Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Bella & Kevin (part 1)



Bugh ...


Bughh ...


tanpa segan dan belas kasihan bella memukul kekasihnya dengan membabi buta untuk meluapkan kekesalan yang dia pendam selama seminggu ini.


umpatan serta makian yang keluar dari bibir mungil bella mengubah suasana hening menjadi ramai karena teriakan2 nya.


“dasar Kevin bodoh” cacinya, kevin terus berlari berputar2 untuk menyelamatkan dirinya dari amukan sang gadis. “mau lari kemana kamu Kevin” teriak Bella kepada kekasihnya yang telah membuatnya naik pitan.


“sayang maafkan aku, ini semua bukan ideku melainkan rencana si brengsek Aeron itu!” ucap Kevin terengah-engah.


“dasar bodoh! Kamu kan bisa menolak dan tidak menurutinya” ucap bella tak mau menerima alasan yang Kevin berikan


Kevin menarik nafas kecil untuk menstabilkan pernafasannya sebelum kembali berbicara; “sayang apa kamu kira aku tidak menginginkannya?” tanya balik Kevin, “sedangkan kau sendiri juga tahu dengan jelas jika kita tidak mampu melakukannya!”


Kevin lalu mengangkat dua jarinya keatas sebagai tanda permintaan damai, “sayang ayolah! apa kau tidak merasa kasihan kepadaku? selama seminggu ini Aeron sudah menyiksaku mati-matian dan sekarang malah kau juga ikut menyiksaku dengan cara memukuliku, benar-benar malang nasibku ini” ucap kevin dengan mimik wajah memelas.


Bella menatap Kevin dari ujung rambut hingga ke ujung kakinya, benar saja sekarang dandanan kevin sudah tampak seperti orang gila. kemeja putih yang dia gunakan nampak kotor, muka lemban dan rambut acak2an seperti tersambar petir.


melihat itu semua tanpa sadar bella pun tertawa.


Melihat kekasihnya sudah bisa tertawa kevin memberanikan diri untuk mendekatinya, “sayang maafkan aku, aku sungguh tidak bermaksud untuk mengerjai kalian. kali ini aku benar-benar terpaksa melakukannya. Aeron mengancam jika aku tidak menurutinya maka dia akan melakukan sesuatu kepada perusahaan papaku. jadi jika kau ingin menyalahkan seseorang maka salahkan saja dia”


Entah kenapa tiba-tiba bella langsung menangis sehingga membuat kevin semakin merasa bersalah. “sayang jangan menangis aku benar-benar minta maaf kau boleh menghukumku atas kesalahanku ini”.


Bella mencabikan dan menggigit bibir bawahnya, berusaha untuk menghentikan tangisannya secepat mungkin sebelum berkata: “baiklah aku akan memikirkan hukuman apa yang pas untuk kau terima”


Setelah hening beberapa saat kevin mulai mengajak bella untuk makan malam, “sayang Kau pasti sangat lapar, ayo kita pergi makan. Aku sudah menyiapkan semua makanan kesukaanmu” ajak Kevin merangkul pundak kekasihnya menuju kemeja tempat dimana dia telah mempersiapkan segalanya.


Saat tiba di sudut meja Bella dapat melihat begitu banyak hidangan di atasnya dan semua itu adalah makanan kesukaannya, dengan mata berbinar dia bertanya; “sayang apakah ini semua kau yang menyiapkannya?” tanya Bella dengan senyum merekah.


Kevin mengangguk kecil sebagai jawaban, lalu menarik sebuah kursi dan mempersilahkan Bella untuk duduk kemudian berkata; “biarkan aku yang melayanimu! apa yang ingin kau makan terlebih dahulu?” tanya Kevin setelah mengambil sebuah piring kosong.


Mendapat perlakuan romantis dari Kevin membuat Bella melupakan amarahnya yang masih tersisa, “aku ingin makan iga bakar terlebih dahulu” kevin pun dengan setia mengambilkannya untuk Bella.


Bella langsung memasukkan Iga tersebut kedalam mulutnya sambil berkata, “sayang ini benar-benar sangat lezat, ayo duduk dan cobalah”


Mereka akhirnya duduk bersama menikmati makan malam yang sudah sangat terlambat.


