
...♡...
...ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH....
...♡...
...JAWAB GUYS, KARENA MEMBALAS SALAM ITU WAJIB....
...♡...
...YAKIN LAH, BAHWA SEMUA MASALAH YANG KITA HADAPI, MEMILIKI PELAJARANNYA TERSENDIRI. KARENA HAKIKATNYA KEHIDUPAN ADALAH TEMPAT SINGGAH SEMENTARA UNTUK MENCARI BEKAL PERJALANAN SELANJUTNYA. DAN SALAH SATU BEKAL YANG AKAN KITA BAWA ADALAH ILMU YANG BERMANFAAT....
...《♡HATE WILLINGNESS♡》...
" Sadar! Sadar Putri! Tidak semua orang yang tampak bahagia itu lebih bahagia. Lo hanya melihat semua yang hanya terlihat. Tapi, tak tahu kenyataan nya bagaimana. Coba lah sekali-kali syukuri apa yang lo miliki. Lo akan lebih tenang bila terus-menerus bersyukur. " Nasehat ku.
" Gua bisa aja iri sama lo. Karena lo dilahirkan dengan tercukupi. Tapi, gue tak melakukan itu. Gue sadar. Masih banyak orang di luar sana yang lebih tragis dari pada hidup gue. Lo harusnya sadar. Kalau lo telah mendapatkannya dari awal. Namun, karena rasa iri lo, lo tak melihat semua nikmat yang telah di berikan tuhan kepada lo. Jadi, jangan pernah sekali-kali salah kan tuhan. Apa lagi lo di sini yang salah. Tuhan dari awal telah melarangnya. Tapi, lo malah melakukan sesuatu yang dilarang tuhan. Jadi, jangan pernah menyesal bila keburukan menghampiri mu. Karena semua yang di larang tuhan itu adalah yang terbaik untuk para hambanya. " Ucap ku, panjang lebar.
Putri menangis histeris.
《~》
" Gu-gue hanya pengen hidup seperti lo, Yang selalu tenang. Hiks. Selalu masalah menghampiri gua. Hiks. Gue harus hamil di luar nikah. Hiks. Dan, pacar gue malah lari begitu saja. Gu-gue selalu kekurangan kasih sayang orang tua gue. Hiks. Gak ada yang mau ngertiin gue. Hiks. Semuanya ninggalin gue dan malah meninggalkan rasa sakit dalam hidup gue, yang membuat gue terpuruk. " Curhat Putri.
" Bukan kah memang di dunia ini tidak ada yang abadi. Kalau kamu hanya ingin mencari dunia, dunia akan menjauhimu. Tapi, bila kamu mencari akhirat, dunia serta seisinya akan mengikutimu. " Nasehat ku.
Aku mulai mengganti panggilan ku menjadi aku-kamu. Karena aku telah dapat mengendalikan emosi ku.
" Mereka yang meninggalkan mu dan menyakiti mu bukan lah yang terbaik untuk menetap di sisi mu. Tuhan masih sangat sayang sama lo, tuhan ingin menjauhkan diri mu dari semua yang tidak baik untuk mu. " Jelas ku.
" Dan, tentang orang tua kamu. Setidaknya kamu memiliki mereka yang mau banting tulang mencari nafkah untuk memenuhi segala permintaan kamu. Banyak orang di luar sana, yang sangat menginginkan kehadiran orang tua. Meski mereka tidak mendapatkan kasih sayang. Syukuri semua yang di berikan tuhan untuk kamu. Carilah akhirat agar kamu lebih tenang dan damai. " Lanjut ku.
Aku sedikit bergetar saat mengucapkan tentang tuhan dan orang tua. Ingin sekali diri ku menangis. Meminta ampunan pada Allah SWT. Dan, memohon maaf kepada orang tuaku.
Putri memeluk ku. Namun, aku tak membalasnya. Aku hanya mendiami saja. Sudah terlalu kecewa diri ku kepada Putri.
" Kita pulang sekarang, Han. " Seru Fadli, yang dari tadi hanya bungkam.
Aku tak tahu bila Fadli sudah berada di dekat ku. Tiba-tiba ia langsung menarik pergelangan tangan ku. Membuat dekapan Putri terlepas.
" Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. " Salam ku.
" Wa'alaikum salam. " Cicit Erlangga dan Putri.
Aku hanya dapat termenung. Menatap kosong kaca mobil yang ada di samping ku. Air mata ku luruh, tanpa di minta.
Dari musibah ini, aku telah mendapatkan banyak pelajaran hidup.
Dari, hidup yang tak selalu berjalan seperti yang kita rencana kan. Tuhan yang selalu adil pada hambanya. Semua larang tuhan yang kita lakukan akan mengakibatkan buruk kepada diri kita sendiri. Menghargai waktu dengan orang-orang yang sangat kita cintai. Semuanya yang ada di dunia ini tak akan pernah abadi. Akan banyak orang yang datang dan pergi, dan akan meninggalkan sebuah kisah tersendiri dalam hidup.
