
Red sudah mau keluar dari kamarnya dan akan mulai melakukan aktivitas nya seperti biasa. Tapi meski begitu dia masih perlu terbiasa setelah apa yang terjadi padanya.
Akhirnya Blue yang ditunjuk untuk membantu Red terbiasa, dan karena ini juga sebagai hukumannya. Sedangkan Black dibantu oleh Green. White tidak mau terjadi sesuatu yang buruk lagi pada kedua kru nya itu.
Sedangkan Crewmate lainnya diminta untuk tidak sendirian, mereka harus berkelompok atau paling tidak berpasangan. Itu untuk mencegah agar tidak ada lagi korban dari serangan Impostor.
Sementara itu, Impostor bersembunyi di dalam vent. Dia diam-diam memantau pergerakan Crewmate dan berusaha mencari korban. Tapi dia sangat marah karena tidak berhasil membunuh satupun Crewmate karena mereka berkelompok.
Jujur dia merasa kalau Crewmate yang ini berbeda dengan Crewmate sebelumnya yang dengan mudah dibunuh hanya dalam 1 hari. Dia harus berhati-hati karena bisa saja dia dikeroyok seperti waktu itu.
Sementara itu di tempat lain...
Cyan satu-satunya yang tidak bersama dengan crewmate lain. Orange pernah menawarkan agar mereka bekerja sama, tapi Cyan menolak nya karena mereka berdua memiliki kesibukan tersendiri yang harus dilakukan.
Hari itu, Cyan bersih-bersih seperti biasa di reactor. Kondisi reactor saat itu sedang sepi karena waktu task sudah selesai dan memang ruangan itu jarang dilewati.
Tanpa Cyan sadari, Impostor telah memantau nya dari dalam vent. Impostor itu akan masuk kembali kedalam vent ketika Cyan berbalik, tapi muncul lagi setelah Cyan menjauh.
Akhirnya saat yang ditunggu Impostor itu tiba. Ketika Cyan menjauh dari reactor, Impostor itu keluar lalu menyabotase pintunya agar Cyan tidak bisa keluar dan tidak ada yang bisa masuk. Dia mengeluarkan pistol dan tentakelnya lalu melompat keluar sambil mengarahkan senjatanya ke Cyan.
Tapi ternyata malah dia yang diserang duluan. Tepat setelah dia muncul, Cyan melempar ember berisi air ke Impostor hingga dia mundur. Impostor itu terkejut, dia tidak menyangka Crewmate ini lebih gesit dari yang dikiranya.
"Aku sudah menyadarinya dari waktu pintu ini terkunci," kata Cyan lalu memegang pengepel nya dengan gaya siap menyerang, "Sebenarnya aku tidak mau mengotori tempat yang sudah ku bersihkan. Tapi karena kau, aku tidak akan segan-segan," sambil menunjuk Impostor dengan pengepel nya.
Impostor itu menembak Cyan, tapi berhasil ditangkis dengan pengepel nya. Setelah itu, Impostor itu mengeluarkan pisau dan mencoba menyerang dengan jarak dekat.
Tapi Cyan tetap bisa menahannya, bahkan dia menyerang balik. Cyan memukul impostor itu dengan pengepel nya, lalu dia mengambil penyapu nya juga dan terus menyerang.
Cyan benar-benar mengeroyok Impostor itu hingga Ia tidak punya kesempatan untuk menyerang balik. Impostor itu pun mulai memutar otak untuk mencari cara agar bisa membunuh Cyan.
Impostor itu mundur lalu tiba-tiba benda aneh berwarna hitam muncul dan menyelubungi Impostor itu seperti telur. Telur itu bergerak-gerak dan di bagian bawahnya terdapat tentakel berwarna cerah yang juga bergerak-gerak mengikuti gerakan telur itu.
Cyan terkejut lalu segera menyerang telur itu. Tapi sudah terlambat, telur itu pecah dan pengepel yang dipakai Cyan ditahan. Lalu Cyan ditendang hingga dia mundur.
Impostor itu berubah menjadi Black, lengkap dengan headphone nya. Pengepel Cyan yang dipegangnya, dilempar dan dia tersenyum licik.
Itu jelas membuat Cyan bingung. Dia bisa berubah? Itulah yang dipikirkan Cyan. Tapi menurutnya itu lebih mirip meniru daripada berubah. Tapi justru inilah inti masalahnya.
Cyan menyerang Impostor itu dengan penyapu, tapi Impostor itu berhasil menangkis nya dan menyerang balik. Gerakan yang digunakan Impostor itu memiliki kesamaan dengan gerakan Black.
Cyan pernah melihat Black melakukan gerakan itu sebelumnya. Mau berapa kali pun Cyan melihatnya, dia tidak pernah bisa membaca gerakan itu. Kemungkinan besar Impostor meniru gerakan itu saat misi penyelamatan Red waktu itu.
Karena kesulitan itulah, Cyan berhasil dipukul mundur. Ini pertama kalinya dia berhasil dibuat mundur seperti itu. Cyan kesulitan untuk menghindari serangan Impostor itu yang menggabungkan serangan jarak dekat dan jauh.
