HATE WILLINGNESS

HATE WILLINGNESS
EPISODE 10



...♡...


...ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH....


...♡...


...JAWAB GUYS, KARENA MEMBALAS SALAM ITU WAJIB....


...♡...


...BUKAN TUHAN YANG TIDAK ADIL. NAMUN, KARENA PERBUATAN KITA SENDIRI YANG MEMBUAT HIDUP KITA LEBIH BERANTAKAN. SEPERTI MELAKUKAN APA YANG DILARANG TUHAN, YANG JELAS-JELAS TIDAK BAIK UNTUK KITA SENDIRI. TAPI, SAAT SEMUA TINDAKAN BURUK KITA MENUNTUT KITA, KITA MALAH MENYALAHKAN TUHAN KARENA SEBAB PERBUATAN KITA SENDIRI....


...《♡HATE WILLINGNESS♡》...


" Sorry. But, I have a reason. ( Maaf. Tapi, aku punya alasan ) " Ucap Erlangga.


" Apa?!! Semua alasan lo tetap saja salah!!! Lo sudah buat anak orang hancur berkeping-keping, bahkan tak tersisa sedikit pun!!! Gua aja gak terlibat sama sekali dengan lo!!! Tapi, lo bikin gua terlibat sama lo!!! " Tak terima ku.


Fadli mengusap punggung ku.


" Lo sama Putri jahat banget. Semoga aja lo dapat sesuatu yang sebanding seperti yang gua rasain. " Ingin ku.


" Even your death is not worth my suffering! ( Bahkan kematianmu tidak sebanding dengan penderitaan ku! ) " Ucap ku.


《~》


" Putri hamil. " Kata Erlangga.


DEG


Seketika aku menghentikan tangisan ku.


Astaghfirullah hal adzim.


" Putri mau buat gugurin anak nya. Karena cowoknya ninggalin dia gitu aja. Gua sebagai sepupunya gak mungkin biarin Putri melakukan itu. " Ucap Erlangga.


" Satu-satunya cara buat dia batalin rencananya adalah menuruti semua yang diinginkan Putri. Dan, Putri minta ada seseorang yang seperti dirinya. " Lanjut Erlangga.


Fadli menghentikan usapan nya tadi.


" Awalnya gua nolak. Tapi, Putri malah mengancam akan bunuh diri. Akhirnya mau gak mau gua nurutin permintaan dia. Dan, dia minta elo dan Fadli yang jadi sasarannya. Putri bahkan rela menyewa rumah, demi rencananya. " Jelas Erlangga.


Fadli hendak mengerat kan pelukannya pada diriku. Aku tahu dia sedang menahan untuk tidak emosi.


" Gua rencananya mau bawa Fadli keluar lagi. Setelah Putri lengah dan pergi. Agar semua itu tak terjadi sama lo. Tapi, Putri terus-terusan maksa buat sama gua, membuat gue gak bisa bawa Fadli keluar lagi. " Terang Erlangga.


Aku ikut mengerat kan pelukan ku pada Fadli. Aku takut ikut terpancing emosi, lagi.


" Jadi, gua telfon orang buat manggil orang-orang agar Fadli gak kabur ninggalin lo. Dan, mau nikahin lo. Tapi, maaf gua hanya bisa ngelakuin di pagi hari. Setelah Putri mau ninggalin gua. Kalau seandainya gua bisa nelfon orang pada saat malem-malem pasti gua lakuin, atau gua langsung bawa pergi lagi Fadli. " Ungkap Erlangga.


Astaghfirullah hal adzim.


Astaghfirullah hal adzim.


Astaghfirullah hal adzim.


Ku tarik diri ku dari dekapan Fadli.


Air mata ku kembali deras.


" Terus, kenapa harus gua yang Putri pilih!?? Gua salah apa sama Putri!?? Hiks. Dan, perbuatan yang lo rencanain gak guna, tahu. Lo sengaja kan!!? Lo ngarang cerita kan!!? " Murka ku.


Aku sungguh tak dapat mengerti dengan pikiran Putri maupun sepupunya ini. Tak tahu kah mereka telah membuat seseorang merasakan sakit. Mereka mencoba menyelamatkan diri mereka sendiri dengan cara menghancurkan orang lain.


Hancur sudah rasanya. Entah kedepannya aku bakal percaya sama orang lain atau enggak. Sekarang aku terlalu takut untuk mempercayai seseorang. Bila pada akhirnya hanya meninggalkan dan menyakiti.


" Gua gak tahu. Gua sempet nanya sama Putri. Tapi, putri tetap gak mau menjawab. Dia hanya bungkam. " Jawab Erlangga.


" Kalian mencoba menyelamat kan salah satu dari kalian dengan menghancurkan kehidupan orang lain. " Ucap ku.


" I'm sorry Ilmi. Gua terpaksa ngelakuin itu. " Sesal Erlangga.


Aku menarik nafas dalam-dalam. Dan, menghembuskan nya pelan. Lalu menghapus air mata ku.


" Gua pengen ketemu Putri. Lo kasih tahu gue di mana dia berada. " Pinta ku, yang terdengar seperti memerintah.


" Oke. " Jawab Erlangga.


...-♡-...


" Baik tuan. " Jawab pak satpam itu.


Pak satpam itu langsung membuka kan pagar nya. Fadli langsung tancap gas memasuki pekarangan luas milik Putri.


Setelahnya kami bertiga pun langsung turun dari mobil.


" Ya ampun, tuan. Tuan kenapa? " Khawatir pak satpam.


" Gak papa pak. Bapak lanjut kerja lagi, saja. " Jawab Erlangga.


Pak satpam itu langsung menuruti perintah Erlangga. Kami langsung memasuki rumah keluarga Putri.


