel dengan datar. ''hehe itu salah ku''balas rachel yang sudah pasrah.


...•••••...


''oke jadi bagaimana?''tanya eiden memastiksan. ''oke aku setuju,tapi rafael harus berada dalam pengawasan ku jadi...''ucap rafael menggantung.


''oke oke kau akan ikut''kata eiden menyela. di saat merasa pembicaraan di antara mereka sudah selesai rachel langsung berpamitan pergi,sedangkan eiden,dia juga ikut pergi dari sana tapi beda nya eiden pergi nya ke kamar mandi.


kini rachel sudah berada di depan pintu dan akan keluar,tapi tiba tiba ada suara keras yang berasal dari kamar mandi dan rachel memberhentikan jalan nya dan berlari ke arah kamar mendi teersebut.


bukan karena apa,tapi tadi eiden pergi nya ke arah kamar mandi,rachel takut sesuatu terjadi pada eiden maka dari itu dia berlari untuk memastikan benar tidak nya,kalau sampai terjadi seusuatu pada eiden pasti rachel akan dapat masalah karena tidak melayani tamu dengan benar. saat dia sudah tiba di depan pintu kamar mandi,dapat di lihat banyak air di lantai kamar mandi.


rachel memutus kan untuk melihat lebih dalam lagi,dan tebak apa yang rachel lihat... rachel melihat eiden yang sudah basah basahahan dan tangan eidsen sedang menghentikan air yang terus mengalir dari kran bak mandi tersebut.


dan dengan segera rachel menghampiri eiden dan menarik nya kebelakan nya,kemudian rachel langsung memegang kran yang tadi nya di pegang oleh eiden.


air muncrat ke arah wajah rachel membuat rachel basah dan kaca mata yang di pakai nya terlepas dan terjatuh bahkan tali rambut nya saja juga ikut lepas. dan karena hal itu pula yang membuat wajah cantik rachel terlihat jelas dan sempurna.


karena hal yang tak terduga ini terjadi begitu saha dan membuat hati eiden berdegup kencang dengan wajah yang sedikit merah merona namun mata nya tetap terus menatap ke arah rachel dengan tatapan kagum.


''wanita ini..''kata nya dalam batin menggantung. ''wanita ini sungguh cantik jika seperti ini,tapi kenapa aku merasa tidak asing dengan nya''lanjut eiden dalam batin lagi


''ahh''kaget Rachel karena pergerakan eiden yang tiba tiba mengunci diri nya di dinding. ''apa yang kau lakukan tuann,lepaskan...''kata Rachel yang berusaha memberontak.


''sebenarnya...siapa kamuu...''tanya eiden pada rachel,Rachel yang tadi nya memberontak menjadi diam dan menatap eiden dengan bingung.


''bukan kah sudah jelas bahwa aku adalah rachel''kata Rachel Tampa menoleh ke arah eiden sedikit pun sambil menekan kata Rachel dan menatap tajam eiden meski itu tidak berpengaruh apa apa terhadap eiden.


''kenapa..kenapa kau tidak melihat mata ku saat menjawab nyaa'''kata eiden kemudian memegang ke dua pipi Rachel dengan satu tangan nya dan mengarah kan nya ke wajah diri nya supaya Rachel menjawab sambil menatap diri nya itu.


''tuan eiden,tolong sopan lahh pada wanita,kalau anda terus seperti ini saya akan berteriak untuk minta tolong''ucap Rachel yang terus berusaha memberontak.


''lima tahun yang lalu,wanita malam itu,itu kau bukan?''tanya eiden sambil menatap mata rachel sedang kan rachel terus berusaha mengalih kan pandangan nya.


''tuan eiden..aku sungguh tidak tahu apa yang sedang kau katakan ini mungkin kau salah mengenali orang''jawab Rachel yang masih mengalih kan pandangan nya dari eiden bahkan cara bicara nya saja menjadi gugup.


''lalu jika itu bukan diri mu mengapa kamu bisa menjadi gugup seperti ini?''tanya eiden. ''haiss apakah kau bodoh, aku gugup karena aku adalah perempuan normal, dan aku sedang di pojokan oleh diri mu dan yang paling parah nya dengan penuh amarah,tentu saja aku gugup dan siapa pun akan menjadi gugup jika seperti ini''balas Rachel.


''apahh!dia bilang bahwa aku pemarah dan tidak normal''kata eiden dalam batin kesal.dengan kesal sekaligus amarah karena ucapan dari Rachel dan membuat eiden mencium bibir Rachel kemudian ******* nya.


Rachel menjadi terkejut untuk yang ke dua kali nya,tangan Rachel mendorong wajah eiden dengan sekuat tenaga nya dan sedikit kasar membuat eiden sedikit meringis ke sakitan dam melepas ******* nya.


''apa..apa yang kau lakukan''kata Rachel dengan marah lalu menghapus bekas ciuman tadi dengan tangan nya secara kasar. ''lepaskan aku''lanjut Rachel lagi dengan memberontak,dan kebetulan eiden sedang lengah dan pada akhir nya rachel terbebas dari eiden lalu langsung lari.


^^^Tbc.^^^