
Selamat membaca ...
“Nona, apa kau mendengarkan aku?” tanya seorang pria yang ada di belakang Diva, membuat tubuh Diva bergetar karena rasa takutnya.
Hingga pria itu melangkahkan kakinya menuju wanita cantik dengan penampilannya yang sangat buruk, pria itu menepuk bahu Diva, hingga membuat Diva terlonjak kaget saat merasakan tepukan ringan di bahunya.
“Anda salah orang,” ucap Diva tanpa menoleh ke arah belakang, membuat pria itu semakin penasaran dan dengan cepat membalikan tubuh Diva.
“Astaga! Diva, apa yang terjadi padamu, kemana Alfa?” tanya pria itu merasa sangat kasihan pada wanita cantik itu.
“Kau temannya Alfa, Daniel?” tanya Diva memastikan.
“Benar, aku temannya Alfa, aku Daniel. Kemana suami mu, kenapa kau bisa berjalan seperti ini sendirian?” tanya Daniel yang heran melihat istri seorang Alfa Edison Sagala berpenampilan seperti seorang gelandangan, apalagi wanita yang ada di hadapannya adalah mantan seorang model.
“Aku, aku pergi darinya, tolong jangan beritahu siapapun. Tolong bantu aku,” pinta Diva dengan memohon pada pria yang menjadi teman suaminya.
“Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kau meninggalkan suamimu?” tanya Daniel menatap Diva dengan tatapan penuh selidik.
“Bantu aku bersembunyi, nanti akan aku ceritakan semuanya, tapi sekarang aku mohon bawa aku pergi sejauh mungkin,” pinta Diva lagi sambil memelas, membuat Daniel tak sanggup untuk menolak keinginan istri dari temannya tersebut.
“Baiklah, ikut aku masuk ke dalam mobil,” ajak Daniel pada wanita itu.
...----------------...
Tak butuh waktu lama, kini Diva sudah berada dalam mobil Daniel dan menceritakan semua masalahnya yang telah terjadi, dari awal ia berencana untuk membunuh suaminya sendiri, hingga ia diusir dan tidak diakui lagi oleh mertuanya, hingga ia menceritakan awal keretakan hubungan mereka yang semakin menjadi setelah kedatangan wanita gila itu.
“Apa! Jadi Dara sudah kembali?” tanya Daniel yang terlihat sangat terkejut saat mendengar wanita gila itu sudah kembali, membuat Diva semakin penasaran dengan kisah masalalu mereka berdua.
“Apa kau tahu kisah mereka?” tanya Diva yang tak bisa menahan rasa ingin tahunya, membuat Daniel membuang napasnya kasar sambil terus menyetir dengan tenang.
“Apa kau sudah mencintai suami mu?” tanya Daniel memastikan, ia hanya ingin menjaga perasaan wanita yang duduk di sampingnya.
“Kenapa kau menanyakan hal itu?” tanya Diva yang semakin penasaran dengan masalalu dua orang tersebut.
“Hahhh, aku hanya ingin menjaga perasaanmu, apa itu salah?” tanya Daniel yang membuat Diva membuang napasnya dengan panjang sebelum akhirnya ia menjawab semua pertanyaan dari pria yang tidak bisa ia percaya tersebut.
“Tentu saja aku tidak mencintai pria itu, aku hanya kasihan dan merasa iba padanya, apalagi dia sudah banyak berkorban untuk pernikahan kami,” dusta Diva agar pria itu mau berkata jujur padanya mengenai hubungan masalalu suaminya dan wanita yang bernama Dara.
“Baiklah, karena kau tidak mempunyai perasaan apapun pada suamimu, maka aku akan menceritakan semuanya, dengarkan aku baik-baik,” ucap Daniel bernada perintah tersebut.
“Mereka adalah calon mempelai suami istri,” ucap Daniel yang terdengar begitu menyakitkan di telinga Diva, setelah ia mulai mencintai pria itu, andai saja ia tetap bertahan pada pendiriannya untuk tidak pernah mencintai suaminya, pasti rasanya tidak akan semenyakitkan seperti ini.
