COLD BOY - NEW VERSION

COLD BOY - NEW VERSION
BAB 47 - Rencana



Elvano duduk di sebelah Elisa, kebetulan sepupunya itu sedang berkunjung ke rumahnya. Ujian mereka sudah selesai, kini saatnya bersantai sembari menunggu kelulusan.


Tiba-tiba Elvano teringat bahwa besok adalah hari ulang tahun Agatha. Dia ingin sekali membuat kejutan untuk gadisnya, tetapi bingung harus melakukan apa.


"Elis." Elvano sepertinya harus meminta tolong pada Elisa.


"Kenapa?" tanya Elisa, gadis itu sedang menonton televisi sembari memakan brownies buatan Hana.


"Boleh minta tolong?"


"Minta tolong apa?"


"Besok Agatha ulang tahun."


Ah, Elisa paham sekarang. Pasti Elvano ingin meminta tolong untuk menyiapkan kejutan. Tidak heran sih, Elvano yang hidupnya datar-datar saja mana tahu apa yang harus di lakukan untuk memberikan surprise pada orang yang dicintainya.


"Kamu kasih surprise aja. Besok kan hari Sabtu, kita libur. Besok siang kita bisa siapin kejutannya," saran Elisa.


"Caranya?" tanya Elvano bingung.


Elisa berpikir sejenak sebelum menjelaskan ide yang dia pikirkan.


"Yang sederhana aja, kita bikin acara di cafe. Besok pagi, jangan ada yang kasih ucapan selamat ulang tahun buat Agatha. Pura-pura aja lupa. Terus malemnya baru kita kasih surprise, gimana?"


Elvano setuju-setuju saja. Toh dia tidak pandai memberi kejutan.


"Kasih tau yang lainnya juga ya?"


Kembali Elvano mengangguk setuju, membuat Elisa menggelengkan kepalanya kesal. Sudah biasa dengan sepupunya yang irit bicara itu.


Karena Elisa tidak mungkin memberitahu teman-temannya satu persatu, dia lebih memilih untuk membuat grup chat yang akan memudahkan mereka untuk berkomunikasi.


...Birthday Party Agatha...


...Elisa telah menambahkan Elvano, Lucky, Farhan, Chacha ke dalam grup...


Elisa : Hai, semua.


Chacha : Ada apa nih?Oh iya, my bestiee ulang tahun ya besok.


Farhan : Beneran? Wih, makan gratis nih.


Lucky : Makanan mulu pikiran lo.


Farhan : Kita sebagai manusia butuh yang namanya makanan.


Lucky : Terserah lo. Mana Elvano?


Elvano : ?


Chacha : Dih. Kalau deket udah gue tabok lo, Van.


Farhan : Aku dukung @Chacha


Lucky : Heh, apaan aku aku? @Farhan


Elisa : Temen-temen. Rencananya kita mau bikin surprise buat Agatha.


Chacha : Kapan? Di mana?


Elisa : Di cafe rembulan.


Farhan : Siap, Bu.


Elisa : Jangan ada yang kasih ucapan selamat ulang tahun ke Agatha


Elvano : Kasih tau Bang Keenan


Elisa : Ada yang punya nomornya? Aku enggak ada


...Elvano telah menambahkan Keenan...


Keenan : Ada apa, ini?


Elvano : Bang, saya izin buat kasih surprise Agatha besok


Keenan : Oke, silakan


Elvano : Jadi, gini....


...***...


"Good morning, Abang tercinta."


Pagi-pagi sekali Agatha sudah bangun. Jam masih menunjukkan pukul setengah enam. Biasanya, di hari libur seperti ini Agatha lebih senang mengurung diri di kamar sampai siang. Entah apa yang membuatnya bangun lebih pagi hari ini. Dan lagi, wajah Agatha terlihat sangat ceria, seolah dia orang paling bahagia hari ini.


"Morning. Kenapa kamu? Kayaknya lagi seneng banget. Tumben juga udah bangun?" tanya Keenan pura-pura tidak tahu.


"Gak ada apa-apa sih." Senyum Agatha sedikit luntur, tetapi itu hanya berlangsung beberapa detik. Gadis itu berjalan mendekati Keenan yang sedang sibuk berkutat dengan peralatan dapur. Memasak.


"Ohh, yaudah duduk dulu sambil nunggu masakannya jadi."


Agatha mengangguk kemudian duduk di meja makan.


"Bang," panggil Agatha.


"Kenapa?" Keenan menjawab tanpa menoleh ke arah Agatha. Fokusnya masih tertuju pada nasi goreng yang hampir jadi.


"Ini hari apa?" tanya Agatha penuh harap.


"Sabtu, kenapa? Kamu lupa?" Keenan tersenyum geli tanpa sepengetahuan Agatha karena pemuda itu berdiri memunggungi adiknya.


"Iya, lupa, haha." Agatha tertawa garing sembari menggerutu dalam hati.


"Hari ini aku mau ke rumah Chacha," ujar Agatha ketika Keenan menyodorkan piring berisi nasi goreng seafood padanya.


"Sama siapa?" tanya Keenan bingung. Dalam hati dia bertanya-tanya, bukankah sahabat adiknya itu tengah sibuk mempersiapkan kejutan untuk nanti malam.


"Sendiri."


"Oke, hati-hati."


Dih, Abang gak inget ternyata. Ngeselin banget.


...***...


Klise banget gak sih scene ulang tahun?ಥ‿ಥ