Leave Me Please Hubby

Leave Me Please Hubby
Chapter 11



Selamat membaca ...


Satu minggu kemudian.


Hari yang di tunggu telah tiba, sepasang pengantin yang sudah resmi menjadi pasangan suami istri itu bagai raja dan ratu, sangat cantik dan tampan, resepsi yang yang sangat megah dan mewah mencapai triliunan itu mengundang semua kolega bisnis dan juga dari dunia perindustrian.


Mempelai pria dengan setelan texudo berawarna putih, semakin membuat wajahnya yang tampan semakin memikat hati para wanita yang melihatnya, kecuali istrinya, Diva.


Wanita cantik itu malah semakin tidak suka dengan pria yang kini sudah resmi menjadi suaminya, wanita yang terlihat sangat cantik dan menawan menggunakan gaun pengantin dengan warna yang senada dengan Alfa.


Para sahabat dan rekan kerjanya semua di undang, bahkan banyak dari mereka mengatakan sangat iri pada Diva, karena berhasil meluluhkan pria kutub itu, bagaimana tidak, semua wanita yang mendekatinya semua di tolak mentah-mentah, bahkan banyak dari para wanita tersebut adalah anak rekan bisnisnya, para wanita yang cantik dan seksi sudah banyak yang mengantri untuk meluluhkan hatinya, padahal Diva sama sekali tidak pernah berniat untuk meluluhkan pria itu, tapi ternyata takdir sudah menentukannya.


“Sayang, Mommy sangat bahagia sekarang, Mommy dan Daddy sudah tidak khawatir lagi tentang masa depanmu, kami percaya kalau suamimu bisa menjagamu lebih baik dari kami,” ucap Via sambil menitikan air mata bahagia.


Sedangkan, Diva sudah tidak bisa menahan cairan bening yang ada di pelupuk matanya, kini sudah terjun membasahi pipi indahnya, bahkan wanita itu berpikir ini adalah akhir dari kebahagiannya, namun ia kembali sadar, ia tidak boleh terperangkap dalam pernikahan yang sama sekali tidak ia harapkan, karena baginya hidup bahagia adalah ketika sebuah pasangan yang saling mencintai hidup bersama, bukan karena sebuah ancaman.


“Alfa, Daddy harap kamu bisa menjaga kepercayaan yang telah kami berikan padamu, jadilah suami yang bertanggung jawab untuk istri dan anak-anak mu kelak, jika kau sudah tak mencintai atau bahkan sudah tidak bisa bersama dengan putriku, tolong kau jangan sakiti dia, kembalikan pada kami secara baik-baik, apa kau mau berjanji padaku sebagai seorang menantu dan mertua?” tanya Devan pada sosok pria tampan yang baru saja menghalalkan putrinya.


“Tentu saja Dadd, aku akan menjaga semua kepercayaan yang telah Daddy berikan padaku untuk menjaga putrimu yang sangat aku cintai, aku akan bertanggung jawab untuk istri dan anak-anak ku kelak, aku berjanji akan selalu mencintai putrimu dan tidak akan pernah bosan, apalagi sampai harus meninggalkan dan menyakiti dirinya, akan aku pastikan semua itu tidak akan pernah terjadi dan tidak ada kesempatan dalam hidupnya, bahkan aku akan melindungi pernikahan kami dengan segenap jiwa dan ragaku, aku hanya butuh doa dan kepercayaan Daddy untuk diriku menjaga putrimu,” jawab Alfa dengan sangat tegas, bagaimana mungkin ia akan membuang berlian yang dengan susah payah ia dapatkan. Bahkan, untuk bisa menikahi wanita keras kepala itu ia harus mengerahkan semua ancamannya, karena bagaimana pun ia tidak akan pernah melepaskan wanita itu.


“Baiklah, sekarang aku sudah lebih tenang jika sudah mendengar langsung dari mulutmu, aku harap kau bisa menepati janjinya sebagai seorang pria sejati,” ucap Devan yang puas mendengar penuturan dari menantu tajirnya.


“Aku berjanji padamu,” janji Alfa dengan tegas, setelah memastikan hal tersebut, Devan dan Via pergi untuk menyambut beberapa koleganya.


