
Arman yang telah selesai dengan mandi nya, saat keluar sudah tidak melihat perempuan yang telah ia rusak.
"Kemana perempuan itu, jangan-jangan pergi lagi." Ucap Arman sambil melihat ke sekitar nya. "Ahh ... benar sudah pergi semoga belum jauh dari tempat ini."
Arman langsung bersiap-siap untuk mencari Aileen. Sambil menelpon Alex untuk menjemput nya di hotel.
Alex yang sudah menemui Arman langsung menanyakan, saat kemarin kemana? Mengapa bos nya itu tiba-tiba menghilang di pesta.
"Tau gak bokap lo telpon kata nya jagain terus Arman, ada yang ngincar kita saat pulang kantor sampai ke pesta, terus gimana gue mau jagain lo orang nya aja gak ada. Lo kemana kemarin malam? Di telpon gak di angkat, gue cari-cari gak ketemu!" seru Alex
Arman hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan dari asisten nya.
"Man lo denger gak!" gerutu Alex
"Kemarin gue di hotel!" ucap Arman
"Ngepain lo di hotel? Kenapa bisa ada di hotel? Terus sama siapa? Lo gak ngelakuin apa-apa kan?" tanya Alex dengan memberondong
"Gue melakukan yang seharus nya gue gak lakukan" jawab Arman
"Maksud lo?" tanya Alex
"Gue merusak wanita."
Citt!
Alex menginjak rem dengan mendadak.
"Lo bilang apa ... merusak wanita? Kenapa bisa, pikiran lo kemana Man? Terus mana perempuan nya sekarang?" tanya Alex
"Justru itu gue gak tau, tujuan gue menelpon lo buat cari perempuan itu!" jawab Arman
"Cewek yang lo maksud bukan Cheryl?" tanya Alex
Arman menggelengkan kepala. "Bukan."
"Syukur lah jika bukan. Kalau sampai benar, sudah di pastikan perang dunia,"
"Terus kenapa lo gak ke kamar mandi!?" lanjut Alex
"Sudah! Tapi semua itu gak mempan, setengah otak gue berfikir dengan jernih tapi tiba-tiba terkalahkan dengan kabut gairah dan pada akhirnya ya ... Itu,"
"Bisa di ambil ke simpulan orang yang membawa lo itu orang bayaran dan dia sudah merencanakan ini dengan sangat matang. Minuman yang ada di gelas lo itu sudah ada obat nya, mungkin itu dosis nya tinggi dan tidak mempan hanya untuk sekedar berendam!" tutur Alex
"Gue benar-benar nyesel Lex sudah merusak perempuan itu, apalagi dia ahh ... sudah lah kita harus mencari nya," ucap Arman dengan frustasi
...🍂 🍂 🍂...
Aileen yang sudah di pemakaman X segera mendatangi makam kedua orang tua nya. "Assalamu’alaikum Ayah Bunda, maaf Aileen baru bisa mengunjungi."
"Ayah, Bunda... Maaf Aileen hiks... Aileen gak bisa menjaga ke hormatan Aileen, sekarang Aileen sudah hiks... kotor Ayah Bunda. Hiks... Aileen salah apa? Apa ini ujian untuk Aileen? Tapi kenapa ujian datang seperti ini?" ucap Aileen
"Pasti kalian kecewa sama Aileen yang tidak bisa menjaga ke hormatan," lanjut nya
"Ayah Bunda jujur Aileen hiks ... tidak tahu orang itu siapa ... dia tiba-tiba masuk ke dalam kamar Aileen saat di hotel, kalau hiks ... Abang tahu semua nya bagaimana Yah Bun. Abang pasti sangat marah," tutur Aileen sambil menangis
Cukup lama Aileen berdiam diri di pemakaman Ayah dan Bunda nya. Dirasa sudah tenang Aileen meninggalkan pemakaman itu dan akan segera menuju apotek.
"Ke jalan A ya pak, tapi sebelum itu mampir ke apotek dulu," ucap Aileen
"Siap Non." jawab Pak supir