Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Penghinaan



Keesokan harinya ...


Cahaya Matahari yang memaksa masuk melalui celah-celah hordeng memaksa seorang gadis yang masih terlelap untuk bangun, dia mulai ngerjapkan matanya.


Matanya yang terasa begitu anggan untuk terbuka, entah itu karena masih mengantuk atau mungkin karena rasa pening yang mendera dikepalanya


Setelah kurang lebih 10menit fanny berperang melawan rasa sakit sekaligus rasa malasnya, barulah mata itu perlahan mau terbuka, dia memijat kedua pelipis matanya untuk meringankan rasa sakit kepala yang dialaminya.


Perlahan dia menatap langit-langit kamar yang berwarna putih gading.


"ini bukan kamarku!" batinnya.


Dengan rasa panik dia memejamkan matanya kembali, berharap saat membukanya dia sudah berada didalam kamarnya yang penuh dengan banyak boneka kesayangan nya dan apa yang dialaminya kemarin malam hanyalah sebuah mimpi belaka.


Tapi sayangnya setelah lama dia menutup mata dan membukanya kembali ruangan itu masih tetaplah sama dan apa yang diharapkan nya hanyalah sebuah mimpi.


Dengan berat hati fanny mulai memutar kembali memori yang ditinggalkan oleh otak kecilnya.


dia ingat sebagian dari kejadian semalam, dimana dirinya menghabiskan malam yang panjang bukan bersama dengan orang yang dia harapkan melainkan dengan seorang yang amat dia benci.


fanny menyibakan selimut yang membungkus tubuh polosnya dan dengan sangat prustasi dia melemparkan nya hingga terjatuh kelantai.


lalu dengan penuh penyesalan dia berjalan pergi kedalam kamar mandi dan mengguyur seluruh tubuhnya.


dapat dia lihat begitu banyak bekas merah kehitam2an disekujur tubuhnya.


"Arghhh... ! teriaknya menjambak rambutnya sendiri, dia sangat menyesali atas apa yang telah terjadi.


Setelah puas membersihkan dan merutuki diri sendiri, dia keluar berbalut handuk yang hanya bisa menutupi sebagian tubuhnya.


Matanya tanpa sengaja melihat sebuah bekas lempengan pil, dia mendekati dan mengambil kemudian membaca bekas kotak obat tersebut 'morning after pill'.


"dasar bajingan kamu Justine" maki fanny melempar bekas lempengan pil tersebut.


Belum cukup sampai disana, saat fanny mencari Hp-nya, dia melihat sebuah sticky notes yang ditempel dilayar Hp-nya dan secarik kertas berbentuk persegi panjang yang diletakan dibawah hpnya.


Fanny membaca isi sticky note itu sebelum mengambil kertas yang berada dibawahnya;


...📝Thanks for last night, walaupun aku bukan yang pertama tapi aku cukup puas dengan permainan mu! anggap saja cek itu sebagai ganti rugi nya"🧾...


...Justine...


"Dasar bajingan! keparat kamu Justine!" maki fanny berteriak memanggil semua umpatan kotor, lalu merobek secarik cek yang Justine tinggal kan.


"kalian semua harus membayar penghinaan ini" ucap nya dengan mata berapi2.


fanny segera menelpon seseorang untuk mengantarkan sebuah pakaian bersih untuknya, setelahnya pergi meninggalkan hotel yang menjadi tempat dirinya mempermalukan diri sendiri.


__________


Tok .. took ... tok..


Masuk suara seorang laki-laki dari dalam mempersilahkan untuk masuk.


Dengan langkah panjangnya 'Rio asisten pribadi Justine berjalan menghadap atasannya "ini semua yang tuan minta" ucapnya memberikan sebuah map berwarna hitam.


Justin membaca dengan teliti semua informasi yang dia inginkan, lalu memicingkan sebelah matanya tidak percaya dengan hasil kerja dari seorang asisten yang selama ini selalu berkerja sangat baik untuknya.


"Rio apa ini?"


ucapnya melemparkan map yang baru saja dia baca.


"apa aku harus mengajari mu kembali bagaimana cara mendapatkan sebuah informasi?" tanya nya kesal.


"Maafkan saya tuan! memang hanya itu yang bisa saya dapatkan setelah semalaman berusaha!"


Mendengar jawaban dari anak buahnya Justine sedikit tidak percaya.


"apa maksudmu? jangan bilang kamu tidak bisa mendapatkan informasi lain selain nama dan tanggal lahir serta hoby nya saja!"


Tidak ingin menjadi bantalan kemarahan tuannya dipagi buta, Rio langsung membuka suaranya dan menjelaskan.


"Maaf tuan tapi sungguh hanya itu informasi yang bisa saya dapatkan, saya kira seseorang pasti berada dibelakang gadis itu dan melindunginya." ucap Rio berspekulasi


Tertarik dengan dugaan Rio, justin mulai mengontrol nada bicaranya.


"apa kau yakin?" tanyanya


"Saya sangat yakin tuan".


ucap Rio memberanikan diri untuk mengangkat wajah dan menegakan tubuhnya.


"gadis cantik & juga menarik" batinJustine


"Rio! aku menginginkan Nya. kau terus cari tahu tentang dirinya! dan satu lagi, segera urus kepindahan ku! aku ingin bersekolah ditempat yang sama dengan nya!"


perintah justine yang diangguki oleh asistennya.


_______


Dengan malas kevin mengangkat mukanya yang sejak tadi diletakannya diatas meja makan.


"Ada apa dengan matamu? sudah seperti hewan ambassador cina saja!".


ledek michael dengan kekehannya saat melihat lingkar mata Kevin yang nampak begitu hitam seperti mata 'panda.


kevin hanya mendengus kesal atas gurauan yang michael lemparkan kepadanya.


sampai suara galak tawa Alen dari arah belakang membuat telinga kevin memerah seketika teringat kejadian semalam.


