Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Mempertaruhkan



Suara gaduh di dalam kelas menjadi hening seketika akibat suara gebrakan meja yang fanny ciptakan.


Sudah beberapa hari fanny selalu uring-uringan, sampai2 kedua sahabatnya pusing dibuatnya.


“Fan, what's wrong with you?”.


tanya Mika kesal memegangi jantungnya yang hampir saja melompat keluar karena kaget.


fanny menghempaskan nafas kasar nya ke udara.


“Aku kesal dengan bit*h itu”. jawabnya penuh emosi


Neta yang sedang melihat postingan instagram Aeron menjadi ragu untuk memperlihat nya kepada fanny.


“Apa yang kalian lihat”.


tanya fanny saat kedua temannya tersebut menatapnya dengan penuh arti.


“Ada apa? mengapa kalian melihatku seperti melihat manusia baru bangkit dari kubur saja?”. Ucap fanny mengulangi pertanyaan nya


Karena keduanya hanya diam, dia langsung saja menarik paksa Hp milik Neta.


“Aaa... sialan!!”.


maki fanny penuh emosi membanting Hp milik Neta


Neta langsung memungut Hp nya yang sudah hancur tak berbentuk.


tindakan fanny yang semena2 sudah tidak asing lagi dimata teman sekelasnya, mereka hanya diam tidak mau ambil pusing untuk berurusan dengan seorang fanny.


Mika menepuk pundak Neta untuk menenangkannya.


“sabar! tunggu emosinya reda, aku akan meminta agar menggantinya”.


bujuk Mika kepada Neta


Setelah emosi fanny mulai reda, Mika akhirnya memberanikan diri untuk mengajak nya bicara.


“Fan bagaimana jika hari ini kita hangout?”.


ajak mika


“Aku tidak bisa, hari ini aku akan menjemput Regan di airport”. tolak Fanny


Neta yang menyukai Regan langsung melupakan perkara hp nya.


“Regan kembali?”.


tanya mika begitu antusias


“Hem”


Mika langsung menyela obrolan antara kedua temannya itu.


“Hey,, Girls aku dapat info jika malam ini Aeron akan bertanding” ucap Mika.


Fanny yang memang sudah mengetahui hal itu dari Regan sepupunya tidak merasa kaget sedikit pun


“Fan tumben kau biasa saja”. tanya Neta penasaran


“Karena Regan sudah memberitahuku sebelumnya, dan dia yang akan menjadi lawanya malam ini”.


ucap fanny menjelaskan


“Mengap tidak membaritahu kami?” ucap Neta


fanny menyeringai sebelum menjawab.


“karena tidak penting juga memberi tahu kalian” ucap nya ketus


_______


Aeron menghampiri kevin yang sudah duduk ditempat duduknya.


“Kev”. panggil Aeron menepuk pundaknya.


“bagaimana?” tanyanya to the point.


Kevin menekan rasa gugup nya dan berusaha terlihat biasa saat berbicara.


“Sorry Aer, aku belum mendapatkan infomasi apa-apa”.


jawab kevin dengan raut wajah dibuat semenyesal mungkin


“Aku harap kamu bisa serius untuk hal satu ini, dan satu lagi yang perlu ku ingatkan jika aku sangat membenci sebuah penghianatan”.


sindir Aeron lalu menyandarkan punggung nya dikursi.


“semoga hasil kerja mu tidak mengecewakan ku”.


_________


Waktu yang dinantikan telah tiba, mereka saat ini berada disebuah area yang biasa digunakan untuk balapan.


“Apa kau yakin ingin terjun langsung malam ini Aer?”. tanya Alen ingin memastikan


“Dari yang aku dengar lawan kita kali ini cukup lumayan, termasuk juga hal yang ia pertaruhkan, sebuah pulau”.


Ucap Alen dengan kekehan kecil


Aeron menarik sudut bibirnya.


“Karena taruhannya tidaklah main-main maka dari itu aku harus bisa mendapatkannya”.


Ucap nya menatap kearah gadisnya yang saat ini sedang asik bergurau bersama teman2 mereka lainnya.


Alen mengikuti arah mata sahabatnya itu. “Jangan katakan kau ingin memberikan nya sebagai hadiah untuk Clara” tebak Alen.


Aeron hanya tersenyum tak menjawab.


“sudah jangan terlalu banyak bertanya! lebih baik kau lakukan saja tugasmu dengan baik”.


ucapnya berlalu pergi


Alen bersama beberapa orang teamnya memeriksa kembali motor 'Honda RC213V-S yang akan dipakai Aeron.


setelah selesai dengan tugasnya mereka semua pergi kedepan untuk bergabung dengan yang lainnya.


Pihak yang menjadi lawan malam ini tiba, ketika Clara & teman2nya sedang asik bersendau bergurau.


Terlihat sekelompok orang berjalan menghampiri mereka.


yang tidak mereka sangka adalah fanny beserta kedua temannya juga ikut serta didalam rombongan tersebut.


dan yang lebih membuat Clara lebih terkejut lagi adalah sosok laki2 yang selama ini dia hindari Regan mantan teman satu sekolah sewaktu disidney yang tergila2 kepada nya.


