First Kiss And The Last Love

First Kiss And The Last Love
BAB 13



๐Ÿค—Pembaca yang Budiman , maaf bila masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam penulisan novel karya saya ini . Saya masih belajar . Tidak lebih tujuan saya hanya untuk menghibur pembaca tercinta novel toon ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ Mohon di bantu untuk like , vote dan koment nya ya , biar saya tambah semangat untuk menulis nya . Terima kasih , dan semoga kebaikan kalian di balas oleh Allah SWT ๐Ÿคฒ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜˜


------------------------------------------------------------------------" Kania , Minjem gitar lah , gua pengen nyanyi nih " Dudi berusaha mencairkan suasana yang kaku .


Heru , Apep dan Virga sibuk berebut cemilan . Ivan dan Rinrin sibuk mojok di taman kecil pekarangan rumah Kania .


Kania bangkit dari tempat duduk nya , masuk ke dalam rumah , tak berapa lama keluar membawa gitar .


" nih gitar nya . Jangan terlalu berisik ya , nggak enak sama tetangga , di sini bukan komplek " ujar Kania sambil menyerahkan gitar ke Dudi .


" siap ... !" Cengir Dudi . " Lo nyanyi ya , lagu surat cinta untuk starla ! " sambung Dudi menoleh ke wajah Kania , tanggan nya sibuk mengatur senar gitar . Kania menganguk kan kepala nya .


๐ŸŽถ๐ŸŽตku tuliskan kenangan tentang caraku menemukan diri mu , tentang apa yang membuat mu mudah berikan hati mu padaku


Sultan yang sedari tadi ngobrol sama Yena dan Rieka pun sontak menolehkan wajah nya mendengar suara Kania yang lagi menyanyi . dia terpana dengan ke indahan suara Kania . Tanpa Kania sadari , Sultan terus memandang wajah Kania . Rasa benci dan dendam di hati sultan dari dulu , sirna untuk sesaat , tersihir oleh suara merdu Kania . Hingga lagu selesai , Sultan bertepuk tangan dengan keras nya , dia begitu kagum dengan alunan suara merdu Kania . kalau teman - teman Kania sih , sudah terbiasa dengerin suara Kania , jadi mereka tidak se excited sultan .


" wowwl , keren banget deh suara kamu , aku suka banget , pengen duet lah sama kamu " ucap sultan dengan senyum sumringah nya .


" apaan sih , sok akrab banget " Kania mendelikan mata nya .


Sultan tak mengubris sikap Kania yang jutek , cepat - cepat dia berpindah duduk ke dekat Kania dan Dudi , diambil nya gitar yang sedang di pegang oleh Dudi .


" Aku pinjam bentaran ya , dud ? " Sultan langsung merebut gitar nya .


" ehh , ehh , nyantei dikit Napa sih , bro " ucap Dudi yang kaget dengan tingkah spontan sultan . Sultan tak menghiraukan , dia langsung sibuk menyetel gitar di tangan nya . perlahan - lahan di petik nya , mulai memainkan intro lagu Naff , Akhir nya ku menemukan mu . lirikan mata nya memberi kode pada Kania untuk segera bernyanyi . Kania yang terdiam sesaat , mau tak mau mulai melantunkan lirik demi lirik lagu tersebut .


Suasana beku , sedikit demi sedikit mulai mencair . Tanpa terasa mereka berdua sudah menyanyikan beberapa lagu , senyum dan saling tatap tanpa mereka sadari telah tercipta di antara mereka berdua . Bahkan tak jarang terselip tawa canda dari mereka berdua , ketika sultan lupa nada , ataupun Kania yang salah lirik . Bahkan lama kelamaan Kania sudah tak sungkan mulai berani memukul bahu sultan , ketika sultan menggoda nya .


" Mentemen , kayak nya gua , Apep dan Virga , nggak ikutan nginep di sini . kita mau pada balik ". Ucap Heru yang mata nya sudah mulai tidak bisa di kondisikan . " Pagi - pagi kita ke sini lagi deh , buat bantuin " sambung nya lagi sambil memakai jaket dan mengambil helm nya .


" iya nih , acara nya juga jam 10 an ini kan ? " tanya Virga sambil ikut berdiri dan mengambil pula jaket nya .


" tapi beneran ya , kalian ke sini lagi pagi an banget ?. awas saja kalo sampe nggak ke sini dulu ! " ancam Kania .


" iya lah , suer takewer kewer , percaya deh sama kita " . canda Apep sambil memperlihat kan ke atas dua jari tangan nya


" idih , malesin percaya sama kalian , yang ada jadi nya musyrik . Percaya tuh sama TUHAN , bukan sama kalian " balas Kania sambil terkekeh


" ha ha ha , bisa aja Lo celengan Semar ! " Heru tergelak mendengar ucapan Kania


" eh , dasar blek kerupuk , berani bilang gua celengan Semar ! . belom pernah nyobain di pites sama gua ya ?! " balas Kania .


Heru pun cepat - cepat mabur mengambil motor nya , di ikuti gelak tawa Apep dan Virga yang mengikuti nya dari belakang .


Selepas kepergian Heru , Apep dan Virga , anak - anak yang lain nya sibuk membereskan teras rumah Kania yang berantakan .


" begadang nya kita terusin di kamar gua aja deh " ucap Kania . " biarin lah , bareng - bareng tidur nya , toh kita juga nggak akan pada tidur kan ? " sambung Kania lagi .


" bebas deh kita mah ngikut aja , asal jangan ada yang macem - macem anak cowok nya " balas Rinrin .


" nggak bakalan macem - macem , lah !. palingan juga kita satu macem " sahut Ivan sambil terkekeh.


" huhh , itu mau nya elo aja sih ! " ujar Rinrin sambil melemparkan botol plastik kosong ke arah Ivan . yang lain nya cuma tertawa menyaksikan ketengilan mereka berdua