Tentang adanya orang yang menginginkan berada di keadaan kita, padahal keadaan kita sangat kekurangan menurut kita. Tentang bahayanya mendekati zina dan tidak menuruti apa yang di perintahkan kepada orang tua kepada kita. Tidak ada yang tahu bahwa orang yang suci bisa menjadi orang yang sangat kotor, orang yang sangat kotor bisa menjadi orang yang sangat suci, dengan seiringnya bertambah waktu. Pentingnya rasa bersyukur dalam hidup. Mensyukuri apa yang telah kita punya. Dll.
Semua telah terangkum dengan sempurna dalam kejadian beberapa hari yang lalu.
Tak seharusnya kita terus-menerus terpuruk dalam masalah yang tengah kita hadapi. Seharusnya kita melangkah mencari jalan agar keluar dari masalah. Bukannya terus-menerus meratapi, dan tak berbuat apa-apa.
Jadikan lah kejadian buruk menjadi pembelajaran hidup. Jadikan lah kejadian baik menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Bila kita memandang dengan baik dunia ini, maka kita akan merasa lebih baik. Bila kita memandang buruk dunia ini, maka kita akan merasa buruk.
Lakukan semuanya dengan lillah, meski harus merasa lelah terlebih dahulu. Maka semua lelah kita akan menjadi ladang pahala bagi kita.
Dan, ini lah saatnya aku lebih memperbaiki hubungan ku pada tuhan ku. Aku yang dahulu merasa berbeda dari semua orang, dan merasa ini tidak adil. Kini aku merasa semuanya sangat adil. Namun, semua itu memiliki cara yang berbeda. Banyak dosa-dosa yang kadang tak ku sadari. Lewat kejadian ini mata ku terbuka lebar bahwa aku telah melakukan dosa yang sangat fatal. Memang kehidupan ini hanya lah tempat sementara dan tempat mencari ilmu baru.
Allah telah menyelipkan beberapa hidayah nya kepada musibah yang di terima hamba nya. Dan, hanyalah orang-orang yang terpilih yang dapat melihat nya. Allah telah melatih kita untuk menjadi lebih baik. Tak mengulangi lagi perbuatan salah itu.
Sungguh sangat baik allah kepada semua hamba nya. Meski terkadang kita lupa kepadanya, Jauh darinya, dan sering marah kepadanya. Allah sangat mencintai hamba-hamba nya. Tidak ada cinta yang lebih abadi dan kekal, selain Allah SWT.
Dahulu aku menganggap biasa kehadiran orang tuaku disisi ku. Padahal ada seseorang yang tengah menginginkan hidup seperti diri ku. Ia menginginkan kedua orang tuanya selalu ada di sisinya. Kini berbanding terbalik. Kini aku lah yang menginginkan kehidupan seperti ia. Aku menginginkan keberadaan kedua orang tua ku yang hubungannya masih baik-baik saja, meski harus sering berpisah dengan mereka.
Aku menghapus air mata ku, pelan. Tapi, masih saja air mataku luruh.
Hubungan ku dengan orang tua ku tengah di uji. Aku telah di anggap orang asing oleh mereka. Kini aku bahkan menginginkan semua permintaan mereka, meski mereka tak menganggap diri ku hadir. Aku hanya menginginkan itu. Aku tak menginginkan kehidupan ku berubah seperti dahulu. Karena aku sadar, bahwa menginginkan sesuatu yang sederhana seperti itu untuk terjadi sangatlah sulit. Apalagi menginginkan hal yang lebih dari itu. Itu hanyalah membuat diri ku benar-benar putus asa.
Tak apa meski sederhana. Yang terpenting kita dapat mengusahakan nya. Dari pada mengharap kan sesuatu yang sangat tinggi, sampai-sampai kita tak dapat menggapainya. Bahkan usahanya untuk menggapai nya saja sama sekali nihil. Seperti, manakah yang akan kita pilih dari memimpikan mimpi kita, atau menggapai mimpi kita?
Aku mencoba menetralkan sesak yang kurasakan.
" Aku pengen ke rumah orang tua ku. Nanti aku beri tahu arah kerumah orang tua ku. " Pinta ku.
...-♡BERSAMBUNG♡-...
^^^SEMOGA KALIAN ENJOY BACA CERITA INI, YA GUYS. SEMOGA KALIAN MENDAPATKAN PELAJARAN PENTING DARI CERITA INI. SEMOGA PELAJARAN ITU DAPAT KALIAN AMALKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI KALIAN. DAN, SEBAGAI PELAJARAN YANG BERMANFAAT, BUAT BEKAL KALIAN DI PERJALANAN NANTI. MOHON MAAF BUAT TYPO YANG BERTEBARAN. KARENA AUTHOR BELUM REVISI CERITA INI. AUTHOR PAMIT UNDUR DIRI YA, GUYS.^^^
^^^ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH.^^^
^^^SALAM SAYANG DARI AUTHOR.^^^
^^^☆♡☆^^^