Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Posesifnya seorang Pria



Sewaktu mereka tiba, suasana kolam renang sudah terlihat sepi tidak nampak seorang pun dari team D.R yang berada disana,


"Aeron kemana perginya semua orang?" tanya Clara.


Aeron juga nampak sedikit bingung, dia langsung memanggil salah seorang pelayan dan bertanya; "Dimana semua orang?".


sang pelayang menundukan kepala untuk memberi hormat sebelum menjawab pertanyaan dari tuanya;


"maaf tuan Xavier, tadi tuan Alen ngatakan mereka pindah kekolam sebelah".


"baiklah aku mengerti, kamu boleh pergi". ucap Aeron


Aeron merangkul pundak Clara lalu membawanya ketempat yang dimaksudkan, saat mereka tiba nampak semua orang sudah menunggunya.


Alen berjalan menghampiri mereka berdua dengan senyuman yang nampak begitu mereka.


"sayang aku merasakan firasat yang tidak baik!" bisik Aeron ketelinga gadisnya, Clara hanya memutar bola matanya kemudian tersenyum ketika Alen tiba tepat dihadapan nya.


Alen menatap kearah kolam kecil yang memiliki minibar sebelum berbicara;


"kita akan bermain disana" tunjuknya dengan memandang kolam yang dimaksudkan.


dia tersenyum lalu melanjutkan ucapannya, "kita akan bermain dengan posisi sebagian badan berada didalam air!".


Aeron dan Clara hanya mengerutkan alisnya karena masih belum mengerti maksud dan tujuan Alen sebenarnya.


Clara mengarahkan pandangan nya kesekitar, benar saja semua orang sudah mengenakan pakaian renang, walau sebagian orang masih menutupinya dengan bathrobe.


"Kenapa? apa kalian berdua keberatan?".


tanya Alen ketika melihat wajah Clara yang nampak sedikit kaget.


Sebelum Clara sempat menjawab Aeron sudah meyelahnya.


"tidak, justru itu merupakan sebuah ide yang menarik". balasnya dengan kerlingan mata


pipi Clara bersemu merah sewaktu melihat tatapan nakal dari kekasihnya.


"sayang apa kamu keberatan?".


tanya Aeron kemudian saat melihat Clara yang masih saja diam tanpa suara.


Clara menggelengkan kepala sebagai jawaban.


"sayang jangan takut jika nanti kamu merasa kedinginan, dengan senang hati pacarmu ini akan membantu menghangatkan mu!".


bisik Aeron nakal yang langsung dihadiahi sebuah cubitan dilengannya.


"tapi aku tidak membawa bikini!" ucap clara kemudian


"Ra kamu tinggal minta sama bos kita, dia punya tokonya".


ucap Alen melemparkan sebuah senyuman penuh arti kepada Aeron


tidak ingin gadisnya berfikiran macam-macam, Aeron langsung menarik tangan Clara dan membawanya kesebuah ruangan yang berisi begitu banyak bikini yang masih lengkap dengan merknya.


Aeron memilihkan bikini berjenis 'Tankini with short pants berwarna hitam.


dia sengaja memilih bikini yang tidak terlalu sexy untuk clara karena bagaimanapun dia tidak rela jika banyak pasang mata yang menikmati keindahan tubuh kekasihnya.


Aeron menghampiri Clara dan memberikan bikini pilihan nya; "Sayang kamu pakai ini".


Clara membolak balikan bikini yang Aeron pilih, "sayang tapi ini-".


ucapan Clara terputus saat menerima plototan dari kekasihnya.


menyadari jika clara tidak menyukai jenis bikini yang dia pilihkan Aeron langsung memeluknya secara posesif dia membelai pipi Clara dan menyingkirkan rambut2 halus yang sedikit mengganggunya.


"aku tau kamu tidak menyukainya, tapi aku tidak yakin jika diriku tidak akan cemburu ketika mata mereka menatap lapar ketubuhmu!"


Mengerti akan jalan fikiran Aeron Clara sedikit berjinjit mencoba untuk menciumnya, hanya sebuah kecupan singkat mampu meredakan emosi Aeron yang baru saja akan timbul "baiklah aku akan memakai nya".


Aeron tersenyum mendengar ucapan dari gadisnya.


setelah berganti pakaian Clara menghampiri kembali Aeron.


"ayo"


ajak Clara menarik tangan Aeron, yang dibalas tarikan kembali oleh Aeron sehingga tubuh clara menambrak dada bidang milik Aeron.


