
Di dalam kamar, Aileen langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan melihat ke arah langit-langit kamar sambil bermonolog.
Huft!
"Apa aku gak salah akan menikah dengan orang yang sama sekali belum aku kenal, bukan orang yang aku sukai." gumam Aileen.
"Tetapi jika aku tidak menikah, bagaimana dengan anak yang di dalam sini." tanpa sadar tangannya mengelus perut yang masih rata.
"Ayah bunda, semoga kalian merestui pernikahan Aileen ini."
Seketika Aileen baru teringat, dia akan meminta tolong untuk mencarikan informasi tentang Arman kepada sang asisten.
^^^📩 Aileen^^^
^^^Friska tolong carikan data-data tentang tuan Arman, saya tunggu hari ini.^^^
Selesai dengan mengirim pesan, Aileen memberitahu kepada sahabat-sahabat melalui group chat, jika besok ia akan melangsungkan akad nikah di rumahnya.
^^^📩Aileen^^^
^^^Guys, besok aku nikah.^^^
📩Olivia
Serius Leen, cepat juga.
📩Naila
Dimana?
^^^📩Aileen^^^
^^^Aku juga gak menyangka akan di lakukan secepat ini. Acara nya di rumahku.^^^
📩Kiran
Calon mertua kamu, menerima kehadiran kamu? Atau bagaimana?
^^^📩Aileen^^^
^^^Mereka sangat welcome, bahkan mereka semua yang mempersiapkan semuanya untuk pernikahan. Tetapi satu sisi, aku merasa tidak enak.^^^
📩Kiran
Waahh ... kamu beruntung Leen, mendapatkan mertua sebaik itu.
📩Olivia
Keluarga Addison memang baik, mereka keluarga yang harmonis dan terpandang. Perusahaannya menduduki peringkat kedua, tapi di balik itu semua CEO nya irit banget bicara.
Aileen yang mendapatkan informasi sedikit dari sahabat nya merasa kurang puas.
^^^📩Aileen^^^
^^^Irit bicara dari mana, nyebelin gitu orangnya!^^^
📩Naila
📩Kiran
Mungkin kalau sama orang yang dia sayangi tidak irit bicara, salah satunya kamu, Leen.
📩Olivia
Iya dong, Olivia tahu segala hal. Hahaha
^^^📩Aileen^^^
^^^Guys, aku tinggal dulu mau bersih-bersih badan sudah lengket.^^^
...🍂 🍂 🍂...
Usai dengan makan malam, Aileen langsung menuju kamar, karena ia mendapatkan pesan bahwa sang asisten sudah mengirimkan data-data melalui email.
"Ternyata yang di katakan Oliv memang benar, tapi kenapa tidak ada kelihatan seperti cowok cool, yang suka irit bicara ... yang ada nyebelin!" gumam Aileen.
"Selain pintar, cantik juga adiknya pasti banyak yang suka."
Saat membaca yang terakhir, dia menemukan nama Cheryl. Sepertinya, dia pernah mendengar nama itu tapi di mana.
"Ohya, aku baru ingat, saat di rumah sakit dan katanya Cheryl itu yang sudah memasukan obat ke dalam minuman Tuan Arman dan gara-gara dia, aku yang kena. Dasar mak lampir! Apa motivasi dia buat dapetin Tuan Arman ...." gumam Aileen terhenti karena mendengar suara ketukan pintu.
Tok ... tok ... tok.
Aileen langsung menghampiri lalu membukanya.
Ceklek!
"Kenapa, Bi?" tanya Aileen.
"Di bawah ada teman-teman nya, Non," jawab bi Asri.
"Iya Bi, terima kasih, nanti Aileen akan ke bawah," ucap Aileen.
...🍂 🍂 🍂...
"Tumben kalian ke sini, acaranya juga besok," kata Aileen yang baru saja menghampiri ketiga sahabatnya.
"Masa sahabatnya mau nikah kita gak temenin sih, istilah nya melepas masa jomblo," ucap Kiran.
"Asli loh ... ini dekor nya bagus banget, padahal hanya akad saja," ucap Olivia.
"Itulah yang membuat aku tidak enak, semua di urusi oleh om Arya dan tante Alice. Sementara aku tidak melakukan apapun," ucap Aileen.
"Definisi calon mertua yang sangat sayang terhadap calon mantu nya," ucap Naila.
"Tumben pintar!" Seru Olivia.
"Hahaha ..." mereka tertawa bersama.