Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Teledor



Kedua pintu kamar yang bersebelahan terbuka hampir dalam waktu bersamaan.


Untuk sesaat mereka berdua membeku didepan pintu masing-masing dengan tangan masih berpegang di daun pintu.


mereka saling memandang dan mengagumi penampilan satu sama lain.


Aeron yang mengenakan kaos polos putih dan kemeja dengan warna yang senada, dipadukan dengan celana jeans robek kekinian, serta sepasang sneakers berwarna putih, menjadikan dirinya terlihat begitu tampan dengan outfits santai pilihan Clara tersebut.


Begitu juga dengan Clara yang mengenakan tank top putih jenis frill trim one shoulder dengan paduan skinny jeans berwarna pudar serta high heels hitam dengan tinggi 7 cm.


gaya rambut yang dicempol berantakan ala korea memperlihatkan leher jenjangnya yang putih mulus, menambahkan kesan cantik dan juga sexy.


“Ekhem! Ekhem”


Dehaman Clara membuyarkan fikiran kotor yang sempat singgah didalam kepala Aeron bagian otak mesumnya.


Aeron menarik nafas panjang kemudian menghembuskan nya ke udara, untuk mencoba menghilangkan kegugupannya.


“apa sudah siap?” tanya Aeron


“Sudah, Ayo!”


ajak Clara merangkul lengan Aeron layaknya sepasang kekasih.


Aeron tersenyum lebar saat tangan mungil clara berinisiatif untuk merangkulnya terlebih dahulu.


Sampai dibasement Aeron membukan pintu mobil untuk Clara.


“thank you” ucap Clara.


“your welcome” balas Aeron


Dengan gerakan memutar Aeron masuk kedalam mobil bagian kemudi, setelah memposisikan diri dia mulai melajukan mobilnya menuju kesalah satu nightclub yang cukup Hits dikota F.


________


20 menit setelah perjalanan ...


STAR LIGHT NIGHTCLUBS


Malam minggu suasana club nampak lebih ramai dari hari biasanya.


Kelap-kelip lampu serta hingar-bingar music mulai memekakkan telinga ketika kaki mereka melangkah masuk.


“Aku akan pergi ke ruang ganti, sekalian bersiap-siap” ucap Clara berpamitan kepada aeron


“Kau mau aku antar?”


“Tidak usah” tolak Clara, “biar aku sendiri saja, kau tunggulah di sana” tunjuknya kearah sofa yang sudah biasa di sediakan untuk dirinya & bella.


tanpa Clara ketahui jika Aeron juga sudah mengetahui hal itu.


(Jangan tanya dari mana Aeron tau ya guyss..., tentunya karena mas Aeron selama ini sudah menguntit mbak Clara dunk 😅😅)


“ya sudah kalau begitu berhati-hatilah” balas Aeron


“Jangan khawatir”.


ucap clara lalu mengedipkan sebelah matanya.


“sedikit banyak aku juga belajar cara melindungi diri sendiri” imbuhnya membanggakan diri.


Aeron tersenyum sebelum membalas ucapan Clara.


“Aku percaya itu”. ujarnya merapikan sedikit anak rambut Clara yang berantakan.


“Kalau begitu aku pergi sekarang” ucapnya berpamitan kembali.


“Hem” Jawab Aeron.


Belum lama Clara melangkahkan kakinya, Hp di saku celana Aeron bergetar, sebuah panggilan masuk dari salah satu sahabat terbaiknya.


📳 ----> (Alen calling)


...“Halo dude, where are you?”...


...“ada apa kau menelponku?” tanya balik Aeron...


...“sungguh kebiasaan burukmu jika ditanya malah balik bertanya! ada dimana? mengapa berisik sekali?”...


...“yang jelas bukan kuburan” balas Aeron bercanda...


...“Come on bro, seriuslah sedikit kalau menjawab”...


...“katakan ada perlu apa?” lagi2 Aeron mengacuhkan pertanyaan dari alen sehingga membuat sahabatnya itu semakin kesal....