Regan menjabat tangan Aeron sebagai salam perkenalan, dia hanya melirik sekilas kearah Clara menggunakan ekor matanya seakan mereka belum saling mengenal.


Aeron membalas uluran tangan Regan, tanpa membuang waktu dan tidak ingin berbasa-basi mereka langsung mengatakan cara main juga barang yang akan menjadi taruhannya.


Seperti yang sudah mereka ketahui Regan mempertaruhkan sebuah pulau pribadi miliknya jika kalah dan Aeron sendiri belum tau apa yang akan dia pertaruhkan melihat kekayaan yang keluarga Regan miliki rasanya dia tidak membutuhkan semua itu.


“Jadi apa yang kau inginkan sebagai taruhan nya?”.


tanya Aeron to the point.


Regan memutar bola matanya kekiri lalu kekanan secara berulang seolah2 ia sedang berfikir


1 menit ...


5 menit ...


“Jangan membuang waktu”.


ucap kevin mulai kesal karena menunggu.


sebuah seringai terbit disudut bibir Regan, tanpa sedikitpun merasa takut dia menatap kearah Clara lalu dengan lancangnya ia berkata; “Aku ingin dia sebagai taruhannya”.


Semua orang dibuat mati kutu saat mendengar permintaan gila regan yang sungguh lancang,


karena mereka semua tau jika Clara adalah kekasih Aeron.


kevin langsung menarik kerah baju regan dan hendak melayangkan sebuah bogeman dimuka Regan yang menyeringai dan terlihat menjijikan dimata kevin, tapi untung saja gerakan kevin dengan cepat dihentikan oleh Aeron.


Walau merasa sangat marah Aeron masih bisa memasang wajah tenangnya.


“sorry aku tidak bisa mengabukkan keinginan mu” ucap Aeron tegas


“Kau pasti sudah mengetahui jika aku memiliki segalanya”.


ucap regan sombong


“jika kau tidak mau kita bisa membatalkan nya, dengan resiko yang sudah pastinya kamu ketahui”.


ucap regan enteng .


Clara yang sejak tadi hanya diam menyimak, langsung bertanya kepada Alen yang berada disamping nya.


“Al apa resiko yang harus di tanggung Aeron?”


Setelah mengerti dia menghampiri Aeron & menariknya sedikit menjauh dari kerumunan.


Clara menceritakan siapa regan serta hubungan mereka sebelumnya, membuat Aeron mengeratkan rahangnya menahan kesal


“Sayang aku mau kamu nerima tantangan ini! aku yakin jika kau bisa mengalahkannya, karena aku tau persis kemampuannya tidak melebihi kemampuan mu”. Ucap Clara


Aeron masih diam dia masih sedikit ragu, dia harus mempertimbangkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi.


Sebuah ciuman mendarat di bibir Aeron, clara sengaja memperlihatkan keintiman nya kepada regan, untuk memancing emosi laki2 itu memecah konsentrasi nya.


dia bukan wanita bodoh yang bisa dipermainkan oleh trick2 rendahan.


mendapat sentuhan lembut bibirnya membuat Aeron merasa sedikit tenang.


ciuman yang awalnya hanya sebagai penyemangat berubah menjadi ciuman yang sedikit menuntut.


Aeron menarik tekuk leher Clara untuk memperdalam lu*ma*tan* nya.


Akhirnya dengan berat hati Aeron menyetuji permintaan kekasihnya itu.


mereka berjalan menghampiri regan dengan tangan Aeron melingkar erat di pinggang Clara.


Benar saja gerakan yang mereka lakukan membuat Regan mengepalkan tangannya begitu erat sampai terlihat urat-urat biru ditangannya dan menghujamkan tatapan membunuh nya, ia mulai terbakar api cemburu & tersulut emosi.


Masih bergelayut manja Clara mewakili Aeron untuk bicara.


“Ok kami setuju dengan permintaan mu, tapi aku ingin menambahkan satu permintaan kain jika kamu sampai kalah”


“Apa?” tanya regan singkat


“aku ingin dia mencukur habis rambutnya”.


ucap clara menunjuk kearah fanny


Fanny yang merasa yakin jika regan akan menang langsung menyetujuinya tanpa mempertimbangkan nya lagi.


“tidak masalah” Jawab fanny


_______


pertandingan akan segera dimulai untuk menghindari kecurangan mereka sepakat menggunakan jenis motor yang sama yaitu Honda RC213V-S.


motor bermesin 4 Silinder V4 dengan kapasitas 999cc serta tenaga yang mencapai 220 Horsepower.


Mereka sudah berada diatas motor dan mulai memanaskan mesinnya masing-masing.


fanny berdiri disamping sepupunya sehingga banyak mata mengira jika mereka berdua merupakan sepasang kekasih.


Sementara Clara masih berdiri disisi kiri Aeron, sesaat sebelum dimulai Aeron membisikan sesuatu.


“kiss me” pinta Aeron


Clara mengernyitkan sebelah alisnya kemudian dibalas oleh Aeron dengan sebuah kode mata.


