Leave Me Please Hubby

Leave Me Please Hubby
Chapter 24



Selamat membaca ...


Setelah melakukan beberapa jam perjalanan, kini Diva dan Alfa sudah sampai di tempat tujuan, kota paris yang menjadi tujuan, bukan hanya karena di kenal sebagai kota cinta, tapi juga tempat wisatanya yang selalu memanjakan mata.


Kini, sepasang suami istri yang baru saja sampai langsung pergi ke hotel yang sudah di siapkan oleh sekertaris Sam.


“Apa kau lapar?” tanya Alfa sambil melirik Diva yang tengah mengeringkan rambutnya yang basah karena baru saja selesai mandi.


“Hmm, tapi aku tidak mau makan di luar, aku masih cape,” jawab Diva tanpa melirik ke arah pria yang sudah dari tadi memperhatikannya.


“Apa kau sengaja menggodaku, hum?” tanya Alfa yang kini sudah memeluk Diva dari belakang, membuat wanita itu tersentak kaget dengan perlakuan suaminya tersebut.


“Cepat lepaskan aku, aku sudah sangat lapar,” ucap Diva dengan ketus tanpa mengindahkan pertanyaan dari suaminya, namun Alfa sama sekali tak bergeming.


“Baiklah, malam ini kita istirahat saja, besok kita berkeliling,” ucap Alfa yang akhirnya luluh dengan istri cantiknya tersebut.


Setelah makan malam selesai, mereka tak pergi kemanapun, bahkan untuk hanya sekedar mencari udara segar, karena Diva dan Alfa adalah tipe orang yang yang suka berdiam diri di rumah, kini wanita cantik itu hanya berbaring sambil membaca novel online yang ada di aplikasi ponselnya, sedangkan Alfa, pria itu malah sibuk dengan mengecek email pekerjaannya yang ada di Indonesia.


“Kenapa tokoh wanitanya sangat bodoh sih! Membuat orang yang membacanya kesal saja,” gerutu Diva sambil terus membaca novel online tersebut, membuat Alfa tersentak dan langsung melihat ke arah wanita yang sedang rebahan tersebut. Terlihat sangat baik-baik saja, hanya ada raut wajah yang sangat kesal tergambar jelas di wajah cantiknya.


“Sayang, apa yang membuat mu kesal seperti itu?” tanya Alfa sambil mengerutkan dahinya.


Diva yang mendengar panggilan dari pria tampan itu pun hanya menjawab tanpa melirik kepada Alfa sedikitpun sambil terus membaca novel yang sudah membuat kesal.


“Aku sangat kesal karena baca novel online,” jawab Diva yang terus fokus membaca novel online tersebut, dan entah sejak kapan ia mulai terbiasa dengan panggilan sayang dari Alfa, yang penting ia merasa sangat nyaman dengan hal kecil tersebut.


“Memang judul novel apa yang membuat mu kesal seperti itu?” tanya Alfa kembali.


“Leave me please hubby!” jawab Diva setengah berteriak karena kesal dan itu membat Alfa membulatkan matanya dengan sempurna setelah mendengar teriakan dari sang istri.


“Sayang, jangan harap aku akan melepaskan mu, sampai matipun aku tidak akan melepaskan mu, kau hanya akan menjadi milikku,” ucap Alfa dengan tegas, jangan lupa juga tatapannya yang tajam ke arah wanita cantik tersebut, membuat Diva juga terkejut dengan pria yang malah ikut membentak dirinya.


“Hei apa yang kau katakan?” tanya Diva sambil menatap tajam ke arah Alfa, justru itu membuat Alfa juga tidak mau kalah dengan tatapan tajam tersebut.


“Aku hanya mengatakan jika aku tidak akan melepaskan dirimu,” jawab Alfa dengan dingin.


‘Astaga, apa pria ini salah paham dengan judul novel yang aku baca, hahah dia lucu sekali, dia sangat tampan, siapapun yang menggantikan diriku pasti akan sangat beruntung’ batin Diva yang rasanya sudah tahan ingin menertawakan kesalah pahaman itu.


Hahahahah


Gelak tawa Diva sudah tak dapat ditahan kembali, dan itu membuat Alfa semakin marah karena hal tersebut, dan tentunya acara salah paham juga semakin berlanjut.


