Because Of The CEO

Because Of The CEO
Kenapa Beda



Aileen menghampiri Arman yang sedang serius dengan laptop di atas pangkuannya.


"Ehemm ...." dehem Aileen.


Seketika Arman mengalihkan pandangannya kepada sang istri.


"Ini makan dulu," ucap Aileen.


"Perhatian banget sih," ucap Arman sambil menaik turunkan alis nya.


"Jangan geer dulu, ini dari mama tadi."


Arman memicingkan matanya. "Tapi mama jarang buatin seperti itu, lebih tepatnya jika aku tidak meminta."


"Ya, mungkin mama gak mau lo sakit."


"Tadi bilang apa?" tanya Arman.


Aileen yang keceplosan langsung menggelengkan kepala. "Enggak bilang apa-apa, sudah ini makan dulu!"


Aileen langsung meletakan makanan beserta minumannya dan pergi begitu saja ke arah sofa. Arman yang melihat tingkah istrinya hanya geleng-geleng kepala. Sebegitu takutnya menerima hukuman? kira-kira seperti itu batin Arman.


Aileen yang berada di sofa membuka laptop, karena sudah beberapa hari dia tidak mencek pekerjaan di kantor. Saat sedang melihat-lihat yang sudah menunggu dan menumpuk, terdengar suara dari suami nya.


"Tiara, kok buatan mama beda," kata Arman.


"Memang itu bagaimana rasanya?" tanya Aileen yang juga penasaran dengan masakan hasilnya, meskipun sederhana.


"Yang ini lebih enak daripada yang biasanya aku makan," jawab Arman dengan jujur.


Tanpa di sadari seulas senyum terpancar di wajah Aileen. "Yasudah kalau enak di makan dan habiskan."


"Tapi ini buatan siapa, Ti? Kalau buatan mama gak gini."


"Yang pasti buatan mama, kalau rasanya berbeda mungkin pakai resep baru."


Arman hanya ber oh ria saja


Tanpa Aileen sadari Arman beranjak dari ranjang dan keluar dari kamar.


...🍂 🍂 🍂...


Di luar kamar, Arman sedang mencari sang mama, karena ingin meminta di buatkan kembali makanan yang tadi dirinya makan. Setelah menemukan Mama Alice.


"Ma!" panggil Arman.


"Arman ingin minta tolong, buatkan lagi oatmeal yang seperti tadi," ucap Arman.


"Tadi?" tanya Mama Alice yang bingung.


"Yang Aileen bawa," jawab Arman.


"Itu bukan buatan Mama, Man. Tadi yang buat istri kamu," ucap Papah Arya.


"Oh ... Mama baru ingat, iya tadi itu memang istri kamu yang buat, bukan Mama," ucap Mama Alice.


"Hah ... tapi tadi kata Tiara--" ucap Arman terpotong, karena langsung meninggalkan kedua orang tua nya.


"Dasar anak itu, ternyata seorang CEO bisa di kibuli!" seru Papah Arya.


"Papah juga sama waktu muda!" pekik Mama Alice.


Di dalam kamar, Arman langsung menghampiri istrinya yang sedang berduaan bersama laptop nya.


"Tiara tolong dong buatin lagi oatmeal nya," ucap Arman to the point.


"Yang buatkan Mama," jawab Aileen.


"Jadi yang buat bukan istri aku nih?" tanya Arman.


Aileen menggelengkan kepala tanpa melihat ke arah suami nya.


"Benar? Tapi kata mama sama papah yang bikin itu Aileen Tiarani Adinata, istri nya Arman Fareel Addison."


Aileen yang mendengar ucapan dari Arman mendongakkan kepalanya.


"Kapan lo keluar kamar?" tanya Aileen.


Arman yang sudah bersiap mendekat, segera Aileen mengubah panggilannya.


"Memang kamu kapan keluar kamar?" tanya Aileen lagi.


"Barusan," jawab Arman.


"Jadi gimana mau buatin lagi atau ...." lanjutnya


"Atau apa?" tanya Aileen.


"Kita melakukan yang seharusnya pasangan suami istri lakukan, di saat baru menikah," ucap Arman sambil berbisik.


Aileen yang mendapat bisikan dari sang suami seketika bulu kuduk nya meremang dan menjauhkan tubuhnya.