" Put. Keluar. Ada yang pengen gue omongin sama lo. " Teriak Erlangga.


Beberapa saat kemudian sang punya nama pun keluar dari kamarnya. Awalnya Putri menuruni tangga dengan biasa. Namun, saat dia melihat kehadiran ku dan Fadli, dia langsung menghentikan langkahnya.


" Apaan sih lo, ngajak mereka segala? " Marah Putri.


" Put, lo sadar dikit kek. Lo sudah punya salah sama mereka. Lo gak boleh lari dari tanggung jawab lagi. " Marah Erlangga.


" Gak usah sok ngatur gue, deh lo. " Sentak Putri.


Putri hendak kembali ke kamarnya.


" Stop! " Hentikan ku.


Putri menghentikan langkahnya dan menghadap diri ku. Aku melangkahkan kaki ku. Seketika Putri memundurkan dirinya. Aku yang melihat itu dengan cepat menambah kecepatan langkah ku.


Ku genggam tangan Putri. Agar ia tak kembali mundur.


" Gue harus ngomong sama lo. Semoga aja dengan gue ngomong sama lo, lo akan lebih ngerti. Karena kita sama-sama wanita. " Ucap ku.


Aku mencoba merendam emosi ku. Karena aku takut Putri melakukan hal nekat. Yang akan mengakibatkan calon bayinya kenapa-kenapa.


Aku tarik tangan dia menuju ruang tamu. Karena posisi ku dan Putri sekarang adalah di tangga. Fadli dan Erlangga hanya dapat mengikuti ku yang terus menerus menarik pergelangan tangan Putri. Sebenarnya dari awal aku menggenggam tangan Putri, Putri telah mencoba melepaskan genggaman nya dan terus-menerus meronta. Namun, karena aku yang sedang mencoba menahan emosi, melampiaskan emosi ku dengan mencengkeram pergelangan Putri dengan sangat kuat.


Aku duduk bersebelahan dengan Putri di sofa untuk dua orang. Dengan Fadli dan Erlangga yang duduk di sofa untuk tiga orang.


" Kenapa kamu lakuin itu ke aku? " To the poin ku.


Aku berani membahas ini di rumah Putri karena aku telah menanyakan apakah orang tua putri ada di rumah atau tidak kepada Erlangga. Erlangga menjawab bahwa orang tuanya Putri sangat jarang pulang kerumah mereka. Bahkan sampai kini orang tuanya belum mengetahui bahwa Putri tengah hamil. Dan, Putri adalah anak tunggal di rumah ini. Jadi, aku berani membahasnya di rumah ini.


Putri masih terus menerus bungkam.


" Jawab Putri!! Lo kan tahu gimana sakitnya di tinggalin seseorang yang kita sayang!! Tapi, kenapa lo malah buat gua di tinggalkan oleh kedua orang tua gue!?? " Sentak ku.


Aku menatap tajam Putri.


" Karena gue iri sama lo!! Gue kaya akan materi dibanding dari lo!! Tapi, lo selalu berkecukupan. Dan, gue selalu merasa kekurangan. Gue lebih wow dari pada lo!! Tapi, malah semua orang lebih menghormati lo dari pada gue. Gue punya banyak teman, dan lo bahkan tidak punya satu pun teman di sekolah! Tapi, lo lebih tenang hidupnya dari pada gue. Selalu lo yang dapat segalanya. Dan, gue yang selalu mendapatkan buruknya. " Ungkap Putri.


Astaghfirullah hal adzim.


Astaghfirullah hal adzim.


Astaghfirullah hal adzim.


" Gue pengen sekali-kali lo yang lebih menderita dari pada gue. Tapi, kelihatannya lo tetap lebih baik dari pada gue. Emang tuhan itu tidak adil. Lo terus-terusan baha- " Lanjut Putri.


Plak.


Ku tampar pipi mulus Putri. Putri langsung memegang pipinya.


" Sadar! Sadar Putri! Tidak semua orang yang tampak bahagia itu lebih bahagia. Lo hanya melihat semua yang hanya terlihat. Tapi, tak tahu kenyataan nya bagaimana. Coba lah sekali-kali syukuri apa yang lo miliki. Lo akan lebih tenang bila terus-menerus bersyukur. " Nasehat ku.


" Gua bisa aja iri sama lo. Karena lo dilahirkan dengan tercukupi. Tapi, gue tak melakukan itu. Gue sadar. Masih banyak orang di luar sana yang lebih tragis dari pada hidup gue. Lo harusnya sadar. Kalau lo telah mendapatkannya dari awal. Namun, karena rasa iri lo, lo tak melihat semua nikmat yang telah di berikan tuhan kepada lo. Jadi, jangan pernah sekali-kali salah kan tuhan. Apa lagi lo di sini yang salah. Tuhan dari awal telah melarangnya. Tapi, lo malah melakukan sesuatu yang dilarang tuhan. Jadi, jangan pernah menyesal bila keburukan menghampiri mu. Karena semua yang di larang tuhan itu adalah yang terbaik untuk para hambanya. " Ucap ku, panjang lebar.


Putri menangis histeris.


...-♡BERSAMBUNG♡-...


^^^MEMANG TERKADANG KITA IRI AKAN SESUATU YANG MEMANG TAK SEHARUSNYA KITA IRI KAN. PADAHAL BELUM TENTU YANG KITA IRI KAN SEBAIK YANG DI PERLIHATKAN. MOHON MAAF BUAT TYPO YANG BERTEBARAN. KARENA AUTHOR BELUM REVISI CERITA INI. AUTHOR PAMIT UNDUR DIRI YA, GUYS.^^^


^^^ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH.^^^


^^^SALAM SAYANG DARI AUTHOR.^^^


^^^☆♡☆^^^