Setelah selesai makan kevin berdiri menghampiri bella. dia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya, sebuah kotak kecil berwarna biru.


dengan setengah membungkuk dia berbisik ditelinga bella “sayang maafkan aku” kemudian membuka kotak kecil berwarna biru yang membungkus sebuah cincin sederhana dengan inisial K yang berarti namanya.


bella menatap bergantian dari cincin kemudian kewajah kevin, dia melakukannya berulang kali, sehingga membuat kevin mengerutkan alisnya dan tak tahan untuk bertanya; “ada apa sayang? apa kau tidak menyukainya? jika begitu aku akan menggant---”


ucapan kevin terpotong ketika jari telunjuk bella menempel tepat dibibirnya. bella menggelengkan kepala sebelum berbicara; “tidak sayang aku sangat menyukainya! aku hanya merasa sedikit terharu”


Kevin tersenyum mendengar pengakuan dari kekasihnya itu. dia lalu memakaikan cincin tersebut dijari bella yang lentik, dan setelahnya mencium puncak kepalanya.


“terima kasih sudah mau memaafkanku” ucap kevin kemudian.


“aku memang sudah memaafkanmu sayang tapi hukuman akan tetaplah ada” balas bella setelah kembali kemode marahnya.


Kevin hanya tertawa mendengar ucapan dari kekasihnya kemudian mengajak bella untuk berjalan-jalan menikmati angin laut sebelum mereka pergi untuk beristirahat.


_______________


Setelah tiba didalam kamar Kevin segera menyuruh bella untuk segera membersihkan diri, “sayang pergilah mandi” perintah Kevin dengan tersenyum penuh arti.


Bella yang mengerti akan arti dari senyuman tersebut, langsung mencekal niat mesum kevin yang belum sempat terlaksana dengan langsung berkata: “sayang sebelumnya tadi kau sudah mengatakan, jika aku boleh menghukummu dengan apa saja sebagai permintaan maafmu” kevin mengangguk walaupun dia belum mengerti arah tujuan dari perkataan bella, dengan diam dia menunggu bella untuk melanjutkan kata-katanya. “jadi hukumannya adalah kau tidak boleh menyentuhku sampai aku mengizinkan nya!”


“Hahh! apa sayang? apa aku tidak salah dengar???” ucap Kevin karena kaget


“ya kau memang tidak salah dengar sayang” ucap bella menahan tawa sebelum kembali menggoda kekasihnya itu “apa perlu aku mengulangi kata-kataku tadi?” tanyanya dengan senyum lebar.


“C'mon baby, kamu bisa menghukumku dengan cara yang lain. tapi tolong jangan lakukan hukuman ini”. pinta kevin dengan memasang puppy-eyes.


“Stop Kevin ingat umurmu! kamu bukan anak kecil berumur lima tahun dan asal kamu tau wajahmu itu sudah tidaklah pantas memasang raut seperti itu” ejek bella ketus kemudian dengan cepat berlari menuju kekamar mandi dan menguncinya.


sampai2 dia baru tersadar ketika suara pintu kamar mandi tertutup dan terkunci dari dalam.


dengan langkah panjang dia menghampiri pintu lalu mengetuknya; “sayang! Sayang! bisakah kita bernegosiasi? bagaimana jika kau ganti dengan hukuman yang lain? tidak masalah jika hukumannya double atau tiga kali lipat sekalipun asalkan jangan lakukan hukuman yang satu ini” teriaknya dengan tangan masih mengetuk-ngetuk pintu.


“bermimpilah sayang! itu tidak akan pernah terjadi!” jawab bella menahan tawanya dari balik pintu


Kevin hanya tertunduk lesu meratapi nasibnya yang apes karena rencana Aeron, dia memaki dan menyumpah serapahi sahabatnya itu yang sudah memaksa dirinya melakukan rencana konyol yang pada akhirnya membuat dirinya menerima hukuman yang sangat berat (berat menurut versi babang Kevin ya guys 😂) “ini semua karena ulahmu Aeron dasar teman kurang ajar! aku berdoa semoga saja Clara menghukummu lebih dari yang bella lakukan kepadaku”.


