
Selamat membaca ...
Hari demi hari, telah Diva lalui, hingga di suatu tempat, ia bertemu dengan sosok pria asing.
“Nona, apa kau makan siang sendiri?” tanya sosok pria asing tersebut.
“Hmm,” jawab Diva singkat.
“Bolehkah aku duduk di sini?” tanya sosok pria asing itu lagi.
“Hmm,” jawab Diva dengan malas.
“Apa nona Tidak makan siang dengan suami nona yang bernama Alfa?” tanya sosok pria asing tersebut, dan itu membuat Diva terkejut.
“Apa yang kau maksud?” tanya Diva penuh selidik.
“Aku tahu, jika kau tidak mencintai suami mu itu,” ucap pria itu dengan menampilkan senyum smirk.
“Kau! Berani sekali kau mengatakan hal itu padaku. siapa kau sebenarnya?” tanya Diva sambil menatap tajam ke arah sosok pria tersebut.
“Perkenalkan, namaku Alex. Aku akan membantu mu untuk keluar dari jeratan pria gila itu,” ucap pria yang tak lain adalah Alex, musuh bebuyutan Alfa.
Ada perasaan kesal saat orang lain menyebut suaminya sebagai pria gila, karena bagaimana pun ia adalah istrinya. Tapi ini kesempatan bagi Diva untuk keluar dari kehidupan konyolnya ini.
“Apa alasan mu?” tanya Diva dengan tatapan penuh selidik terhadap sosok pria yang baru ia temui itu.
“Karena aku yang mencintaimu, aku selalu menunggumu secara diam, tapi ternyata ketika aku tahu, kau sudah menikah dengan pria itu, aku merasa hilang arah. Tapi skearang aku masih punya kesempatan, saat aku tahu kau tidak mencintai suami mu,” dusta Alex untuk meyakinkan Diva.
“Benarkah?” tanya Diva ragu.
“Kalau aku mau, aku juga bisa memaksa mu untuk menikah dengan ku, tapi aku sadar, jika cinta tak bisa di paksakan. Maukah kau memulai dari awal dengan ku, untuk saling mengenal satu sama lain dulu?” tanya Alex dengan segala kelicikannya.
‘Benar apa yang dikatakan Alex, pria manapun pasti bisa, jika hanya bilang suka lalu memaksa. Tapi Alex, pria ini rela menunggu ku dan memintaku secara baik-baik. Apakah ini salah satu jalan untuk aku agar bisa keluar dari jeratan Alfa. Baiklah, aku akan mencoba,’ batin Diva dengan segala opininya.
“Baiklah, tapi jangan sampai Alfa tahu dulu, aku takut dia akan menghabisi dirimu,” ucap Diva agar Alex tidak gegabah. Apalagi jika ini menyangkut Alfa.
“Kau tidak perlu khawatir, aku akan menjaga diriku untukmu. Aku sangat senang dengan keputusan mu,” ucap Alex sambil tersenyum lembut pada Diva. Sebenarnya tidak ada ruginya dia mendekati Diva. Wanita cantik itu memang sangat di gilai para pria.
“Jangan senang dulu, aku belum sepenuhnya menerima dirimu, aku hanya ingin bisa terlepas dari Alfa, itu saja,” ucap Diva dengan jujur.
“Aku tahu, tapi setidaknya aku sangat senang, karean mendapat izin untuk mendekati wanita cantik seperti dirimu, aku sangat mencintai mu, Diva,” ucap Alex dengan segala rayuan mautnya.
“Terserah kau saja,” ucap Diva asal.
“Kevin, apa kau sudah ada kabar baru?” tanya Alex pada sang asistennya yang bernama Kevin.
“Saya ada kabar baik tuan,” jawab Kevin tegas.
“Katakan,” titah Alex tak sabar.
“Ini mengenai nona Diva, istri dari tuan Alfa Edison Sagala,” ucap Kevin jujur.
“Apa kau yakin? Apa kau bisa mempertanggung jawabkan semua informasi yang kau dapatkan ini?” tanya Alex dengan penuh selidik.
“Tentu tuan. Dari informasi yang saya dapatan jika nona Diva terpaksa menikah dengan tuan Alfa, tapi saya belum tahu jelas alasannya,” jawab Kevin yang memang hanya tahu hal itu dari sang mata-mata.
Pada awalnya Alex tidak percaya jika Alfa dipaksa menikah oleh ibunya, karena ia tahu, jika pria dingin itu tidak akan pernha mau jikaa dipaksa untuk menikah.
‘Alfa, kau sudah menemukan cintamu yang baru, kalau begitu, aku akan memulainya dari istri tercinta mu lebih dulu,’ batin Alex tersenyum smirk.
“Bagus, aku sudah tidak sabar untuk melihat kehancuran pria breng*sek itu, akan aku mulai drai orang yang dia cintai. Kevin, cari tahu kegiatan Diva dan segera laporkan padaku,” titah Alex pada sang asisten.
“Baik tuan,” ucap Kevin patuh.
...----------------...
Selang beberapa lama, sang asisten pun kembali untuk menyampaikan informasi yang ia dapatkan.
“Apa kau sudah ada kabar?” tanya Alex tak sabar.
“Beberapa hari ini, Nona Diva sering datang ke apartemen xx untuk bertemu dengan sahabatnya, tuan,” jawab Kevin datar.
“Ayo kita ke lokasi,” ucap Alex yang langsung di ikuti oleh sang asistennya.
Flashback off ...
...----------------...
Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up.
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya ...
Follow IG Author @aran_diah
Hatur nuhun.