
๐ค Please , jangan pelit - pelit , dong . Tolong bantu vote , like dan komen nya , ya ... pembaca yang cantik dan ganteng๐
๐พ๐พ๐พ
Berita sakit dan patah hati nya Kania pun cepat tersebar , bahkan Heru CS yang semula tak mau mengusik masalah pribadi Kania pun ikut geram dan emosi . Mereka tidak bisa diam begitu saja dengan perlakuan Sultan terhadap Kania , sahabat mereka .
Tanpa sepengetahuan yang lain nya , Heru CS berniat membalaskan sakit hati Kania , mereka menunggu Sultan sepulang bubaran sekolah . Aksi mereka di lakukan jauh dari area sekolahan . Empat orang lawan satu orang , jelas lah Sultan pun tak berdaya di pukuli dan di hajar mereka habis - habisan , jika saja pas terjadi nya pengeroyokan itu tidak di selamat kan olek kakak - kakak senior nya , mungkin Sultan sudah babak belur
Heru CS pun di panggil ke ruangan Guru dan mendapat kan hukuman selama seminggu tidak boleh masuk sekolah . Orang tua mereka pun di panggil ke esokan hari nya untuk dapat surat peringatan terhadap mereka .
๐๐๐
Tiga hari pun berlalu , hari ini Kania akan memulai kembali sekolah nya , dia sudah menguatkan hati nya untuk tidak berlama lama larut dalam kesedihan nya . Dia harus bangkit dan mencoba mengubur dalam - dalam rasa cinta nya pada sultan . Bahkan dia mulai memupuk rasa benci di hati nya . Bodoh nya dia yang telah tertipu bujuk rayu nya sultan dan menggangap jika sultan mencintai nya . Ya ya ya , dia hanya lah gadis yang tidak terlalu cantik untuk di cintai oleh pria tampan mana pun
Raisa sengaja hari itu mengantar Kania pergi ke sekolah Kania , sebelum dia pergi ke kampus nya . Dia masih khawatir dengan Kania yang belum benar - benar pulih
Sesampai nya di kelas , sahabat dan teman - teman nya pun menyambut diri nya . Rasa sakit Kania terobati oleh mereka yang seolah merasa kehilangan diri nya
" Rin , kemana Heru CS ? ," Kania celingukan mendapati dua meja di belakang nya kosong , padahal sebentar lagi kelas akan di mulai . " apa mereka berempat mabal sekolah , ya ?! ," tanya nya lagi
Rinrin terlihat bingung dengan pertanyaan Kania , dia pun hanya terdiam enggan menjawab
" shuutt ,, ! , Yena , Cicie ... kalian tahu kalo heru CS pada mabal ? ," Kania menendang kursi di depan meja nya
Untunglah tak berselang lama , guru pun memulai pelajaran nya
Saat istirahat pun Kania tidak melihat sultan yang biasa nya selalu nongkrong di depan kelas nya
sikap sahabat - sahabat nya pun terlihat mencurigakan buat Kania , seperti ada yang di sembunyikan dari mereka
" Cie , Rin , ka , Yen ... gue ingin kalian jujur deh , apa yang kalian sembuyiin dari gue ?! , ini seperti ada hubungan nya dengan Heru CS dan sultan , mending kalian jujur deh , dari pada gue cari tau sendiri ! ," tanya Kania saat mereka berada di kantin
Rinrin pun saling berpandangan satu sama lain , setelah memberi isyarat lewat mata , akhirnya Rinrin pun menceritakan semua kejadian selama Kania tidak masuk sekolah
betapa terkejut nya Kania mendengar semua kebenaran dari mulut Rinrin , Heru CS di skors , Sultan di Rawat di rumah nya
Kania menghela napas nya , di satu sisi dia merasa terharu akan solidaritas Heru CS kepada nya , di satu sisi dia merasa iba pada sultan , bagaimana pun dia masih belum sepenuhnya mengikis rasa sayang di hati nya
" pulang sekolah nanti , mau kan kalian anter gue nengokin sultan ? , trus kita ke rumah Heru ?! ," tanya Kania sambil melirik satu persatu sahabat nya meminta jawaban
" ogah gue harus ke rumah sultan , gue benci sama dia ! ," ucap Cicie dengan ketus nya
Rinrin , Rieka dan Yena pun saling pandang , di satu sisi mereka tahu Kania keras kepala , dengan atau tanpa mereka pun , Kania pasti tetap ngotot bakalan pergi ke rumah sultan
akhirnya setelah perdebatan di antara mereka , hanya Rinrin yang ikut menemani Kania mengantar pergi ke rumah sultan