Lost Love "Love And Friendship"

Lost Love "Love And Friendship"
Scuba-diving



Aeron membukakan pintu mobil untuk Clara, setelahnya dengan berlari kecil ia menuju ketempat duduk kemudi.


"Sayang apa kita tidak perlu membawa sesuatu untuk keperluan disana?".


tanya Clara setelah memasang seatbelt nya


"Kamu hanya butuh membawa semua yang ada ditubuhmu dan aku tentunya!".


balas Aeron mengedipkan mata untuk menggoda kekasihnya.


"Aku sudah menugaskan seseorang untuk menyiapkannya, termasuk semua kebutuhan pribadi kalian sebagai wanita".


bisik Aeron pelan yang dijawab dengan sebuah cabikan bibir oleh gadis manisnya.


Aeron mendaratkan sebuah kecupan sebelum mulai menghidupkan mobilnya.


Butuh waktu kurang lebih satu jam untuk mereka mencapai dermaga.


Beberapa pria berjas hitam dengan penampilan eksekutif telah bersiap menunggu kedatangan seseorang yang menjadi tuan dari mereka.


Seorang leader yang berperawakan tegap serta tegas, dengan tubuh tinggi besar dan terkesan dapat mengintimidasi membungkukan setengah badannya saat melihat orang yang mereka tunggu tiba.


"Selamat pagi bos".


ucapnya memberi hormat yang diikuti seluruh anakbuah nya.


"Hem".


balas Aeron dengan anggukan, "apa semua sudah siap?"


"Sesuai perintah!".


ujar sang leader kemudian mengarahkan jalan kepada tuannya agar berjalan mengikuti nya.


Aeron menuntun Clara untuk menaiki sebuah speedboat diikuti dengan kevin kemudian bella lalu Alen, dan sisanya mereka semua akan menggunakan dua speedboat lain yang berukuran lebih besar untuk menuju superyacht milik Aeron, yang sengaja tidak bersandar didermaga.


Hanya dalam 11 menit mereka semua sudah sampai disebuah superyacht yang sangat mewah.


Superyacht yang bisa menampung tamu hingga 36 passenger.


dengan fasilitas berupa bioskop, ruang konferensi, tempat bermain untuk anak, salon kecantikan, ruang dansa, kolam renang, hingga sauna.


Kapal ini juga dilengkapi dengan dua helipad, sekitar 30 kabin, kapal selam mini, hingga perangkat keamanan seperti sistem pertahanan rudal serta jendela anti peluru dan sistem laser, superyacht dengan harga yang sangat fantastic.


Seorang pria berseragam yang merupakan seorang kapten datang menghampiri untuk menyambut sang pemilik kapal, setelah mengucapakan salam dan berjabat tangan, dia menjelaskan rute yang akan mereka tempuh.


Demi mempersiapkan tenaga mereka, memutuskan untuk beristirahat sejenak, dan akan berkumpul dalam 1jam kemudian untuk melakukan persiapan scuba diving.


"Hei,, kalian berdua lihat pasangan itu! ada apa lagi dengan mereka berdua?"


tanya Michael kepada kedua gadis yang berada disampingnya saat melihat raut wajah bella yang seperti anak kecil ketika permennya direbut paksa.


"Entahlah, pasangan yang aneh! baru saja tadi pagi aku melihat kevin yang memasang muka Mummy dan bella yang sibuk untuk menghiburnya, sekarang dalam hitungan belum dua jam justru muka Bella yang terlihat seperti manusia yang sudah malas untuk hidup dan kevin sekarang sibuk untuk menghiburnya!" ujar Rena sambil menggeleng dan bedecik.


"Pasangan yang serasi! sama-sama aneh".


celetuk Asta yang disambut galak tawa keduanya.


____


Bella membuka kasar pintu kamarnya, kemudian dengan mendengus kesal dan menghentakan kaki dia berjalan menuju ketempat tidur lalu membanting tubuhnya.


“Kenapa harus datangnya sekarang? Arghh ...!” geram nya kesal yang masih bisa didengar oleh Kevin.


“Sudahlah sayang kamu tidak perlu seperti ini hanya karena tidak bisa ikut scuba diving [menyelam], lagi pulang kita bisa melakukannya lain kali!”.


bujuk Kevin kepada kekasihnya.


“Tapi ini berbeda Kevin sekarang semua orang akan pergi dan kamu bisa bayangkan betapa menyenangkan nya menyelam bersama dan bisa melihat keindahan dibawah laut! sementara disini hanya aku seorang diri yang tidak bisa menikmatinya!”.


ucap Bella kesal dengan melipat kedua tangannya.


“Aku benar merasa ingin menangis saat ini!” rengek bella kemudian.


Kevin mengusap lembut puncak kepala Bella untuk menghibur hati gadisnya.


“Baiklah kalau begitu aku tidak akan pergi, dan akan tetap disini menemanimu saja!”.


“Benarkah? kamu tidak akan menyesal?” tanya Bella.


“Hm” balas Kevin.


“Terima kasih sayang!” ucap Bella dengan mata berbinar, “memang tidak salah jika aku memilihmu sebagai kekasih!” ujar Bella manja


Tak lama handphone Kevin bergetar sebuah panggilan masuk dari salah satu temannya yang bernama Vincent calon seorang pewaris perusahaan berlian milik keluarga 'NG.


...“ Halo kev kamu di mana?”...


...“ Ada apa Vinc?”...


...tanya balik Kevin tanpa menjawab pertanyaan dari temannya terlebih dahulu....


