Meet Again After Long Time

Meet Again After Long Time
Bab 40



karena kenyataan nya Rachel hanya menampil kan wajah datar nya menatap eiden dengan kesal. ''jangan kejar aku lagi,aku tidak tertarik sama sekali pada mu''kata Rachel.


''itu bukan lah masalah yang besar,aku bisa mengejar mu karena aku yang tertarik pada mu jadi tidak ada masalah bukan''jawab eiden dengan mudah nya dan pergi melanjut kan perjalanan pulang.


...•••••...


''brengsek''batin Rachel kesal. ''hmph, aku bahkan tidak bisa menyinggung mu aku akan sembunyi saja,lagian entah kenapa aku merasa jika bersama nya itu adalah hal yang berbahaya jadi pergi dari hadapan nya saja''batin Rachel yang kini sudah berada dalam kamar nya.


''tapi sangat sulit mencari sekolah yang cocok dengan Rafael dan aku baru saja nyaman hidup di sini jadi kenapa aku harus pergi?''batin Rachel bingung sendiri. ''sialan''umpat Rachel yang tidak tau harus berbuat apa.


Rachel yang tidak tau harus apa dan dia lebih memilih pergi ke kamar rafael,menghampiri nya dan duduk di tepian kasur.


''anak ku,asal kau selalu terus bersama diri ku,sesulit apa masalah ku dan situasi yang akan di hadapi,mami tidak akan takut''batin Rachel sambil mengusap pipi Rafael dengan penuh ke lembutan.


Rachel berdiri dari duduk nya dan membenar kan selimut serta posisi tidur Rafael tapi ada sesuatu yang mengganjal di bawah selimut akhir nya rachel membuka sedikit selimut itu,rupa nya ada sebuah buka di dalam nya,Rachel pun mengambil buku itu dan membuka nya.


''rafael adalah anak yang sangat berbakat dalam menggambar, tapi dia tidak bisa menyelesai kan gambar ini karena aku yang tidak pernah cerita tentang ayah nya yang seperti apa''batin Rachel yang sedih.


''maaf kan mami karena mami melupakan wajah ayah mu, seperti apa wajah nya?apa pekerjaan nya? dan apa ke ahlian nya? aku bahkan tidak tahu semua itu,tapi yang selalu ada di pikiran ku dia adalah pria itu pasti sangat luar biasa''batin Rachel merasa bersalah.


''tentu saja liar biasa,pria yang di cintai oleh ku harus luar biasa jika tidak kenapa bisa aku mencintai nya''batin Rachel yang terlalu percaya pada diri nya sendiri.


Rachel kembali ke kamar nya dan duduk termenung di tepian kasur nya melihat ke arah luar jendela.


tak sengaja mata nya melihat seseorang yang sedang mengawasi rumah nya,rachel mendekat ke arah jendela dan memegang jendela itu dengan satu tangan nya sambil berbatin ''huh pantas saja dia tadi pergi begitu saja dengan mudah nya, rupa nya itu karena dia menyuruh seseorang untuk mengawasi ku apa dia begitu takut kalau aku akan pergi dan kabur?''batin Rachel terkekeh sinis.


''tapi kenapa dia begitu takut aku pergi?''batin Rachel lagi yang sedang di landa ke bingung. ''sudah lah lebih baik aku tidur saja''lanjut nya kemudian pergi kembali ke kasur nya dan tidur.


^^^Tbc.^^^