"Ada apa lagi?" tanya Clara


Aeron tidak menjawab, dia hanya langsung memasangkan sebuah bathrobe ketubuh Clara. "kamu hanya boleh melepaskan nya saat akan turun kedalam kolam saja" perintahnya,


Clara menahan tawa melihat kelakuan kekasihnya.


"aku tidak menyangka kamu seposesif ini".


Aeron mendekatkan wajahnya dan perlahan menyesap bibir manis Clara yang telah menjadi candunya.


dia memainkan salah satu bagian favoritnya tersebut dengan sedikit kasar, sampai terasa Clara sedikit terengah karena kekurangan oksigen barulah Aeron melepaskan nya.


Nampak bibir Clara sedikit membengkak dan berwarna lebih cerah.


"Aku tidak akan melarang mu memakainya jika hanya kita berdua! tapi untuk sekarang aku akan menyimpannya".


ucap Aeron menunjuk ke bikini two pieces berwarna biru laut yang sebelumnya telah pilih Clara.


hati Clara begitu berbunga mendapati sikap posesif yang Aeron berikan.


sewaktu mereka kembali, hampir semua anggota D.R telah berkumpul.


Clara memutar matanya untuk mencari sosok bella.


mata Clara kemudian menangkap sebuah adegan yang terlihat sangat lucu.


nampak kevin membungkus tubuh bella dengan handuk yang berukuran cukup besar layaknya seekor kepompong yang akan segera menetas dan memanggulnya seperti karung beras.


"kevin apa yang kamu lakukan? Lepas!" teriak bella kesal.


bella berteriak saat melihat Clara berjalan kearahnya,


"Re, please help me! kevin dia sudah gila!"


"because of you! yang buat aku gila". desis kevin tak mau kalah.


Aeron mengerti dengan apa yang kevin fikirkan, karena mereka berdua sama-sama seorang laki-laki.


dia menarik tangan Clara untuk menghentikan gadisnya menghampiri sepupunya itu,


"Sayang biarkan mereka menyelesaikan masalahnya!" ucap Aeron lembut.


Bella melihat kevin yang begitu keras kepala akhirnya memutuskan untuk mengalah.


"Sayang baiklah aku akan menggantinya, tapi tolong turunkan aku dulu! apa pundakmu tidak merasa pegal". bujuk bella


"Apa kamu benar2 serius?"


tanya kevin memastikan yang dijawab anggukan kecil oleh bella.


"jangan coba-coba untuk membohongiku lagi!" ancam kevin memperingatkan


Tanpa aba-aba Kevin langsung berjalan membawa bella menuju keruang ganti.


"Kevin turunkan aku!" ucap bella seraya memberontak.


"aku bisa berjalan sendiri!" tambahnya lagi.


"Maaf sayang aku tidak akan mengulangi kebodohan yang sama untuk yang kedua kalinya" balas kevin.


kevin berjalan kearah balkon kamarnya untuk menerima telepon dari perusahaan Z. Technology,


sementara Bella dia memunguti pakaiannya yang sudah tercecer dilantai lalu mengenakannya kembali.


tak lama kemudian suara ketukan pintu datang


Tokk .... tok ... tokk ...


"Siapa?" tanya Bella.


"Bella! ini aku Rena!”


jawab seseorang dari balik pintu.


Bella berjalan ke arah pintu kemudian membukakannya .


"ada apa Ren?" tanya Bella


Rena kemudian menceritakan keinginan dari semua anggota team D.R


"Aku rasa itu cukup menarik".


ucap Bella setelah mendengar penjelasan dari Rena jika mereka akan mengadakan perlombaan dengan keadaan setengah tubuh berada di dalam air.


"*Ayo kita berganti pakaian".


ajak Rena seraya menarik tangan Bella untuk pergi ke suatu ruangan yang berisi begitu banyak pakaian renang baik untuk pria maupun wanita.


"tunggu!" ucap Bella,


"apa tidak sebaiknya kita memanggil Clara juga*?"


"Aku rasa itu tidak perlu, aku tidak berani untuk mengganggu wanitanya Xavier saat mereka bersama!"


tolak Rena dengan kekehannya.


"ya aku kira kau benar"


ucap bella menyetujui


*Kevin kembali masuk kedalam kamar setelah menerima telepon, dia mengedarkan pandangannya mencari sosok gadis yang saat ini bertahta didalam hatinya.


dia mencari keseluruh ruang kamar.


"Bella! bella!! di mana kamu Sayang?".


panggil Kevin*.


*karena lama tidak mendapat jawaban kevinpun tau jika bella sudah tidak berada didalam kamar, dia teringat kembali akan celana yang bella kenakan.