Kali ini bella mandi begitu lama dan hampir 30 menit Kevin berdiri menunggunya didepan pintu; “Sayang tidak bisakah kau mandi lebih cepat sedikit? aku sudah pegal berdiri menunggumu!”


tapi dengan entengnya bella menjawab; “jika kau pegal berdiri maka duduklah lagi pula aku tidak menyuruhmu untuk menungguku. Aku Masih Ingin berendam lebih lama lagi sayang”.


ya bella memang merasa Otot2 nya sedikit terasa keram, dan dia ingin berendam air hangat dengan aroma terapi lebih lama agar tubuhnya terasa segar kembali.


Akhirnya dengan kesal Kevin pun pergi menuju ke teras kamar, dia menyalakan sebatang rokok dan menghisapnya.


Kevin tersenyum setelah menemukan sebuah ide brilliant “Okay sayang aku akan mengikuti kemauan mu. kita lihat siapa yang akan meminta terlebih dahulu” ucap Kevin bermonolog didalam hati.


Setelah hampir satu jam akhirnya bella keluar dari kamar mandi. setelah mengenakan pakaian santainya dia berjalan menghampiri Kevin yang masih berada di teras kamar, “sayang pergilah mandi” kevin tidak membantah maupun meng-iyakan dia hanya berjalan melewati bella menuju kekamar mandi.


Bella mengerutkan alisnya dan berfikir: “ada apa dengannya? Ah sudahlah aku juga sudah sangat lelah dan mengantuk” gumamnya kemudian pergi masuk dan merebahkan diri diatas tempat tidur.


Karena merasa begitu letih dalam hitungan menit Bella udah menghampiri Dewa mimpi.


Hanya dalam waktu 15 menit Kevin telah menyelesaikan mandinya.


Saat dia akan menghampiri bella yang tadi ditinggalkannya diteras dia justru melihat jika gadisnya itu sudah tertidur lelap dengan posisi kedua kaki menjuntai ke lantai.


Kevin tersenyum kemudian menghampiri bella yang telah tertidur pulas.


dia merebahkan tubuhnya disisi gadisnya itu dengan posisi menyamping.


Nampak jelas terlihat wajah bella yang terlihat kelatihan, perlahan Kevin mengangkat sebelah tangannya. dia membelai lembut pipi kekasihnya yang terasa sangat halus di tangannya, “sayang maafkan aku, yang telah merusak acara liburan kalian!” ucapnya lirih.


Kevin terus memainkan wajah bella dari pipi beralih kehidung, dari hidung ke mata lalu kealisnya yang tebal dan terus saja bolak-balik seperti itu sampai pada akhirnya dia menyentuh bibir bella yang terlihat berwarna merah alami.


Dia memainkan bibir itu dengan ibu jarinya, sampai tanpa sadar dia telah mendekatkan wajahnya dan mencium bibir yang telah dia rindukan selama satu minggu belakangan ini.


Bella yang sudah terlelap merasakan ada sesuatu yang mengganggu tidurnya dia dengan refleks menampar muka Kevin dengan mata yang terpejam.


“Oh Sh*t” umpat Kevin ketika merasakan sakit dipipinya.


Bella yang memang benar-benar sudah tertidur hanya menggecap2kan mulutnya seperti anak kecil yang sedang memakan sebuah permen.


Kevin pun mengerti jika bella bukanlah secara sengaja ingin menamparnya, dia akhirnya membopong tubuh bella membaringkannya ditempat seharusnya dia tidur.


Setelah menyelimuti tubuh bella dengan blanket Kevin pun ikut naik ke atas tempat tidur. dia berbaring dengan memeluk bella sebagai gulingnya, “good night darling” ucapnya kemudian mengecup puncak kepala bella.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


...#Halo Readers setia ku, Mimin minta maaf kalau jarang update....


...nah kali ini beberapa Bab kedepan Mimin akan menulis kisah Kevin & Bella, Juga kisah Alen & Shasa....


...sekedar bocoran jika kisah Alen & Shasa akan Mimin buat sedikit rumit 🤭....


...#Jangan lupa click 👍 jika kalian suka dan ✍️koment dikolom komentar sebagai kritik Dan saran #Thank you 🥰...


...#Bonus Visual Kevin & Bella...



...



...