Mengerti akan kode yang diberikan Clara langsung mencium bibir Aeron, tanpa diduga Aeron menarik kembali tekuk leher kekasihnya itu menciumnya dengan sedikit kasar sehingga membuat bibir Clara sedikit membengkak dan berwarna lebih menyala.


Aeron mengusap lembut bibir Clara dengan jari jempolnya.


“tunggu aku disini”.


ucap Aeron mengusap lembut pipi Clara.


Untuk Kesekian kali nya regan dibakar api cemburu, dia mengencangkan pegangan tangan nya di Stang motor.


Suara mesin mulai menderu.


mereka sudah berada di Starting Grid, seorang gadis cantik yang bertugas sebagai Grid-Girl mulai menghitung mundur.


...3 ........


...2 ........


...1 ........


...Grid-Girl menganggat berdera lalu berseru;...


...'GO' ......


Hati Clara mulai merasa sedikit cemas tak kala kedua motor yang saling bertaruh itu mulai menghilang ditelan gelapnya malam.


Langkah gemulai fanny bersama kedua temannya menghampirinya yang masih berdiri digaris start.


“apa kamu yakin setelah malam ini Aeron masih mau menerimamu?”.


ucap fanny sarkas


Clara mencoba menekan rasa cemasnya.


dia menggangkat tinggi dagunya sebelum berkata;


“ jangan terlalu yakin, justru aku berfikir stelah malam ini apa kamu masih mempunyai muka untuk memperlihatkan wajah jelekmu itu didepan Aeron”.


balas Clara tak kalah sengit


Fanny segera meninggalkan Clara setelah Clara berhasil menghina balik dirinya.


“kita lihat aja nanti, siapa yang akan menangis setelah ini”.


dirinya merasa yakin jika regan akan menang, karena sebelumnya dia sudah menyuruh seseorang untuk sedikit merusak rem motor yang dipakai Aeron.


20 menit ....


30 menit berlalu ....


Clara merasakan hatinya mulai tidak tenang, bella yang selalu berada disisinya mencoba menenangkan nya dengan menggenggam tangan Clara yang mulai terasa dingin.


“Jangan khawatir kalau sampai hal yang tidak kita inginkan sampai terjadi aku masih memiliki rencana cadangan”.


bisik bella menenangkan sepupunya.


35 menit berlalu ...


masih belum terdengar tanda-tanda ada suara motor yang mendekat.


Alen & kevin mulai membantu bella untuk menenangkan Clara yang semakin terlihat panik.


“Ra jangan terlalu khawatir Aeron tidak mungkin akan kalah, justru dengan kamu terlihat seperti ini Aeron yang akan marah dan menyalahkan kami semua. lihat mukamu sudah seperti vampire saja” sindir Alen.


...Drrumm ..... Drrum ... Drrrrumm .......


Akhirnya mulai terdengar suara motor yang besaut-sautan.


Semua orang mulai berdiri dan mendekat kegaris finish.


tangan Clara sudah terasa sedikit mati rasa karena udara dingin ditambah dengan rasa takut yang terus menyelimuti hatinya.


Detak jantungnya terpompa lebih cepat dari biasanya, ia memejamkan matanya dan mulai berdoa.


Ketika semua orang mulai bersorak Clara masih enggan untuk membuka matanya.


Sampai teriakan Alen yang begitu kencang memecahkan gendang telingnya ,“Aeron yayy”.


Clara baru berani membuka matanya.


Setelah melihat motor Aeron melaju semakin mendekat dia baru merasa bisa bernafas lega.


Clara maju untuk menunggu Aeron tepat digaris finish sesuai permintaan Aeron sebelumnya.


...Ciiiitttttt ... ttt ......


Gesekan ban motor dengan aspal memekikan gendang telinga orang2 yang berdiri disekitar garis finish.


Aron berhenti tepat setengah meter dihadapan gadis yang berjanji menunggunya di Starting Grid.


Dia membuka helm penutup kepalanya dan sebuah senyuman terbit dari bibir nya.


Clara langsung menghamburkan diri untuk memeluk laki2 yang mampu membuat detak jantungnya berubah dengan cepat setiap saat, menghadiahi nya dengan sebuah ciuman panas.


Aeron menghapus airmata Clara yang terjatuh dari sudut mata Clara, ia membelai pipi gadisnya yang terasa begitu dingin.


“kenapa nangis? sebegitu tidak percayanya dirimu dengan kemampuan kekasihmu ini huh?” tanya Aeron lembut.


“Ayo cepat naik”.


perintah Aeron yang segera dituruti oleh Clara.


Selesai Clara mendudukan diri, nampak motor Regan baru saja mendekat dan berhenti tepat disamping mereka.


Aeron melemparkan sebuah senyum kemenangan, sementara regan tersenyum kecut menerima kekalahan nya.


“Kev, kau urus sisanya”.


ucap Aeron kepada kevin, kemudian melakukan Wheelie sesaat.


Mereka pergi menuju ke apartment milik Aeron untuk merayakan kemenangan mereka.