...“ jadi gini, nanti malam kita mau ngadain night party, kalian bertiga bisa ikut tidak?” ...


...tanya Vincent bermaksud mengajak kedua temen kevin yang lain....


...“ Sorry Vinc sepertinya kali ini kita tidak bisa! soalnya nanti malam juga kita bakal ngadain hal yang sama”. tolak Kevin...


...“jadi gitu! but, kalian kenapa tidak mengajak ku bergabung?”...


...“bukannya tidak mau tapi ini acara teman yang buat!”...


...ucap Kevin tidak berniat menjelaskan yang sebenarnya....


...*Kevin akhirnya menjawab pertanyaan dari Vincent....


...“Kebetulan kita juga ke arah yang sama, aku akan menghampiri kalian.” ucap vincent, ...


...“kalian tidak keberatan kan?” tanyanya kemudian*....


...“Nanti biar aku sampaikan kepada Aeron!” ...


...“ Ya udah kalau gitu aku cabut dulu bye!” ucap vincent mengakhiri sambungannya....


“Siapa?” tanya Bella


“teman!” jawab Kevin singkat kemudian menceritakan isi percakapan mereka tadi,


“Sayang kita istirahat dulu, aku beneran ngantuk banget”


ucap Kevin mulai memasang muka manjanya lalu memeluk bella seperti guling.


______


Semua anggota D.R sudah berkumpul kecuali sepasang kekasih yang masih terlelap tidur karena memang mereka berdua memutuskan untuk tidak ikut serta, tepatnya kevin karena lebih memilih untuk menemani kekasihnya yang sedang dilanda rutinitas seorang wanita setiap bulan.


“Dimana Kevin?”.


tanya Alen saat tidak melihat batang hidung dari temannya itu.


“Dia tidak akan ikut” jawab Aeron,


“Dia akan menemani Bella” tambah Clara.


“OH--” ucap Alen seraya tersenyum sambil memegang dagunya.


Seorang yang bertugas memandu kegiatan yang akan mereka lakukan mulai mengarahkan mereka semua untuk memakai perlengkapan menyelam.


Dan setelah melakukan 'Mask-Clearing yaitu menghilangkan uap air di masker,


mereka melanjutkan dengan 'Ekualising dengan cara mengembuskan udara sembari menutup hidung yang bertujuan untuk membuat telinga beradaptasi dengan kondisi tekanan tinggi.


lalu melakukan 'Bouyancy Pengaturan daya ambang tubuh di air.


Setelah semuanya selesai petugas mengarahkan mereka untuk menyelam tidak seorang diri, karena ada hukum alam bagi para diver, yaitu never dive alone yang mempunyai arti jangan pernah menyelam sendiri.


Karena memang harus berpasangan maka Aeron sudah pasti menjadi Buddy Diver atau partner scuba diving dari kekasihnya.


mereka akan menyelam selama 40menit pada kedalaman 30meter.


Clara yang sibuk menikmati keindahan surga bawah laut, sementara Aeron sibuk mengabadikan gambar2, dia 'memotret' begitu banyak foto Clara.


______


Bella terbangun karena perutnya yang merasa lapar, dia mengerjapkan matanya sambil menepuk-nepuk pundak Kevin untuk membangunkan kekasihnya itu


“kevin bangun sayang, aku sangat lapar”


“Hm, sebentar lagi sayang!”


ucap Kevin dengan suara seraknya.


Karena Kevin begitu sulit dibangunkan akhirnya Bella mempunyai ide untuk mengelitikinya,


tapi bukannya bangun Kevin justru memeluk erat tubuh Bella dan menyembunyikan mukanya ke Curug leher Bella.


“Kevin”.


ucap Bella saat Kevin mulai menyesap kulitnya,


“Tunggu 5 menit saja” balas Kevin.


Dan pada saat mereka keluar matahari sudah tepat berada di atas kepala.


“Pantas saja aku sangat lapar Ini sudah waktunya jam makan siang”.


Kevin tertawa, “apa kau begitu lapar?” tanyanya kemudian.


“ya Aku sangat lapar!” jawab Bella.


“Apa mereka belum kembali?” tanya Bella kemudian, kevin melihat jam di pergelangan tangannya.


“Aku kira mereka sebentar lagi akan kembali!” ucap Kevin begitu yakin.


“Aku akan merasa iri ketika melihat foto-foto yang Re ambil nanti”.


ujar Bella dengan muka sedihnya.


“Ayolah sayang, tidak perlu sampai sebegitunya” bujuk Kevin, yang dibalas anggukan tapi juga cabikan bibir yang begitu lentik.


“Dan bisakah kamu berhenti mencabikan bibirmu itu, kau membuat ku berfikiran ingin melahapnya saat ini juga”.


ujar Kevin dengan seringainya dan membuat mata Bella ingin melompat keluar.


Benar saja ucapan Kevin tak berselang lama mereka semua kembali dengan wajah yang berseri-seri, dari kejauhan dapat Bella dengar mereka mengungkapkan kepuasan & kegembiraan masing-masing, dan semakin membuat Bella iri.


Seorang koki keluar menghampiri mereka untuk mengatakan jika makan siang sudah siap.


“Aku benar-benar sangat lapar” ucap salah seorang anggota tim D.R


“Ya aku juga” timbal yang lain


“Sama aku juga” sahut anggota tim yang lain.


Mereka semua pergi ke kamar untuk berganti pakaian sebelum menikmati makan siang.