...“Ya sudah kalau tidak mau memberitahu! Aku bisa mencarinya sendiri!” ucap Alen kesal...


...Aeron tertawa keras, lalu berkata “Okay jika begitu,, see you soon”...


...“dasar Aeron sialan! awas saja nanti kalau kete--” makian Alen terhenti saat Aeron mematikan panggilan secara tiba-tiba tanpa memberitahukan alamat nya....


...Tutt ......


Alen menggeram kesal ketika ucapannya terputus karena Aeron mengakhiri sambungan secara sepihak.


Dengan menggunakan sedikit skill nya Alen mulai melacak dimana letak posisi Aeron saat ini.


“Ok! I got it” ucapnya tak kala menemukan sebuah titik lokasi. dia pun mulai melajukan mobilnya menuju lokasi.


________


Di tempat lain Kevin masih sibuk memantau bella, dia mengikuti gadis itu dari satu tempat ketempat lain.


Mulai dari cafe pergi kesebuah apartment, dilanjutkan ke swalayan kemudian coffee shop, dan terakhir sekarang disini, disebuah Motel sederhana.


“Apa yang rubah itu lakukan disini? apa dia tidak merasa lelah seharian mondar-mandir seperti setrikaan kurang panas?” gerutu Kevin yang sudah sangat lelah.


Bella mengarah kan kaki nya menuju ke sebuah kamar.


Dia mengetuk pintu kemudian menyebutkan sandi pengenalnya,


Tokk ... Tokk


“Destroyer 17”


Cekrekk ...


Seorang laki-laki berumur sekitar 45 tahunan, membukakan pintu.


“Masuklah” perintah nya


Bella langsung menyapa pamannya sekaligus orang kepercayaan dari Om Martin papanya.


“Om jim apa kabar?”.


sapa nya membungkukan setengah badan.


Jimmy tersenyum melihat sopan santun dari keponakan nya itu, dia menepuk pundak bella sebayak dua kali.


“Om baik nak” Jawab nya.


“bagaimana dengan dirimu sendiri?” tanya Jimmy kemudian


“Seperti yang om lihat, aku baik-baik saja” jawab Bella.


Bella menganggukan kepalanya sebelum berkata,“Seperti yang Om perintahkan”.


Bella membuka tas ransel berwarna hitam lalu mengeluarkan sebuah USB flash drive dan beberapa berkas yang dijadikan nya satu dalam sebuah map.


Jimmy segera menerima lalu memeriksa nya. “Kau memang pantas untuk Om andalkan bella, hasilnya selalu memuaskan”.


puji jimmy kepada keponakan nya itu.


Bella tersenyum bahagia atas pujian dari paman nya, “terima kasih Om”


“Tapi bella, aku sedikit kecewa atas keteledoran mu hari ini”


Bella terkejut dangan ucapan Om nya itu, karena dirinya merasa sudah sangat berhati-hati dalam bertindak hari ini


“Apa maksud Om?” tanya nya kemudian.


“Apa kamu fikir hari ini benar-benar tidak ada yang mengikuti mu?”.


tanya jimmy dengan menaikan sebelah alisnya.


Bella hanya diam, dia tau pasti jika Om nya sudah berkata demikian berarti memang dia sudah melakukan sebuah kesalahan.


“Maafkan aku Om, aku sudah mengecewakan mu” ucapnya menundukan kepala


Jimmy kemudian menjelaskan keteledoran bella.


“untung saja yang mengikuti mu bukanlah orang yang berbahaya, hanya seekor tikus kecil yang nakal” ucap Jimmy.


Bella faham apa yang dimaksudkan oleh Om nya tersebut.


“Maafkan aku Om, lain kali aku akan lebih berhati-hati”


“Sudahlah lupakan, Om berharap tidak ada kata lain kali bella”.


ucap jimmy memperingatkan.


“bagaimana keadaan adik sepupumu?”.


tanya Jimmy menanyakan kabar putri semata wayang nya.