"Kamu tau mich, dia seperti itu karena semalam-- !".


ucapan Alen terputus karena tatapan membunuh yang kevin lemparkan.


Karena ucapan Alen yang terputus membuat michael malah berfikiran lain.


"Kangan bilang semalaman kamu mengerjai bella sampai tidak tidur! benar-benar bajingan tengik ternyata. sangat sesuai dengan reputasimu yang tersebar diluaran!" tuding michael


Alen terbahak2 mendengar dugaan michael, sementara kevin menepuk dahinya sendiri & semakin membenamkan wajahnya keatas meja karena tidak habis fikir dengan apa yang michael fikirkan.


Ketiga laki2 itu sibuk dengan berbagai ekspresi masing2, kevin dengan wajah malasnya, Alen dengan tawanya dan Michael dengan wajah penasaran nya.


Clara & Aeron berjalan mendekat diikuti beberapa anggota team lainnya.


"ada apa dengan wajah kalian?" tanya Clara setelah tepat berada dihadapan mereka.


Alen langsung menghentikan tawanya dan hendak membuka mulutnya untuk bercerita tentang kejadian semalam.


Dimana kevin pergi mencari roti tawar untuk bella pakai dan pada saat sampai disebuah toko, seorang wanita tua yang merupakan penjaga toko yang sangat genit begitu menyukai dirinya sehingga dia dibuat berlama2 disana hanya untuk sebungkus roti tawar wanita.


Tapi belum sempat Alen membuka mulutnya kevin sudah dulu berdiri dan membekap erat mulut Alen sehingga hanya terdengar suara Ao Ao Ao yang keluar dari mulutnya.


Aeron yang telah mengetahui kejadian semalam karena Alen mengirim sms kepadanya tidak bisa menyembunyikan lagi senyuman geli nya.


Clara memutar bola matanya kearah kekasihnya.


"sayang sebenarnya ada apa dengan kalian semua, kenapa kalian terlihat begitu aneh hari ini?"


Aeron memutar tubuh clara agar menghadap kearahnya kemudian menarik pinggang rampingnya agar bisa lebih mendekat lagi dengan perlahan mendekatkan bibirnya ketelinga gadis itu.


"kamu harus tanyakan masalah itu langsung kepada bella".


Clara meletakan kedua telapak tangannya didada Aeron serta menganggat dagunya agak tinggi dan bertanya, "kenapa aku harus bertanya kepadanya jika kalian juga mengetahuinya?"


karena gadisnya terlihat begitu penasaran Aeron semakin ingin menggodanya, sambil memainkan anak rambut Clara dan menyelipkan dibelakang telinganya Aeron tersenyum.


"Karena dia adalah sumber permasalahnya. sudah jangan bahas lagi ayo cepat sarapan, hari ini kita akan pergi berlayar menikmati liburan terakhir sebelum besok malam kalian akan pergi berlibur dengan keluarga kalian".


Clara sangat senang mendengar nya.


"apa kita bisa melakukan diving [menyelam]? aku sangat ingin melihat hewan-hewan bawah laut" ucap clara manja,


"Tentu saja itu salah satu tujuan utama kita". jawab Alen mengejutkan Clara


Tak lama suara Cekikikan ketiga gadis datang siapa lagi kalau bukan Bella, Asta & Rena, terlihat mereka sedang membicarakan sesuatu yang menyenangkan, mereka menghentikan percakapan tak kala melihat raut wajah kevin yang terlihat mengenaskan terutama bagian matanya.


"Esuai yang ku fikirkan".


celetuk Asta mengomentari mata Kevin yang terlihat begitu hitam.


Karena ucapan Asta, raut wajah bella langsung memerah seperti tomat matang.


dia malu mengingat kejadian semalam ditambah lagi kevin yang terus membantunya selama semalaman memijat bagian pinggangnya yang terasa sakit ketika mengalami masa 'M-nya.


Tidak ingin mood kevin semakin memburuk bella langsung melemparkan peringatan membunuh melalui kedua bola matanya yang terlihat seperti akan melompat keluar dari wadahnya kepada kedua gadis yang sedang tersenyum geli kepada kekasihnya.


Dia duduk tepat disamping kevin dengan berbisik pelan dia berkata, "maaf aku berjanji akan membayar Hutang ku saat selesai nanti!" mendengar janji yang diucapkan bella.


kevin langsung mengangkat kepalanya dengan bersemangat dia langsung menatap bella dan memberikan sebuah senyuman manis.


"kalau begitu aku akan menunggunya!".


balas kevin dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua saja.


"Aku Akan pergi mandi" ucap kevin berdiri dari duduknya.


Semua orang menatap bella seakan bertanya apa yang telah dia katakan sehingga bisa membuat mood kevin begitu cepat berubah. dari yang tadinya seperti mummy hidup dalam sekejap bisa menjadi seorang prajurit yang siap berperang, karena malas menanggapi bella hanya memutar bola matanya kemudian meminum susu yang berada dihadapannya.


"Sayang aku seduhkan kopi dulu" ucap clara berlalu pergi kedapur untuk membuat segelas coffee kesukaan Aeron.


"Sayang bisakah kamu sedikit saja seperti Clara yang begitu perhatian?".


tanya michael yang iri kepada sepasang kekasih yang selalu terlihat romantis itu, tidak seperti dirinya dengan Asta yang sudah mirip sekali dengan tom and jerry.


"Kalau begitu sangatlah mudah Mich, kamu hanya perlu pergi kekamar dan tidur lalu bermimpilah!"


jawab Asta sambil memakan sandwichnya dan langsung disambut galak tawa oleh semua orang yang duduk bersama mereka.