“Kenapa kau menikah sangat mendadak sampai aku harus buru-buru pulang dari luar Negeri untuk menyaksikan pernikahan mu, apa kau tega tidak memberi tahu aku lebih dulu?” tanya seorang wanita cantik yang sepantar dengan Diva bergelayut manja di lengan kokoh pria tampan itu, sedangkan Alfa, pria itu hanya diam dan tak menolak sama sekali, membuat Diva mendengus dengan kesal.


‘Sudah aku duga, pria ini tidak lebih dari seorang pria hidung belang, yang suka mencari banyak wanita, aku tidak boleh terpedaya oleh parasnya yang tampan itu, eh, apa tadi aku sedang memuji ketampanannya, sadar Div, sadar, pria ini hanya terobsesi dan sedang memanfaatkan mu,’ gerutu Diva dalam hati, wanita itu semakin beropini yang tidak baik untuk pria yang sudah menjadi suaminya tersebut.


“Sayang, aku cemburu jika kau mempunyai seorang wanita yang kau nikahi, nanti bagaimana dengan ku, apa kau akan menelantarkan aku, apa kau akan terus memberiku uang bulanan?” tanya wanita cantik itu tak henti-hentinya bersikap manja pada Alfa, dan Alfa hanya diam saja, karena ia ingin melihat wajah Diva yang cemburu, ia sungguh senang dan bersorak dalam hati saat melihat wanita yang sudah menjadi istrinya mendengus kesal, entah itu cemburu atau bukan, tapi tetap saja itu membuat Alfa senang setengah mati.


‘Apa wanita itu tidak punya urat malu sama sekali, dia bahkan terang-terangan mengatakan cemburu padaku, dan apa tadi?! Dia bahkan berani meminta uang bulanan pada suamiku, ini tidak boleh terjadi, meskipun aku tidak mencintainya, tapi aku tidak boleh lemah dan mudah di tindas seperti tokoh novel lainnya,’ gerutu Diva dalam hati dengan kesal, bahkan ia secara tidak sadar mengakui bahwa Alfa adalah suaminya.


“Cih! Jangan mimpi,” decak Diva berkilah.


‘Apa! Dia malah bertanya padaku, dia memang tidak peka, tadi dia sudah berjanji pada Daddy untuk tidak menyakitiku dan akan selalu mencintaiku, tapi sebelum resepsi selesai pun, pria ini sudah berani melanggarnya,’ tentu saja Diva hanya berani menggerutu dalam hati.


“Apa kau sudah puas menggoda kakak iparmu?” tanya Alfa pada wanita cantik itu yang ternyata adalah adik kandung dari Alfa Edison sagala.


“Kakak, kenapa kau membongkarnya, padahal sandiwara ku belum selesai, aku lihat wajah kakak ipar begitu kesal, kalian pasti saling mencintai, baiklah aku anggap ujian pertama lolos,” rengek wanita cantik itu tak terima jika kakak kandungnya membongkar sandiwaranya.


“Apa kau senang membuat kakak iparmu cemburu?” tanya Alfa sambil mencubit pipi wanita cantik itu.


‘Apa! Jadi wanita ini adalah adik kandung pria gila ini, dan bisa-bisanya dia membohongi diriku, memang sangat cocok dengan kakaknya, sama-sama senang membuatku kesal saja, tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya,’ batin Diva kesal karena merasa sudah tertipu dengan sandiwara adik iparnya.


“Kakak ipar, maafkan aku ya, aku hanya iseng saja, oh ya perkenalkan, aku Ana Elina Sagala, kakak ipar bisa memanggilku Ana,” ucap Ana merasa sedikit bersalah pada Diva sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


“Iya, tidak apa-apa, aku Diva Anastasya,” ucap Diva sambil menerima uluran tangan dari adik iparnya.


“Kakak ipar kan seorang model cantik dan terkenal, kenapa suka pada kakak ku yang super dingin ini?” tanya Ana dengan santai dan bahkan terlihat sangat polos.


...****************...


Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up.


Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya ...


Follow IG Author @aran_diah


Hatur nuhun.