Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 29



eiden pun mulai mengambil map tersebut dari tangan asisten nya dan mulai membuka serta membaca nya.


''hah?17 desember? berdasarkan tanggal nya wanita ini harus nya hamil di bulan April...waktu nya sangat pas''kata eiden dalam batin yang mulai kaget.


''jangan bilang kalau aku beneran tidak salah mengenali orang,rachel.. apa benar itu dia? kalau begitu anak itu itu adalah...''ucap eiden dalam batin lagi yang semakin di buat kaget karena membaca informasi itu.


...•••••...


dengan segera dan bangkit dari duduk nya dan mengambil jasnya nya sambil berkata ''cepat siapkan mobil aku yang akan menjemput mereka berdua''kata eiden sambil berjalan keluar.


di sisi Rachel dan Rafael yang saat ini sudah siap.


''mami''panggil Rafael dan Rachel pun menoleh kearah anak nya. ''iya''balas Rachel. ''aku sudah siap,apa mami juga sudah siap?''ucap Rafael yang kini sudah siap. ''iya iya mami akan siap sebentar lagi,jangan buru buru gitu okee''jawab Rachel dengan santai dan mulai keluar dari kamar nya.


''aaa ma mami''kata Rafael dengan kaget. ''tadaa mami sudah siap''ucap Rachel yang sudah berdiri di depan Rafael sedangkan Rafael hanya menampil kan wajah kaget nya.


''err apa mami tidak merasa bahwa pakaian yang mami pakai itu terlalu biasa''tanya Rafael yang berusaha memastikan bahwa mami nya salah memakai pakaian karena saat ini baju yang mami nya kenakan itu adalah seperti baju olah raga saja.


''ohh tentu saja tidak,bukan kah ini cuma makan malam saja jadi kenapa mami harus berpakaian yang cantik,lagian ini bukan kencan''jawab Rachel.


di saat mereka sedang berbicara tiba tiba ada bell berbunyi yang tanda nya bahwa ada seorang tamu yang datang.


Ting dong...


bukan nya ppergi ganti baju Rachel malah diam di tempat sambil melihat ke arah pintu dan berguman''siapa itu?''tanya Rachel sambil berguman.


Clek


pintu pun terbuka.


''selamat malam''kata tamu itu.''ehh paman Eiden yaa?sudah datang rupa nya''kata Rafael,rupa nya yang datang bertamu tak lain dan tak bukan adalah eiden.


''apa kau menjemput kami secara pribadi?''ucap Rafael sambil bertanya. ''umm''jawab eiden sambil mengangguk kan kepala nya pelan. ''boleh kah aku masuk?''tanya eiden.


''oh tentu saja,paman..silahkan masuk''kata Rafael mempersilah kan eiden masuk.mata Rafael menangkap sosok mami nya yang masih diam di tempat melihat diri nya dan eiden dengan datar.


''eh mami kenapa masih di situ''kata Rafael canggung namun dalam batin nya rafael sedang kesal pada mami nya itu karena tidak lekas berganti pakaian nya.


''oh iya paman biar aku perkenal kan ini adalah...''ucap rafael yang terpotong karena Eiden yang mulai membuka suara nya.


''sudah lah kau tidak perlu memperkenal kan kami, kami sudah saling mengenal dan kita sungguh sangat mengenal benar begitu rachel''ucap eiden sambil menatap Rachel dengan tatapan yang sulit di artikan membuat rachel bingung dengan tatapan yang di berikan oleh dosen pada diri nya.


^^^...Tbc....^^^