“Kabarnya sangat baik dan sekarang dia sedang pergi bersama calon adik iparku”


Jimmy tertawa mendengar gurauan dari keponakan nya itu.


“Aku sangat merindukan nya, katakan padanya besok malam Om akan mengunjunginya, suruh dia masak semua makanan kesukaan Om mu ini kita akan makan malam bersama”


“Baiklah Om akan aku sampaikan, Elan pasti sangat senang mendengar nya! Oh.. iya bagaimana kabar tante disana?”


“Tante mu baik-baik saja, hanya saja sedikit rewel akhir2 ini karena sudah sangat merindukan gadis kecil kesayangan nya. Om akan membawa kalian berdua mengunjunginya setelah menyelesaikan ujian”.


Tidak terasa sudah cukup lama mereka mengobrol, bella akhirnya berpamitan.


“Om, bella pulang dulu! Om jaga diri baik-baik” ucap Bella sambil memeluk pamannya.


“jangan lupa sampaikan salam ku kepada tante, katakan aku sangat merindukan Cookies buatannya”


“Pasti akan Om sampaikan, hati-hati dan jaga diri mu baik-baik!”.


ucap jimmy mengingatkan keponakan nya.


_______


Bella keluar melalui pintu belakang, dengan cara memanjat tembok persis sekali seorang ninja.


dia tau jika Kevin masih berada didepan pintu masuk menunggu nya.


Dibalik tembok nampak sebuah mobil Bugatti berwarna hitam sudah siapkan oleh pamannya.


Seseorang melemparkan kunci kepada nya.


“Hi ... Eric, My big brother”.


sapa bella memeluk kakak angkatnya tersebut yang merupakan orang kepercayaan jimmy sekaligus anak angkat Martin


“aku merindukan mu, sudah lama kita tidak berjumpa”.


ucap bella disela pelukannya.


Eric tersenyum mendengar ucapan manja dari salah satu adik angkatnya itu.


“kamu terlihat semakin cantik El” puji Eric kemudian.


“Thank you”.


ucap bella setelah melepaskan pelukannya sambil menganggat kunci mobil yang sudah berada ditangan nya


“maaf sudah merepotkan mu lagi”.


bella tawa kecil.


“Sudah biasa”.


jawab Eric diiringi galak tawa bella pun ikut tertawa mendengar gurauan Eric.


“Aku pergi dulu, sampai jumpa lagi” pamit bella


“Ya berhati-hatilah dan sampaikan salamku untuk Elan katakan padanya aku merindukan kepiting buatan nya”.


ucap Eric mengakhiri pertemuan mereka


“pasti akan aku sampaikan” balas bella.


Senyuman Devil menghiasi wajah cantik bella saat melajukan mobilnya.


Dia sengaja ingin membalas sedikit kekesalan nya kepada kevin, karena laki2 itu dia sampai mendapatkan teguran.


______


Masih di depan sebuah motel, Kevin tertidur didalam mobil nya karena lelah dan rasa bosan menunggu. dia terbangun karena suara panggilan masuk di Hp-nya


Drtt ... Drtttt ----> Clara Calling 📳


...“Halo ... kev kamu dimana?” ...


...tanya Clara setengah berteriak akibat kerasnya suara music yang memecahkan gendang telinga....


...Kevin langsung tersadar, rupanya dia telah ketiduran....


...“Argh... Shit!” umpat Kevin tanpa sengaja terdengar oleh Clara dan yang lainnya....


...“Kev, are you okay? kenapa ditanya malah makiku?”....


...tanya Clara berpura2 tidak tau...


...“Emh ya, aku- aku baik2 saja, ada apa Ra?” tanya kevin gelagapan...


...“Sudah lebih baik kau segera kesini, kami semua menunggumu”....


...suara Aeron tiba-tiba mengambil alih....


Kevin yang mendengar suara Aeron langsung memijat dahi nya, sebuah perasaan tidak enak menghampiri nya.


tidak ingin membuang waktu lebih lama, kevin langsung memutar mobilnya lalu melaju menuju tempat teman2 nya berkumpul.