
Heru baru saja datang barengan Virga dan Apep , mereka bertiga membawa mobil carry kepunyaan Ayah nya Virga .
Setelah beres menyelesaikan tumpeng , bergegas yang lain nya pun membantu mengangkat dan memasukan tumpeng nya ke dalam mobil dan membawa langsung menuju sekolahan .
Dudi dan sultan pun berpamitan hendak pulang dulu ke rumah mereka , untuk mandi dan mengganti pakaian mereka dengan seragam
Kania , Yena dan Rieka masih di dapur , membersihkan dapur yang masih berantakan saat Sultan dan Dudi berpamitan .
" Beb , aku pulang dulu ganti baju terus langsung pergi ke sekolahan ya ! ", ujar Dudi sambil berjalan ke arah dapur mendekati Rieka yang sedang mencuci piring .
Rieka hanya mengangukan kepala nya , namun wajah nya tetap fokus ke peralatan dapur yang sedang di cuci nya
" Jangan rindukan aku ya , manis ... terlalu berat , cukup dilan saja ! ", sahut Dudi sambil mentowel dagu nya Rieka .
" ihh , geli nya ", ujar Rieka sambil mendelikan mata nya dan terkekeh .
Sultan mendekat ke Kania yang lagi sibuk menyapu . Kania tahu langkah sultan saat mendekati diri nya , seketika itu juga dia lemparkan sapu nya ke lantai , sikap nya mendadak kikuk , badan nya langsung gemetar halus .
" Aku pulang dulu yah , sampai nanti ketemu lagi di sekolahan ", ucap sultan saat dia telah berhadapan dengan Kania
Kania memalingkan wajah nya tanpa melihat wajah Sultan , dia terlalu malu dan tak tahu harus seperti apa . Jantung nya berdebar kencang , keringat dingin seperti keluar dari setiap pori - pori nya . Dia hanya bisa mengangguk tertunduk malu , tangan nya sibuk memilin - milin kaos nya sampai kusut
Sultan tersenyum gemas melihat kelakuan Kania , tangan nya mengacak pelan rambut Kania .
Meski sultan telah berlalu dari hadapan nya pun , Kania masih diam terpaku dan menunduk , kaki nya tak bisa di gerak an seperti terpaku di tanah
Yena dan Rieka yang melihat nya pun , saling melirik memberi kode sambil tersenyum , mereka hendak menjahili Kania
Yena pun mulai merekam Kania yang masih berdiri kaku , memilin - milin kaos nya yang sedang tertunduk dengan wajah yang merah merona
Tak kuasa menahan tawa , Yena dan Rieka pun tertawa terbahak - bahak melihat tingkah Kania , sontak Kania pun menengadah kan wajah nya dan melihat kedua sahabat nya sedang terpingkal - pingkal .
Dia baru menyadari kalau sultan sudah tidak ada lagi di hadapan nya , seketika itu juga dia berlari ke kamar mandi sambil meringis menahan malu
πππ
Sesampai nya di sekolah , murid - murid sibuk di tiap kelas nya masing - masing , menyiapkan dan menghias tumpeng buatan masing - masing .
Para guru - guru berdatangan ke tiap kelas , menyeleksi dan memberi penilaian untuk tumpeng yang enak dan paling indah menghias nya .
Setelah di adakan rapat sebentar oleh para guru , hasil untuk pemenang nya pun segera di umumkan .
Untuk Juara pertama di menangkan oleh kelas 11C , juara kedua kelas 10B yaitu kelas Kania , dan juara ketiga kelas nya Raisa
Siswa - siswi yang kelas nya menjadi pemenang pun langsung bergembira , ruangan kelas menjadi riuh , terutama kelas Kania . Teman - teman sekelas nya Kania mengucapkan terima kasih pada Kania CS , karena telah berhasil memberikan kebanggaan untuk kelas mereka
Mereka yang juara mendapat kan piagam dan piala dari Bapak kepala sekolah yang mewakili sekolahan mereka . Sedangkan tumpeng dari para juara di ambil oleh para guru untuk di nikmati oleh mereka
" Yennaaa ,,, maksud Lo apaan ngambil rekaman gua terus Lo share in ke group ?! ", Kania berteriak kencang saat dia membuka handphone nya dan melihat ramai notif chat di WA group nya
Kania memasang tampang marah dan gemas ke wajah Yena yang sedang sibuk membereskan meja - meja bekas menghias tumpeng
Yena tersenyum sambil cengengesan , tangan nya membentuk hurup V ," he he he , Jangan marah say , ntar gue aduin sama sultan lho ! ", sambil berpura - pura hendak berlari ke sebelah kelas nya
Kania yang sedang geram dan hendak mengejar Yena , mendengar nama sultan pun sontak terdiam . Wajah nya langsung merah merona , dia langsung menutupi wajah nya dengan kedua telapak tangan nya
Sontak suara riuh teman - teman sekelas nya pun langsung meledek Kania , seorang Kania yang terkenal galak dan tidak takut siapa pun , kini langsung mati kutu hanya mendengar nama seorang sultan , apalagi jika ada sosok Sultan di hadapan nya , pasti langsung mati gaya