Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Terpesona



Lebih dari tiga jam mereka berada di sebuah salon kecantikan yang terkenal di Kota F ini.


sebuah salon kecantikan milik keluarga Wang, yang dikelola oleh Mama nya Alen, Nyonya Liona.


“It’s done. Please, see in the mirror”.


ujar sang Hairstyles laki2 yang memakai makeup dan blush on pink berry lengkap dengan bulu mata palsu nya persis seperti seorang wanita tulen.


“Bagaimana bisa kalian semengagumkan ini, Hah?? kalian pasti akan membuat orang-orang meneteskan air liur nanti malam”.


ucap nya sambil menutup mulut karena kekehan genit.


Clara memilih mengenakan gaun Glamor putri duyung berjenis One-Shoulder Spaghetti strap dengan paduan Manik-manik kristal berwarna merah dan putih.


Sedangkan bella lebih memilih jenis gaun berkerah tinggi dengan taburan kristal berwarna biru muda.


Aeron dan kevin memutar wajah mereka saat mendengar suara ketukan sepatu yang beradu dengan lantai marmer.


Mereka begitu terpukau dengan penampilan kedua gadis yang keluar dengan balutan gaun indah dan riasan make up natural.


Rambut panjang yang biasa di urai digelung keatas menjadi messy bun yang diberi tambahan aksesoris bunga.


menambah kesan Cantik dan sexy sekaligus anggun secara bersamaan kepada sang pemakai.


“Cantik” puji mereka.


Clara menghampiri Aeron, dia berdiri tepat dihadapannya dan dengan gerakan sedikit memutar ia bertanya “bagaimana apa kau menyukainya?”


“Kamu terlihat sangat cantik, dan mataku tidak bisa berhenti memandangimu”.


puji Aeron disertai senyum kekaguman


disisi lain kevin juga terus memandangi kekasihnya tanpa berkedip.


“bagaimana sayang? apa kau puas dengan penampilan ku?”.


tanya bella mengedipkan sebelah mata


“Hem, Cantik dan--”


kevin menghentikan ucapannya, dia mengelilingi tubuh bella lalu tersenyum nakal tepat dihadapan nya.


“Kamu nampak sempurna memakai gaun ini, terlihat lebih sexy, membuat ku ingin memakan mu saat ini juga”.


bisik Kevin ditelinga bella menjadikan wajah gadis itu bersemu merah


Aeron yang menggunakan stelan Classic White Suit dan bagian dada dibiarkan sedikit terbuka menambah kesan Karismatik nya sebagai cowok Cool.


Sedangkan Kevin memilih stelan berwarna Dark blue dengan sedikit motif dipadukan dengan dasi berwarna hitam, serta model rambut yang di tata sedikit acak2an.


Sementara Alen mengenakan stelan jas hitam tanpa dasi dengan kemeja putih sebagai dalaman.


“Apakah semuanya sudah selesai?”.


tanya Kevin yang diangguki oleh kedua gadis itu.


Mereka Langsung berpamitan setelah sedikit berbasa-basi dan mengatakan terima kasih kepada penata rias yang bermana Magi tangan kanan dari Nyonya Liona.


“Kalau begiitu tunggu apa lagi, ayo kita berangkat”.


ajak kevin.


Mereka keluar dari salon menggandeng pasangan masing2.


Aeron yang membawa mobil sport nya yang berwarna hitam.


dia membukan pintu untuk clara, mempersilahkan gadisnya untuk duduk dikursi co-drive dan membantu nya memakai seatbelt setelah itu dengan cepat mencuri sebuah kecupan di pipi membuat clara sedikit cemberut karena takut riasan nya akan rusak.


Begitu pula dengan kevin yang membawa mobil sport berwarna Merah.


dengan hati2 dia membukan pintu untuk gadis pujaannya, setelah memasangkan seatbelt dengan gerakan memutar dia menuju ke kursi kemudi.


Malam ini Aeron mengadakan sebuah party lain sebagai wujud rasa terima kasih nya kepada team perusahaannya atas pencapaian yang telah mereka dapat.


tapi terlebih dahulu mereka harus pergi menghadiri pesta ulang tahun yang fanny.


Perjalanan hanya memakan waktu kurang lebih 15 menit kegedung hotel tempat acara berlangsung.


kebetulan hotel yang digunakan merupakan hotel milik keluarga Chen tepatnya keluarga Kevin.


Sementara Alen karena suatu alasan tidak bisa pergi bersamaan dengan mereka.


dia langsung menunggu di lobby hotel sesuai dengan kesepakatan mereka bertiga.


“mengapa mereka lama sekali?”.


gerutu Alen yang sudah lebih dari 15 menit menunggu.


“lebih baik aku masuk terlebih dahulu daripada menunggu di sini sunda seperti seorang sekuriti saja”.


ketika Alen hendak melangkahkan kakinya untuk masuk, Aeron dan yang lain nya.


“akhirnya kalian tiba juga! Mengapa lama sekali baru datang?”.


ucap Alen menghampiri keempat temannya.


Baru saja hendak melemparkan segala macam komplain-an nya mulut Alen dibuat menganga ketika melihat dua gadis yang sangat cantik turun dari dalam mobil kedua sahabatnya itu.


“Minggir-minggir para gadis ku telah tiba! Oh My Angel”.


teriak Alen mendorong kedua sahabatnya menghampiri kedua sosok gadis yang terlihat begitu cantik.


“Aku tidak menyangka kalian akan terlihat begitu cantik dengan gaun rancanan mama?” ujar dengan pupil mata terbuka lebar.


Alen sengaja memposisikan dirinya diantara Clara dan Bella.


Aeron dan kevin yang tidak terima, hendak menarik paksa Alen untuk melepaskan kedua gadis yang mereka bawa.