“Tidak, sehari sebelum mereka menikah, Dara pergi dengan alasan pekerjaanya tidak bisa tunda, dan itu membuat Alfa merasa terhina oleh wanita itu, tapi semua orang tahu, jika Alfa dan wanita itu adalah sepasang kekasih dari mereka duduk di bangku SMA, aku, Alfa dan Dara adalah sahabat waktu kecil, kami selalu bersama-sama, hingga Dara mulai menyukai Alfa, selain pria itu tampan, juga dia orang kaya, Alfa yang juga menyukai Dara pada saat itu, mempunyai peluang untuk menjalin hubungan dan sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah, namun pada akhirnya harus berpisah,” ucap Daniel panjang lebar.
“Jadi hubungan mereka tidak terputus secara lisan?” tanya Diva lagi.
“Benar, tapi Alfa sudah memutuskan hubungannya dengan Dara setelah wanita itu meninggalkan Alfa,” jawab Daniel.
“Apa kau pernah berpikir jika Alfa masih mencintai wanita itu?” tanya Diva yang merasa sangat cemburu saat itu, dan itu malah dijawab sebuah kekehan dari pria yang ada di sampingnya, membuat Diva merasa kesal karena sudah dipermainkan.
“Kau sangat lucu, aku kira kau memang tidak mencintai suamimu itu, aku berpikir terlalu jauh, hingga menilaimu adalah wanita yang benar-benar sangat angkuh, ternyata kau adalah wanita yang hangat, jika memang sudah tahu kepribadian mu,” ucap Daniel tanpa sadar, membuat Diva tersedak udara.
“Maaf, aku tidak bermaksud mengatakan hal itu, Aku rasa Alfa memang sedikit masih menyimpan perasaan pada Dara, karena bagaimana pun, mereka sudah lama bersama, dari teman masa kecil hingga ingin melangsungkan pernikahan, dulu jika Dara keluar, kemanapun itu, semuanya menghormatinya sama seperti menghormati Alfa,” jawab Daniel panjang lebar, membuat Diva semakin tak percaya diri setelah banyak melakukan kesalahan.
‘Apa yang aku harapkan lagi dari suamiku, semuanya sudah hancur karena keegoisan ku, mungkin saja Alfa hanya ingin menyelamatkan aku, masih terdengar jelas di telingaku, jika Alfa masih sangat mencintai Dara waktu di kolam renang itu, aku memang sudah seharusnya meninggalkan semuanya, Mommy, Daddy, maafkan Diva yang sudah mengecewakan kalian,’ jerit Diva dalam hati, hingga suara seorang pria yang ada di sampingnya membuyarkan semua lamunannya.
“Lalu tujuanmu saat ini kemana?” tanya Daniel pada wanita yang tidak membawa apapun saat ini.
“Aku ingin pergi jauh dari sini, tolong aku, bawa aku keluar kota ini, aku tidak ingin mengusik kehidupan Alfa, aku tidak ingin mengganggu kebahagiaannya lagi,” ucap Diva yang terdengar memilukan, apalagi penampilannya sudah seperti gelandangan.
“Apa kau yakin ingin meninggalkan kota ini dan meninggalkan semuanya?” tanya Daniel memastikan.
“Tentu saja,” jawab Diva singkat.
“Baiklah, tapi aku hanya membantumu, jangan libatkan aku nantinya, kalau begitu ayo kita beli keperluanmu dulu sebelum kau mendapatkan pekerjaan di sana, nanti aku akan mengurus untuk menghapus jejakmu, aku tahu Alfa pasti akan mencarimu, dia mempunyai sekertaris Sam yang hebat dalam mencari,” ucap Daniel menyetujui permintaan wanita itu.
...----------------...
Tak butuh waktu lama, kini Diva dan Daniel sedang berbelanja semua kebutuhan yang di perlukan Diva, mengingat jika wanita itu sudah tak mempunyai apapun saat ini.
“Daniel, ini semua sudah lebih dari cukup,” ucap Diva saat pria itu yang malah bersemangat memilihkan pakaian branded, namun Diva hanya mengambil pakaian yang paling murah saja. Karena ia akan memulai hidup barunya dengan kesederhanaan, dia bukanlah seorang model lagi, jadi harus hidup di kalangan biasa, begitu juga dengan kehidupannya yang harus dimulai dari nol lagi.
...****************...
Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up.
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya ...
Follow IG Author @aran_diah
Hatur nuhun.