“Dengan cara apa aku harus membunuh mu?” tanya Alfa dengan dingin, membuat Diva berhenti tertawa dan membuat nyalinya seketika menciut.


Glekk!


‘Upss, apa dia salah paham lagi, haiss kenapa dia lebih mudah berubah suasana hatinya daripada seorang perempuan sih’ gerutu Diva dalam hati sambil meringsut ke pojokan tempat tidur karena takut dengan Alfa yang sudah di penuhi amarah.


“Kau hanya salah paham!” ucap Diva setengah berteriak.


“Apa maksudmu salah paham, apa kau mencoba melarikan diri dari hukumanmu, sudah jelas tadi kau bilang ingin lepas dariku dan kau malah menertawakan diriku, apa itu masih bisa disebut dengan kesalah pahaman?” tanya Alfa sambil menatap sinis ke arah wanita yang sedang meringsut tersebut.


“Tadi aku hanya menyebutkan judul novel online yang aku baca, memang judulnya Leave me please hubby, apa kau sudah mengerti?” tanya Diva sambil menatap dengan memelas, berharap kesalah pahaman itu akan segera berakhir dan ia akan membaca novel karya penulis lainnya juga.


“Apa kau tidak berbohong, mana buktinya?” tanya Alfa dengan penuh selidik.


“Ini, apa kau sudah lihat judulnya dengan benar?” tanya Diva kesal.


“Oh, kenapa tokoh utama pria itu sangat tampan, apakah setampan diriku?” tanya Alfa dengan bodohnya karena ia merasa tersaingi, dan ia tidak mau itu terjadi.


“Lupakan saja, aku mau melanjutkan membaca,” ucap Diva yang sama sekali tidak menggubris pertanyaan bodoh yang suaminya lontarkan.


“Itu tidak akan terjadi,” ucap Alfa yang kini sudah merebut ponsel milik Diva dan meletakannya di atas nakas yang ada di samping tempat tidurnya.


“Hei! Apa yang kau lakukan, cepat kembalikan ponsel milikku, aku ingin membaca novel online kak Aran!” bentak Diva yang tidak rela jika kesenangannya diganggu oleh siapapun.


“Siapa lagi itu kak Aran?” tanya Alfa yang entah sejak kapan banyak bertanya.


“Kak Aran itu ya penulis novel online yang judulnya leave me please itu, apa kau tidak mengenalnya, payah sekali,” gerutu Diva yang merutuki kebodohan suaminya.


“Terserah saja dia siapa, karena yang paling penting dalam hidupku adalah dirimu, Diva Anastasya,” ucap Alfa yang membuat Diva memutar matanya malas saat mendengar ucapan yang dilontarkan oleh suaminya tersebut.


Namun, tanpa peringatan apapun, kini Alfa sudah mel*umat bibir indah dan se*ksi milik Diva, membuat wanita cantik itu terperanjat kaget saat merasakan bibir lembut dan kenyal milik pria tampan yang sudah melahap habis oleh suaminya.


Dengan sekuat tenaga, wanita cantik itu terus memberontak dalam pelukan suaminya, tapi itu hanya sia-sia saja, tubuhnya yang mungil dan tenaganya yang tak cukup kuat, membuatnya harus lelah tanpa ada hasil apapun, dengan terpaksa ia diam karena memberontakpun percuma dan hanya akan menghabiskan tenaga saja.


‘Tenang Diva, pria ini hanya ingin bersenang-senang dengan mu, karena sudah satu minggu tidak mengganggu ku, anggap saja ini konpensasi sebagai ganti beberapa hari yang lalu, tapi kenapa dia melakukannya dengan sangat lembut, tolong jangan terbawa suasana Diva, kau hanya sementara menjadi istrinya, kau mempunyai pria yang akan membebaskan mu dan itu bukan suamimu,’ jerit Diva dalam hati, sungguh ia merasa dilema dengan perasaannya sendiri.


“Aku mencintaimu, Diva Anastasya,” bisik Alfa di telinga wanita cantik itu dengan nada yang sensual setelah melepaskan tautan bibir mereka, membuat detak jantung Diva berpacu dengan sangat cepat, jangan lupa wajahnya yang sudah memerah karena malu.


...****************...


Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up.


Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya ...


Follow IG Author @aran_diah


Hatur nuhun.