Mereka menghentikan gerakannya ketika Alen sudah bersiap2 mengeluarkan jurus pamungkas nya yaitu merengek2 seperti anak kecil yang pastinya akan membuat Aeron dan Kevin malu.


“please kalian berdua adalah teman terbaikku, bairkan aku mewakili kalian membawa kedua bidadari ini masuk kedalam nanti setelahnya akan aku kembalikan”


Alen memutar otaknya kembali sebelum melanjutkan kata2 nya.


“setidaknya bantulah aku untuk mempertahankan gelar Casanova ku. tidakah kalian kasihan pada diriku jika menjadi bahan tertawaan dan bullying”.


ucap Alen panjang lebar.


jika sudah demikian baik Aeron ataupun kevin akan mengalah.


mereka memaklumi sifat Alen yang terkadang sangat kekanak-kanakan.


“Salahmu sendiri kenapa tidak mencari pasangan” sanggah Aeron


“kalian kan tau, aku lagi mendekati Shasa. kalau sampai dia tau aku ada main sama cewek lain bisa gagal semua usaha yang sudah aku lakukan selama ini” jawab Alen.


“sudah kelamaan diluar keburu garing tau” ucap Alen langsung menggandeng Clara dan bella.


Dengan berjalan yang dibuat seanggun mungkin Alen berjalan masuk dengan menggandeng dua gadis Cantik disisi kiri dan kanan nya.


“tidak sia-sia aku menunggu lama diluar tadi, sekarang semua mata tertuju kepadaku” batin Alen tertawa-tawa.


Mereka langsung menghampiri pemilik acara untuk memberikan kado, seiring langkah mereka semua pandangan mata tertuju kepada mereka berlima.


sekilas suasana menjadi hening bagai terhipnotis oleh penampilan kedua gadis yang sangat cantik juga ketiga pria yang sangat tampan.


“Fan! Fan, lihat siapa yang berjalan kemari?” panggil Neta menepuk pundak sahabatnya yang sedang berulang tahun saat ini.


“fan kamu lihat siapa yang datang” tunjuk Neta kearah Alen dan keempat sahabatnya.


Fanny mengikuti arah pandang Neta, melihat seorang pria yang di apit dua gadis yang terlihat tidak asing membuat fanny membelalakan matanya menyadari jika kedua gadis itu berpenampilan lebih cantik dari dirinya yang mengenakan gaun Marmaid berwarna Rose Gold berlengan panjang two pieces yang terlihat glamor.


Dada fanny menjadi naik turun saat melihat kedua gadis itu menjadi pusat perhatian di hari besar nya.


Akan tetapi karena tidak ingin merusak nama baik keluarga dan dirinya sendiri maka dia harus bisa bersikap seramah mungkin dihadapan kedua gadis yang sangat dibencinya.


“dimana Regan?” tanya fanny kepada Mika


“Tadi dia bilang pergi menjemput teman lamanya dilobby” jawab mika


Saat tiba dihadapan fanny tidak ingin berlama2 Alen langsung mengucapkan selamat;


“Hai, fan happy birthday”.


Alen memberikan kode kepada bella untuk segera memberikan kado dari mereka kepada fanny.


Kado yang sudah dimasukan kedalam satu wadah papper bag. bella menyerahkan papper bag yang berisi kado tersebut kepada fanny.


“thank you”.


ucap fanny dengan senyuman yang dibuat semanis mungkin untuk menekan emosi dan rasa jijiknya saat menerima kado dari tangan bella.


Aeron melepaskan paksa rangkulan tangan Clara dari lengan Alen lalu memindahkannya kelengannya. gerakan Aeron langsung diikuti oleh kevin.


Alen sempat melotot melihat kelakuan kedua sahabatnya itu tapi demi image yang harus dia jaga, maka mau tidakmau dia harus mengalah toh kedua gadis itu merupakan kekasih sahabatnya.


“andai Shasa ada disini pasti aku tidak akan merasa seterhina ini” monolog Alen didalam hati


“Sorry kita gak bisa lama disini” suara kevin memecah lamunan Alen.


“Happy Birthday Fan” ucap kevin menjabat tangan fanny disusul Aeron dan yang lainnya.


“Kita harus pergi! sorry gak bisa tunggu sampai acara inti”.


ucap Aron meminta maaf


Mendengar ucapan Aeron sakit rasanya hati fanny, orang yang sangat dia cintai sejak dulu bersikap sangat acuh dihari pentingnya .


“aku tidak akan membiarkanmu pergi Aer! kamu harus menemaniku memotong kue ulangtahun ku” batin fanny


“Ra!! Bel” panggil fanny


“kalian makanlah sedikit anggap saja untuk menghargaiku”.


ucap fanny sok akrab


“What's wrong with her?” bisik Clara kepada bella yang dibalas senyuman aneh oleh sepupunya itu.


“boleh juga kebetulan aku sedikit merasa lapar” ucap clara berbasa-basi mencoba mengikuti Drama yang akan fanny mainkan


“Tapi Ra- -” ucapan kevin terpotong oleh kedipan mata bella.


“aku juga lapar sayang! bagaimana kalau kita makan sedikit?”.


ucap bella sedikit manja.


dia berniat membantu keinginan Clara, karena dia mengerti jalan fikiran sepupunya satu ini.


kevin melirik kedua sahabatnya yang lain, seakan meminta izin dan mendapat anggukan oleh keduanya. akhirnya mereka duduk disebuah meja yang memang khusus disiapkan oleh fanny.


______________


...#Next Episode kita bakal kedatangan tiga cowok lain yang tergila2 juga sama Mbak Clara....


...So jangan lupa Like 👍 Vote Dan koment nya sebagai penyemangat Author...


...#thankyou 😍😍...