Salah satu tentakel itu merampas penyapu Cyan sehingga dia tidak punya senjata lagi. Setelah itu, Impostor itu membidik lalu menembak Cyan ke kepalanya.
Tiba-tiba seseorang muncul dan menangkis peluru itu sehingga tidak mengenai Cyan. Ternyata yang muncul itu adalah Lime. Dia masuk lewat vent dan keluar disaat yang tepat.
Cyan terkejut melihat kemunculan Lime yang tiba-tiba itu, "Lime?"
"Sekarang kita impas," kata Lime lalu menatap Cyan sambil tersenyum, "Kau pernah menyelamatkan ku sebelumnya."
Akhirnya Cyan teringat dengan kejadian saat misi penyelamatan Red waktu itu, dimana saat itu dia melempar ember untuk melindungi Lime. Sekarang Lime sudah membalasnya.
"Apa itu Black? Tapi kenapa dia punya tentakel? Dia bukan Impostor, kan?" Tanya Lime bertubi-tubi.
"Itu bukan Black. Itu Impostor yang meniru Black, bahkan gerakan nya juga mirip," jawab Cyan.
"Ck, dasar peniru. Kenapa kau bisa hampir kalah darinya?"
"Dia memakai serangan yang sama seperti Black. Serangan jarak jauh digabungkan dengan jarak dekat, bagaimana mungkin aku bisa menangkis serangan seperti itu."
Impostor itu mengeluarkan tentakelnya dalam jumlah yang banyak. Kedua tangannya juga memegang senjata yang siap membunuh mereka berdua.
"Kau serang dia, aku akan melindungi mu," kata Lime lalu memasang kuda-kuda.
"Baiklah," jawab Cyan lalu mereka berdua menyerang Impostor secara bersamaan.
Tentakel-tentakel Impostor itu menyerang mereka, tapi Lime dengan kunci Inggris nya menangkis serangan itu. Lime membuka jalan untuk Cyan agar dia bisa menyerang Impostor itu dengan leluasa.
Impostor itu terus menyerang, tapi Lime dengan gesit menghindar dan menangkisnya. Sementara Cyan sudah dekat dengan Impostor itu dan langsung memukul nya dengan kemoceng. Impostor itu menembak Cyan, tapi ditangkisnya.
Cyan mengambil pengepel yang kebetulan didekatnya lalu memukul kepala Impostor itu. Impostor itu oleng dan mulutnya terbuka, tapi Lime yang melihat itu segera menendang ember hingga tepat mengenai wajah Impostor itu dan serangan nya meleset.
Melihat dirinya yang telah tersaingi, Impostor itu pun berubah lagi. Cyan yang sudah tahu maksudnya, langsung menyerang tapi kalah cepat sehingga dia yang diserang duluan.
Kali ini impostor itu meniru Red. Setelah itu, dia menyerang mereka berdua dengan kecepatan yang amat gila. Kedudukan telah berbalik. Kali ini mereka berdua lah yang dikalahkan.
Cyan berhasil diserang, sedangkan Lime mendapatkan kibasan tentakel hingga terlempar masuk ke reactor dan tidak keluar lagi. Cyan mundur lalu memutar otak untuk mencari cara mengalahkan Impostor itu. Selama Impostor itu terus berubah, mereka tidak akan punya kesempatan untuk menang.
Tiba-tiba tatapan Cyan tertuju pada penutup yang berisi kabel. Sebuah ide muncul di kepalanya. Cyan mendekati penutup itu, membukanya lalu memutuskan kabel-kabel nya dan menariknya hingga panjang.
Sebuah tentakel bergerak menyerang Cyan, tapi Cyan menangkap nya lalu menghempas tentakel itu ke lantai penuh air. Setelah itu, dia menjatuhkan kabel itu dan aliran listrik pun muncul menyengat Impostor itu.
Impostor itu berteriak kesakitan dan Cyan memandang nya tanpa ekspresi. Dia menyimpulkan kalau Impostor itu takut pada listrik. Impostor itu terus berusaha menarik tentakelnya yang menempel pada air itu.
Akhirnya tangannya yang memegang pisau, memotong tentakel itu dan langsung melarikan diri. Kebetulan saat itu pintu terbuka jadi dia bisa kabur.
Cyan terkejut lalu mengejarnya. Tapi pada akhirnya dia kehilangan jejak Impostor karena Impostor itu masuk ke dalam vent. Jadi Cyan hanya bisa memandang vent itu.
Akhirnya Cyan pun menyerah dan segera kembali untuk membawa Lime ke medbay. Kondisi Lime baik-baik saja, dia hanya pingsan karena terbentur.
Tidak lupa Cyan juga melaporkan kejadian itu kepada White. White yang mendengar itu terkejut sekaligus lega. Terkejut karena tidak menyangka Impostor itu akan menyerang lagi, tapi lega karena Cyan baik-baik saja dan bahkan mendapatkan informasi terbaru mengenai Impostor itu.
Sejak saat itu, para Crewmate semakin berhati-hati karena Impostor itu akan datang saat mereka sendiri. Sedangkan Impostor itu terus mencari cara untuk membunuh para Crewmate.
Bersambung
.
.
.
.
Sampai jumpa 👋