"Bella !!!" desis nya kesal*.


jadi dengan cepat dia pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri, dan setelahnya keluar untuk mencari bella.


Saat dia sampai di kolam renang Kevin sedikit terkejut melihat semua orang sibuk memindahkan semua peralatan komputer dan pergi ke suatu tempat.


"Hei kemana kalian ingin membawa semua peralatan ini?"


tanya kevin kepada salah seorang anggota team D.R


Belum sempat orang itu menjawab, Alen sudah memotongnya karena memang posisi Alen berada tidak jauh dari Kevin .


"Kita bakal ngadain nya disana!"


tunjuk Alen ke sebuah kolam kecil yang memiliki mini bar


dia kemudian menjelaskan kepada Kevin, jika mereka semua sepakat akan melakukan perlombaan dengan posisi setengah badan berada didalam air.


karena otak pintar kevin sedang konslet akibat amarahnya kepada bella yang tidak mengidahkan ucapannya, dan tetap pergi keluar menggunakan hot pants.


Kevin hanya tersenyum2 mendengar ide gila Allen,


"memang kamu paling pintar kalau urusan memanfaatkan kesempatan"


puji Kevin yang lupa jika kekasihnya juga akan menjadi santapan nakal mata Alen.


Kevin terus saja tertawa bersama Alen sampai dia berhenti tertawa karena tersedak udara saat melihat Bella berjalan memakai bikini yang terlihat begitu seksi.


"*What?"


teriaknya sambil berlari menuju ke arah Bella dan mengambil sebuah handuk yang berukuran cukup besar yang terletak di atas meja,


"what the hell" makinya pada diri sendiri*.


Saat tiba di hadapan gadisnya dia langsung bertanya.


"sayang apa yang sedang kamu pakai ini?" tanya kevin menarik tali bikini dipundak bella.


dengan menarik nafas dalam2 bella menjawab "Tentu saja ini bikini! sayang kenapa kamu terus bertanya apa yang aku pakai apa kamu sudah cukup tua sehingga matamu sudah sedikit rabun dan tidak bisa melihat dengan jelas apa yang aku kenakan?"


tanya Bella sedikit kesal karena kevin selalu memprotes apa yang dia pakai.


"Aku juga tahu ini bikini! yang aku maksud mengapa kamu memilih yang sejenis ini? ini terlalu seksi untuk kamu pakai sayang, kamu lihat!.


"kamu lihat tatapan mereka seperti seekor serigala lapar yang ingin memakanmu hidup2!"


tunjuk Kevin kepada timnya.


"*Sayang kenapa kamu terlalu berlebihan, aku tidak suka jika kamu terlalu posesif!".


ketika bella masih hendak mendebat kevin untuk mempertahankan bikini yang dipakainya, kevin tanpa aba-aba melilitkan sebuah handuk besar lalu menggulung bella kedalamnya, kemudian menggendong nya seperti menggendong karung beras.


"sudahlah sayang aku tidak ingin berdebat lagi dengan mu". ucap kevin*


Rena yang sejak tadi berada disamping bella tertawa terpingkal2 melihat kelakuan dua sejoli yang bedebat karena sebuah bikini.


flashback off ...


______


pertandingan akan segera dimulai, mereka semua sudah membawa laptop masing2.


Clara menggunakan laptop Aeron karena memang dia tidak membawa laptopnya sementara bella menggunakan milik kevin.


Karena Kevin dan Aeron mereka berdua tidak akan mengikuti pertandingan ini.


"Clara, jika kamu tidak mempunyai ID kamu bisa menggunakan ID ku yang lain".


ucap Michael.


"atau mungkin kamu bisa meminjam ID milik Xavier" tambah Michael dengan maksud menghina.


karena mereka semua tau jika ID Xavier adalah yang paling terkuat diantara mereka dan kevin berada diurutan berikutnya.


semua orang sempat terkejut mendengar ucapan michael tanpa terkecuali Aeron.


"jaga sikap mu Mich".


peringat Aeron sebagai Xavier


melihat kekasihnya yang mulai tersulut Emosi Clara langsung memeluknya manja, dengan sedikit berjinjit dia mendaratkan sebuah ciuman dipipi kiri Aeron.


"sayang biarkan dia berkata semaunya, lagipula aku sangat menyukai nya".


bisik Clara diakhiri sebuah kedipan mata.


Bella ikut tertawa mendengar ucapan dari michael yang terus menerus mengintimidasi mereka terutama clara, dalam hati dia berkata; "just wait and see! who will be a loser" .